TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jenis-jenis USG dan Kegunaannya

Bacaan 3 menit
Jenis-jenis USG dan Kegunaannya

USG sangat penting di masa kehamilan untuk mendeteksi perkembangan janin. Namun, jenis USG mana yang paling tepat untuk janin? Berikut ulasannya.

Istilah USG sudah sering kali kita dengar. Metode pemeriksaan yang pertama kali muncul di tahun 1960-an ini , banyak digunakan oleh ahli kebidanan guna mendapatkan pencitraan bayi. Dari sinilah biasanya kondisi janin dipantau.

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat yang semula hanya menghasilkan pencitraan hitam putih dan tak bergerak (2D), kini berkembang menjadi dimensi gambar yang utuh (USG 3D) bahkan bergerak (USG 4D).

Nah, apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis USG tersebut, serta kapan kita membutuhkannya? Berikut rangkumannya untuk Parents.

3 Jenis USG dan Kegunaannya yang Harus Bunda Ketahui

1. USG 2 Dimensi

Secara umum, jenis USG inilah yang paling banyak dipakai di Indonesia saat ini. Sesuai dengan namanya, gambar yang dihasilkan hanyalah gambar datar, dan biasanya berwarna hitam putih.

Meskipun hanya dalam bentuk gambar 2 dimensi, ukuran bayi, jumlah air ketuban, dan kelainan fisik seperti ukuran kepala yang besar, sudah dapat dideteksi. Alat USG 2D dengan resolusi gambar yang bagus, mampu melihat kelainan fisik hingga 80%.

Jadi, bila memang kondisi janin normal dan tidak ada kemungkinan janin mengalami kelainan organ dalam, maka USG 2D sudah cukup untuk Parents.

Kelebihan lain dari jenis USG 2D adalah biaya lebih murah dan lebih mudah serta cepat dalam penggunaannya.

Perbedaan USG 2D, 3D, dan 4D

Perbedaan USG 2D, 3D, dan 4D

2. USG 3 Dimensi

usg bayi anda

Dengan USG 3D gambaran lebih detail tentang kondisi janin dapat kita lihat dengan jelas. Sebaiknya, jenis USG ini dilakukan atas saran dokter yaitu bila ada dugaan kelainan yang terjadi terhadap janin.

Teknologi ini mampu melihat pertumbuhan janin sampai ke organ dalam. Misalkan kondisi tulang belakang yang bengkok, tumor, lilitan tali pusat dan sebagainya.

Tindakan terhadap janin dan ibu seperti Hidroturbasi, juga menggunakan teknologi 3D ini. Kelebihan-kelebihan inilah yang membuat USG 3D penting sebagai tindakan dini terhadap penyimpangan yang mungkin terjadi pada ibu dan janin.

3. USG 4 Dimensi

tau USG 4 Dimensi hamil down syndrome

Teknologi 3D dirasa belum cukup, karena tidak dapat merekam gerak janin secara real time. Kondisi ini dibutuhkan saat dokter ingin mengamati perilaku janin (fetal behavior) lebih jauh.

Selain itu, ketika kondisi ibu termasuk beresiko dan ada kemungkinan penyimpangan kondisi janin normal, tindakan ini seringkali disarankan oleh dokter.

Ibu hamil di atas 35 tahun, pernah melahirkan bayi dengan cacat bawaan, memiliki latar belakang keluarga dengan cacat bawaan, ibu dengan penyakit diabetes, serta adanya pengalaman terpapar obat-obatan kimia atau sinar rontgen adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab ibu membutuhkan teknologi USG 4D.

Memang selain alasan medis, banyak orang melakukan USG ini sebagai pembangun bonding antara janin dan anggota keluarga lainnya. Namun alangkah lebih baik jika ini dilakukan lebih karena alasan medis.

Selain mahal, USG 4D membutuhkan waktu yang lama dalam pengambilan gambarnya. Sampai saat ini pun tidak semua rumah sakit menyediakan layanan ini.

Apapun alasan Parents untuk melakukan USG 4D atau jenis yang lain, pastikan, tindakan tersebut dilakukan oleh orang yang memiliki kualifikasi pada bidang tersebut.

Untuk melihat video perbedaan masing-masing USG, klik di sini.

Jadi, menurut Parents, mana USG yang paling tepat untuk si Kecil?

***

Referensi: Web MD, Baby Center, Wikipedia dan sumber lain

Baca juga:

Kesalahan yang Dapat Terjadi pada Hasil USG

Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu

Video Lucu : Janinku Tiba-tiba Kembar!

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Jenis-jenis USG dan Kegunaannya
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti