Mengatasi Bayi Gumoh

Mengatasi Bayi Gumoh

Gumoh pada bayi seringkali membuat Bunda khawatir. Apakah gumoh berbahaya? Bagaimana menanganinya, dan kapan gumoh harus dikonsultasikan ke dokter?

Setelah minum susu, tiba-tiba susu keluar lagi dari mulut bayi… Jangan panik Bunda, itu adalah gumoh dan wajar terjadi pada setiap bayi. Gumoh dapat terjadi pada bayi yang minum ASI ataupun susu formula.

Bayi gumoh, bagaimana mengatasinya?

Membedakan gumoh dan muntah

Ibu yang baru memiliki bayi mungkin panik ketika bayinya gumoh. Selintas, kondisi tersebut memang mirip dengan muntah. Perbedaannya, susu yang dikeluarkan saat gumoh hanya sekitar 10 ml saja, sedangkan muntah mengeluarkan lebih banyak susu.

Istilah kedokteran untuk gumoh adalah gastroesophageal reflux, terjadi karena pergerakan otot di bagian atas perut yang belum sempurna. Gumoh sering terjadi pada bayi baru lahir dan berkurang setelah bayi menginjak usia 1 tahun.

Cara mengatasi gumoh

Kita dapat mengurangi banyaknya susu yang keluar ketika gumoh dengan cara-cara berikut ini:

  • Susui bayi sebelum bayi terlalu lapar. Bayi yang lapar meminum susu terlalu cepat sehingga banyak udara yang ikut tertelan dan terperangkap di dalam perut.
  • Susui bayi sedikit demi sedikit. Jika ia disusui dengan botol, berhentilah setiap 30-50 ml (tergantung usia bayi). Bila ia menyusu ASI, berhentilah setiap 5-10 menit, tergantung kondisi bayi dan kelancaran ASI ibu.
  • Ketika ia menyusu dengan botol, gunakan dot yang pas dengan bayi Anda. Bila lubang dot terlalu besar, aliran susu terlalu cepat. Bila lubang terlalu kecil, aliran susu terlalu lambat dan banyak udara ikut terminum oleh bayi.
  • Hindari pemakaian diaper yang terlalu ketat, dan jangan menekan perut bayi.
  • Setiap menyusu 30-50 ml, gendonglah bayi dalam posisi tegak dengan kepalanya di atas bahu kita. Lalu tepuk-tepuk punggungnya agar ia bersendawa. Bila ia menyusu ASI, lakukan ketika akan beralih ke payudara lainnya.
Apakah berbahaya?

Pada umumnya kondisi ini tidak berbahaya, tetapi bila terjadi hal-hal berikut ini, segeralah ke dokter :

  • terdapat darah pada susu yang keluar ketika gumoh
  • membuat bayi tersedak
  • membuat bayi menjadi biru
  • cairan yang keluar terlalu banyak (yaitu muntah)
  • bila mengganggu kenaikan berat badan atau terjadi penurunan berat badan
Bagaimana bila terjadi terus menerus?

Bila gumoh terlalu sering terjadi, berkonsultasilah dengan dokter untuk menanganinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengentalkan susu formula yang diminum si bayi, namun tindakan ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Simak juga artikel penting lainnya :

5 Tips Jitu Meredakan Tangisan Bayi

Diaper Bayi Bocor dan Menyebabkan Ruam Merah?

Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh

Bayi Tidur Dengan Mata Terbuka, Berbahayakah?

Cegukan Pada Bayi, Bahayakah?

Bila Anda ingin berbagi informasi ini dengan teman lainnya, sebarkan artikel ini melalui Facebook, Twitter, dan Google+.

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner