Risiko Bayi Prematur

Risiko Bayi Prematur

Dr. Irene Chan dari iKids Paediatric Practice, Pacific Healthcare menjelaskan berbagai risiko yang dihadapi bayi prematur untuk Anda.

resiko bayi prematur

Risiko bayi prematur dan perawatannya

Bayi yang dilahirkan sebelum masa gestasi 38 minggu dianggap sebagai bayi prematur. Ada banyak alasan yang menyebabkan kelahiran prematur — beberapa faktor seperti kehamilan bayi kembar, bayi yang ibunya menderita diabetes, penyakit lupus, atau mengalami infeksi.

Pada umumnya bayi yang dilahirkan sebelum waktunya tiba, berisiko mengalami berbagai komplikasi. Berat atau ringannya komplikasi yang terjadi sangat tergantung pada tingkat prematuritas mereka. Semakin muda usia kehamilan saat melahirkan, tentunya risiko komplikasi yang dialami si bayi akan semakin besar.

Masalah kesehatan ini terjadi karena sebagian besar organ-organ mereka sedang mengalami pematangan pertumbuhan dalam 3 bulan terakhir. Salah satu permasalahan yang dihadapi misalnya mereka tidak dapat mempertahankan suhu tubuh, Masalah lainnya adalah mereka tidak cukup kuat menelan ataupun menghisap ASI.

ini Lahir Prematur Tak Pengaruhi Kecerdasan Bayi anda

Terkadang bayi yang lahir terlalu cepat memiliki paru-paru yang belum sempurna, sehingga memerlukan bantuan pernapasan. Mereka sangat rentan mengalami gejala kuning (Jaundice) dan perdarahan di otak.

Bayi prematur juga lebih rentan terhadap infeksi dan masalah jantung seperti persistensi di pembuluh darah yang disebut dengan PDA.

Merawat bayi prematur dengan tepat dapat bermanfaat untuk menggantikan kekurangan pertumbuhan mereka sampai organ-organ bayi prematur tumbuh sempurna. Mereka akan dirawat di dalam inkubator sampai dapat mempertahankan suhu tubuh mereka sendiri.

Dijelaskan oleh:

Dr Irene Chan, Konsultan Pediatrik di iKids Paediatric Practice,  Pacific Healthcare Singapura.

Kenali dan identifikasi permasalahan kesehatan bayi prematur Anda hari ini, dan cegah dampaknya sejak usia dini. Permasalahan utama yang harus diamati adalah gangguan fungsi saluran cerna pada bayi prematur. Serahkan penanganan kepada ahlinya oleh Dokter spesialis Anak di Rumah Sakit ataupun Bidan setempat untuk menghindari resiko yang fatal terhadap kelahiran prematur ini.

Bayi prematur yang segera dipeluk

Umumnya, bayi yang lahir di bawah usia kehamilan 34 minggu diwajibkan untuk mendapat perawatan di dalam fasilitas NICU. Hal ini lantaran bayi yang kurang bulan memiliki permasalahan serius dengan alat vital termasuk pernapasan.

Untuk menangani permasalahan pernapasan tersebut, bayi biasanya membutuhkan ventilator, dan alat tersebut hanya ada di NICU.

Perlu Parents ketahui, ventilator dan inkubator merupakan dua alat yang berbeda. Inkubator merupakan boks yang hanya berfungsi untuk mengstabilkan suhu, sedangkan ventilator adalah alat bantu pernapasan pada bayi yang belum memiliki kemampuan bernapas yang optimal. Sehingga ventilator penting bagi  keberlangsungan hidup bayi prematur.

Sebagaimana dikutip dari Mayo Clinic, selain ventilator, beberapa perawatan yang didapatkan bayi di fasilitas NICU adalah:

  • Ditempatkan di inkubator
  • Dipasang tabung infus/selang untuk menerima cairan makanan
  • Diberikan sinar dari lampu bilirubin, untuk jangka waktu tertentu. Hal ini dilakukan untuk mengobati penyakit kuning bayi.
  • Bayi premature mungkin juga memerlukan transfuse darah untuk meningkatkan volume darahnya, terutama jika bayi Anda kerap diambil sampel darahnya untuk melakukan berbagai tes.

Kapan bayi bisa pulang ke rumah?

Bayi yang lahir secara prematur memang masih rentan dan butuh perawatan professional oleh tenaga medis.

Mayo Clinic menulis, bayi yang dilahirkan prematur akan siap untuk pulang ketika ia:

  • Mampu bernapas tanpa alat bantu
  • Suhu tubuhnya sudah stabil
  • Bunda sudah bisa menyusuinya atau bayi sudah bisa menerima cairan (susu) lewat botol, tanpa perlu menggunakan selang bantu
  • Berat badannya kian bertambah
  • Bebas dari infeksi
  • Adanya persetujuan dari tim medis untuk pulang

Sebelum pulang, Parents biasanya akan dibantu oleh dokter yang bersangkutan tentang bagaimana cara merawat bayi prematur di rumah. Perawatan bayi prematur memang perlu dilakukan secara maksimal dan hati-hati di awal kehidupannya. Semangat merawat si kecil, Parents!

Baca juga artikel menarik lainnya:

Bayi Prematur yang Lahir 3,5 Bulan Lebih Awal, Berhasil Hidup

5 Hal Penting tentang Kelahiran Bayi Prematur

7 Jam Setelah Dilahirkan, Bayiku Meninggal karena Thalassemia

Manfaat Pijat Bayi yang Luar Biasa (Dapat Menaikkan Berat Bayi Prematur)

 

 

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner