9 'Kenikmatan' ini akan dirasakan di trimester kedua kehamilan, hanya Bumil yang mengerti

lead image

Memasuki kehamilan trimester kedua, apa saja yang akan ibu hamil rasakan?

Kehamilan trimester 2 dinilai sebagai momen menyenangkan dan paling mudah bagi kebanyakan perempuan. Di periode ini, ibu hamil sudah tak lagi merasakan mual dan muntah yang parah. Selain itu, tubuh sudah lebih bertenaga dibandingkan trimester sebelumnya sehingga lebih siap menyambut kelahiran bayi.

Bahkan, pada rentang usia kehamilan 18 hingga 22 minggu Anda dapat melakukan tes USG untuk mengetahui jenis kelamin bayi dan perkembangannya di dalam rahim. Walaupun begitu, ketidaknyamanan masih dirasakan selama fase kehamilan trimester 2.

Ketidaknyamanan kehamilan trimester 2

perubahan kehamilan trimester 2

Ketidaknyamanan kehamilan trimester 2 #1 Perubahan perut dan payudara

Seiring janin semakin berkembang, perut otomatis akan membesar saat kehamilan trimester 2. Tak hanya perut, payudara juga akan tumbuh untuk mempersiapkan menyusui bayi. Untuk mengatasinya, kenakan bra satu ukuran lebih besar. Bunda juga bisa mulai melirik bra pendukung khusus kehamilan dengan tali lebar agar merasa nyaman.

Ketidaknyamanan kehamilan trimester 2 #2 Gusi bengkak dan berdarah

Perubahan hormon di masa kehamilan trimester 2 akan meningkatkan sirkulasi darah menuju gusi sehingga gusi menjadi lunak dan lebih sensitif. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan pada gusi saat menyikat gigi, namun hal ini akan normal kembali setalah melahirkan. Untuk itu, gunakan sikat gigi berbulu halus selama kehamilan untuk mengurangi iritasi gusi.

Menjaga kesehatan gigi adalah hal yang krusial, Bun. Studi menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami masalah gigi selama kehamilannya cenderung rentan melahirkan bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

#3 Hidung tersumbat

Selaput lendir yang melapisi hidung dapat membengkak dan membuat rentan mengalami perdarahan. Untuk mengatasinya, Bunda dapat melakukan penanganan alami misalnya meneteskan larutan garam ke dalam hidung atau metode lain yang aman.

Pasanglah alat pelembab udara di dalam ruangan untuk meringankan hidung tersumbat. Bunda juga bisa mengonsumsi obat dekongestan yang juga aman untuk ibu hamil, namun pastikan sudah berkonsultasi dahulu dengan dokter untuk dosis yang aman.

#4 Keputihan

Merupakan hal yang wajar jika Bunda mengalami keputihan saat hamil, umumnya berwarna keputihan seperti susu dan teksturnya tipis. Gunakan pantyliner untuk membuat aktivitas tetap nyaman. Namun, waspadai jika menemui keputihan yang tidak wajar dan berbau, berwarna hijau atau kekuningan juga disertai sakit atau gatal di sekitar vagina karena mengindikasikan infeksi.

#5 Pertumbuhan rambut

Hormon yang berubah drastis saat hamil juga akan membuat rambut tumbuh semakin lebat, dan biasanya bermunculan bagian tubuh yang tidak diinginkan seperti wajah, tangan, punggung bahkan perut. Mencukur dan menjepit bulu halus memang terdengar tidak menyenangkan, namun ini bisa menjadi pilihan paling aman selama kehamilan.

Banyak ahli juga tidak merekomendasikan teknologi menghilangkan bulu seperti laser, elektrolisis, waxing atau menggunakan obat penenang karena berdampak negatif untuk janin. Berkonsultasi dengan dokter bisa menjadi pilihan untuk metode yang aman untuk dilakukan.

#6 Perubahan kulit

Bun, jangan kaget saat mendapati noda hitam mudah bermunculan saat hamil. Perubahan hormon turut merangsang produksi melanin sehingga noda hitam lebih mudah timbul, apalagi jika terkena sinar matahari. Untuk itu, sangat dianjurkan mengenakan tabir surya SPF 30 jika Bunda akan beraktivitas di luar ruangan dan mengenakan pakaian yang nyaman serta kacamata hitam untuk melindungi paparan sinar matahari langsung.

Di samping noda hitam, Bunda juga akan mendapati guratan berwarna merah atau keunguan (stretchmark) di sekitar payudara, perut, bokong dan paha dan biasanya memicu gatal yang tidak nyaman.

#7 Kontraksi palsu

Ini yang kerap membuat ibu hamil panik saat memasuki kehamilan trimester 2, yakni kontraksi yang membuat seakan-akan bayi siap untuk lahir. Kondisi ini intensitasnya ringan dan terjadi setelah Anda melakukan aktivitas fisik atau berhubungan intim dengan suami. Walaupun wajar, jangan ragu menghubungi dokter jika kontraksi terjadi sangat sering dan disertai sakit yang tidak normal karena bisa menjadi tanda bayi lahir prematur.

#8 Sakit punggung

Kehamilan ini membuat berat badan Bunda bertambah, tak heran perut akan terdesak ke depan. Untuk mengurangi tekanan, tidur menghadap sisi kiri dan gunakan bantal di antara kedua kaki agar nyaman. Hindari mengangkat barang yang berat dan kenakan sepatu dengan permukaan datar dan nyaman saat bepergian untuk mendukung postur tubuh tetap ideal.

Jika nyeri terasa tak nyaman, mintalah pasangan untuk memijatnya perlahan atau bisa juga mengikuti pijat kehamilan yang sudah banyak tersedia di pasaran.

#9 Kram kaki

Kaki yang terasa kram menjadi hal biasa selama periode kehamilan, biasanya akan bertambah parah di malam hari. Sebagai langkah pencegahan cobalah untuk merilekskan otot sesaat sebelum tidur, tetaplah beraktifitas fisik yang aktif dan minum banyak air putih.

Pilihlah sepatu yang nyaman untuk menghindari tersandung atau kram semakin parah. Mandi air hangat atau memijat area yang kram dengan kompres es batu juga dapat membantu.

Bagaimana dengan Bunda, mana perubahan di atas yang sedang Anda rasakan?

Referensi : Web MD, Mayo Clinic

Baca juga : 

Tak banyak yang tahu, konsumsi okra saat hamil ternyata punya khasiat menakjubkan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner