Pusing merupakan salah-satu ketidaknyamanan yang kerap dikeluhkan Bumil. Lalu, kenapa ibu hamil sering pusing ya, Parents?
Melansir dari laman pregnancybirthbaby, sakit kepala lebih sering terjadi pada awal kehamilan.
Sakit kepala pada awal kehamilan bisa disebabkan oleh perubahan hormon. Biasanya kondisi ini akan membaik seiring dengan pertambahan usia kehamilan.
Namun, Bumil juga bisa mengalami sakit kepala di trimester kedua dan ketiga kehamilan. Sakit kepala pada tahap ini biasanya terjadi karena berbagai penyebab, Parents.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar sakit kepala saat hamil, baca terus artikel ini ya.
Apa Saja Penyebab Pusing Saat Hamil?
Dilansir dari laman Healthline, berikut beberapa penyebab sakit kepala pada tiap trimester kehamilan:
1. Trimester Pertama
Sakit kepala tegang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Hal ini mungkin terjadi karena tubuh sedang mengalami beberapa perubahan akibat kehamilan.
Perubahan berikut dapat memicu sakit kepala:
- Perubahan hormonal.
- Volume darah yang lebih tinggi.
- Perubahan berat badan.
Penyebab umum sakit kepala pada trimester pertama kehamilan juga meliputi:
- Dehidrasi
- Mual dan muntah
- Kurang tidur
- Penghentian konsumsi kafein
- Asupan gizi yang kurang baik akibat mual muntah
- Kadar gula darah rendah
- Terlalu sedikit aktivitas fisik
- Kepekaan terhadap cahaya yang meningkat
Beberapa makanan juga bisa menyebabkan sakit kepala. Makanan umum yang dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang antara lain:
- Produk susu
- Cokelat
- Keju
- Ragi
- Tomat
2. Trimester Kedua dan Ketiga
Sakit kepala selama trimester kedua dan ketiga mungkin disebabkan beberapa hal termasuk:
Bagaimana Cara Menghilangkan Pusing Saat Hamil?
Dokter dapat merekomendasikan pengobatan untuk mengatasi dan menghilangkan sakit kepala saat hamil. Jadi, sebaiknya Bumil berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat untuk mengatasi pusing saat hamil.
Selain itu, berikut pengobatan sakit kepala secara alami saat hamil:
- Minum lebih banyak air.
- Perbanyak istirahat.
- Pijat.
- Olahraga ringan dan peregangan.
- Gunakan minyak esensial, seperti pepermin, rosemary, dan kamomil.
Apakah Bahaya Bumil Sering Pusing?
Dilansir dari hopkinsmedicine, sakit kepala terkadang bisa disebabkan oleh masalah tekanan darah saat hamil. Jika gejala ini berlangsung lama atau parah dan sering terjadi setelah 20 minggu kehamilan, segeralah konsultasikan dengan dokter kandungan.
Selain itu, segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika salah satu dari gejala ini terjadi:
- Sakit kepala sangat parah.
- Sakit kepala tidak kunjung hilang.
- Bumil mengalami pusing disertai penglihatan kabur.
Buah Apa yang Mengurangi Pusing Saat Hamil?
Dilansir dari laman sapnamed, sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa asupan makanan kaya magnesium dapat membantu menurunkan kemungkinan terkena migrain.
Berikut daftar buah-buahan kaya magnesium yang mungkin bisa dikonsumsi untuk mengurangi pusing::
Apa Ciri-Ciri HB Rendah pada Ibu Hamil?
Sakit kepala juga bisa menjadi gejala anemia selama kehamilan. Kondisi ini dapat terjadi ketika kadar hemoglobin rendah sehingga mengakibatkan anemia.
Anemia terjadi ketika sel darah merah tidak cukup untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Gejala anemia lainnya selama kehamilan:
- Pusing atau sakit kepala ringan.
- Kelelahan yang luar biasa.
- Sesak napas.
- Kulit pucat.
- Detak jantung cepat.
- Kesulitan tidur.
- Mengidam atau mengunyah es.
Kapan Harus Khawatir?
Sakit kepala pada awal kehamilan umum terjadi akibat perubahan hormon dan tubuh Bumil.
Namun, jika pusing ini berlangsung lama atau parah dan sering terjadi setelah 20 minggu kehamilan, segeralah konsultasikan dengan dokter kandungan ya. Kondisi ini mungkin diakibatkan oleh masalah tekanan darah.
Semoga informasi tentang kenapa ibu hamil sering pusing ini bermanfaat!
***
Baca Juga:
14 Penyebab Sakit Perut Saat Hamil, Umum hingga Serius
7 Penyebab Nyeri Ulu Hati Saat Hamil, Jangan Dianggap Sepele, Bun!
Bahu Bunda terasa nyeri saat hamil? Ini penyebab yang perlu diwaspadai!
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.