TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan

Bacaan 5 menit
7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan

Ragam pemeriksaan dilakukan agar kehamilan dan janin terpantau dengan baik. Apa saja ya?

Trimester kedua adalah masa di mana kehamilan Bunda memasuki minggu ke 13 hingga 27. Kehamilan di masa ini sering disebut sebagai masa paling menenangkan bagi ibu hamil karena biasanya morning sickness atau mual-mual yang bumil rasakan di trimester pertama mulai berkurang.

trimester kedua

Image: Freepik

Meskipun trimester kedua umumnya menjadi masa tenang bagi bumil, ada hal-hal yang tetap harus diwaspadai. Pasalnya, ada banyak gangguan kesehatan yang bisa terjadi pada bumil maupun janin di trimester ini. Untuk itu, Bunda perlu melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan yang sangat disarankan ketika kehamilan memasuki trimester kedua.

Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pada kehamilan sedini mungkin. Sebab, berbagai masalah seperti pendarahan, kelahiran prematur hingga down syndrome rentan terjadi di masa ini. Jadi, ibu hamil sangat disarankan untuk melakukan beberapa pemeriksaan berikut.

Lantas, apa saja pemeriksaan yang perlu dilakukan ibu hamil di trimester kedua?

Artikel Terkait: Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Pemeriksaan Kehamilan Trimester Kedua

Setidaknya, ada 7 jenis pemeriksaan yang perlu Bunda lakukan saat kehamilan memasuki trimester kedua antara lain:

1. Tes Maternal Serum Alpha-Fetoprotein (MSAFP)

7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan

Memasuki trimester ini, dokter biasanya akan menyarankan ibu hamil untuk melakukan genetic screening test. Salah satu bagian dari tes tersebut adalah pemeriksaan Maternal Serum Alpha-Fetoprotein (MSAFP). MSAFP dilakukan untuk mengukur tingkat alpha-fetoprotein. Alpha-protein merupakan jenis protein yang dihasilkan janin.

Melalui pemeriksaan ini, maka ibu hamil bisa mendeteksi keadaan organ janin di dalam kandungan dan mengetahui apakah ada kemungkinan terjadinya potensi down syndrome.

Di samping pemeriksaan MSAFP, biasanya dokter juga akan menyarankan ibu hamil untuk memeriksa substansi lain pada trimester kedua, seperti tes kadar hCG, hormon estriol, serta inhibin-A.

2. Antenatal Care (ANC) di Trimester Kedua

7 Jenis Pemeriksaan Kehamilan Trimester Kedua yang Perlu Dilakukan

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan satu kali pemeriksaan melalui ANC. Pemeriksaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental ibu hamil agar nantinya dapat menjalani persalinan, melewati masa nifas, memberikan ASI, serta memulihkan kesehatan organ reproduksi.

Tes ANC bisa didapatkan dengan mudah oleh ibu hamil di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Tidak hanya dokter kandungan dan dokter umum saja yang dapat melakukan pemeriksaan ini, tetapi bidan dan perawat juga bisa melakukannya.

Secara rinci, pemeriksaan ANC dilakukan untuk:

  • Mengantisipasi terjadinya komplikasi kehamilan
  • Memantau tumbuh kembang janin serta perkembangan kehamilan untuk memastikan ibu dan janin tetap sehat
  • Mempersiapkan persalinan sekaligus menekan kemungkinan adanya trauma atas rahim

Artikel Terkait: 7 Perubahan Saat Kehamilan Trimester Kedua, Bunda Mengalaminya?

3. Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT)

7 Jenis Pemeriksaan Kehamilan Trimester Kedua yang Perlu Dilakukan

Untuk mengetahui kondisi kesehatan janin yang sedang tumbuh dan berkembang di trimester kedua, maka ibu hamil perlu melakukan Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT).

Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel darah sehingga dokter dapat mendeteksi adanya kemungkinan potensi down syndrome, mengetahui jumlah kromosom janin, serta memastikan kelengkapan salinan kromosom.

Secara normal, kromosom manusia sehat berjumalah 23 pasang. Urutan kromosom yang paling terakhir digunakan untuk mengenali jenis kelamin janin di dalam kandungan.

4. Fetal Doppler Ultrasound Test

7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan

Pemeriksaan berikutnya bagi ibu hamil di trimester kedua adalah fetal doppler ultrasound test. Tes ini memakai alat doppler ultrasounds yang bekerja menggunakan gelombang suara.

Doppler ultrasounds berfungsi untuk mendeteksi aliran darah melalui pembuluh. Dengan begitu, ibu hamil bisa mengetahui bagaimana kondisi siklus atau aliran darah ke plasenta.

Selain itu, ada juga alat doppler ultrasounds versi mini yang biasa disebut Fetal Doppler. Alat ini dapat mendeteksi detak jantung janin lebih dini.

Artikel Terkait: Fetal Fibronectin Test Penting untuk Cegah Kelahiran Prematur

5. Tes Amniosentesis

7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan

Amniosentesis adalah tes yang disarankan untuk ibu hamil dengan usia kandungan 15 – 18 minggu, khususnya jika sang ibu berusia 35 tahun ke atas saat hamil. Pemeriksaan yang satu ini dilakukan apabila dokter menemukan adanya risiko masalah kesehatan kehamilan pada multiple screening.

Prosedur yang nantinya dilakukan yaitu dengan mengambil sampel cairan ketuban melalui jarum yang dimasukkan ke perut ibu.

Cerita mitra kami
Bunda, ini 5 cara mudah agar rambut bayi cepat tumbuh
Bunda, ini 5 cara mudah agar rambut bayi cepat tumbuh
Membimbing Langkah si Kecil: 5 Stimulasi untuk Bantu Anak Belajar Berjalan
Membimbing Langkah si Kecil: 5 Stimulasi untuk Bantu Anak Belajar Berjalan
Awas! 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab ASI Jadi Berkurang, Cek Solusinya
Awas! 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab ASI Jadi Berkurang, Cek Solusinya
10 Rekomendasi Susu Tinggi Zat Besi untuk Anak 3 Tahun di 2024
10 Rekomendasi Susu Tinggi Zat Besi untuk Anak 3 Tahun di 2024

Sampel cairan ketuban tersebut kemudian akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila pada cairan ketuban ditemukan kerusakan, maka ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang serius pada janin.

6. Pemeriksaan Ultrasound (USG) di Trimester Kedua

7 Jenis Pemeriksaan Kehamilan Trimester Kedua yang Perlu Dilakukan

Saat kehamilan Bunda memasuki usia kehamilan 20 minggu di trimester kedua, maka pemeriksaan USG juga tidak boleh dilewatkan. Sebab, dengan pemeriksaan ini akan dapat diketahui apakah terjadi risiko cacat lahir pada janin.

Pemeriksaan ini menggunakan alat ultrasound yang diletakkan di atas perut ibu hamil. Ujung dari alat tersebut akan mengeluarkan gelombang suara yang dapat memicu gema. Gema akan ditangkap oleh alat dan gambar janin di dalam rahim diperlihatkan pada layar. Melalui alat ini, pergerakan janin dapat dilihat dari segala sisi.

7. Uji Glukosa atau Glucose Challenge Test (GCT)

7 Jenis Pemeriksaan Kehamilan Trimester Kedua yang Perlu Dilakukan

Saat usia kehamilan memasuki 24 – 28 minggu, maka ibu hamil disarankan untuk melakukan glucose challenge test atau uji glukosa. Melalui pemeriksaan ini, dokter bisa mendeteksi risiko diabetes gestasional pada ibu hamil secara dini.

Dalam prosedurnya, ibu hamil akan diminta untuk meminum cairan glukosa yang harus dihabiskan sekaligus dalam waktu lima menit. Dua jam setelah itu, sampel darah ibu hamil akan diambil untuk diperiksa di laboratorium.

Itulah 7 pemeriksaan penting yang perlu dilakukan oleh ibu hamil saat kehamilan memasuki usia trimester kedua. Tidak hanya rutin melakukan pemeriksaan kandungan, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan olahraga yang teratur agar kesehatan ibu dan janin terjaga.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Baca Juga:

Mengenal Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, hingga Perawatan

17 Kesalahan Ibu Hamil Trimester 2 Ini Masih Sering Dilakukan, Bumil Wajib Tahu!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Cut Nadia M. Rahmah

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Trimester Kedua
  • /
  • 7 Pemeriksaan Kehamilan di Trimester Kedua yang Tidak Boleh Dilewatkan
Bagikan:
  • Penyebab Perut Kedutan Saat Hamil dan Bahayanya, Ini Kata Dokter!

    Penyebab Perut Kedutan Saat Hamil dan Bahayanya, Ini Kata Dokter!

  • Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 2? Ini yang Perlu Bumil Perhatikan!

    Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 2? Ini yang Perlu Bumil Perhatikan!

  • 15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

    15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

  • Penyebab Perut Kedutan Saat Hamil dan Bahayanya, Ini Kata Dokter!

    Penyebab Perut Kedutan Saat Hamil dan Bahayanya, Ini Kata Dokter!

  • Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 2? Ini yang Perlu Bumil Perhatikan!

    Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 2? Ini yang Perlu Bumil Perhatikan!

  • 15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

    15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti