Bumil, perut Anda terasa sakit? 7 Hal ini bisa jadi penyebabnya

Bumil, perut Anda terasa sakit? 7 Hal ini bisa jadi penyebabnya

Ketahui penyebab sakit perut ketika hamil agar Bunda mendapatkan penanganan yang tepat.

Ada berbagai penyebab sakit perut saat hamil, mulai dari masalah ringan hingga serius. Rasa sakit yang dirasakan pun berbeda intensitasnya pada setiap ibu, tergantung dari penyebabnya itu sendiri.

Bumil, secara umum rasa sakit ini normal terjadi karena merupakan bagian dari efek perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan. Namun, memang penting untuk mengetahui berbagai gejala yang mungkin bisa membahayakan.

Penyebab sakit perut saat hamil secara umum

Penyebab sakit perut saat hamil

Secara umum, ada beberapa penyebab sakit yang tidak perlu Bunda khawatirkan karena tidak akan berdampak pada janin. Menurut American Pregnancy Assosiation beberapa hal tersebut antara lain :

Penyebab sakit perut saat hamil #1: Kontraksi Braxton Hicks

Kondisi ini dikenal juga sebagai kontraksi palsu. Braxton hicks memang seringkali terjadi namun tak sehebat kontraksi asli.

Bunda, kontraksi ini menyebabkan otot perut seperti terasa amat keras dan kencang. Namun, kontraksi ini biasanya cepat mereda dan membuat ibu hamil tetap bisa beraktivitas seperti biasanya.

Pada beberapa kasus, kontraksi palsu ini bisa disebabkan oleh kurangnya asupan cairan sehingga membuat Bunda dehidrasi. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi air putih biasanya kondisi ini akan segera pulih.

Penyebab sakit perut saat hamil #2: Ketidaknyamanan secara umum

Bukan karena penyakit, sakit perut saat hamil juga sangat mungkin terjadi karena perkembangan rahim yang menekan berbagai organ. Biasanya beberapa bagian tubuh seperti lambung dan organ pencernaan lainnya yang kena dampaknya.

Penyakit pencernaan juga bisa terjadi sehingga menyebabkan ketidaknyamanan. Namun jangan khawatir, kondisi ini tidak berbahaya bagi kehamilan maupun pada janin.

Penyebab sakit perut saat hamil #3: Nyeri ligamen

Kondisi ini bisa ditandai dengan adanya nyeri yang sangat menusuk tajam saat posisi berubah. Bunda juga biasanya akan merasa pegal-pegal, khususnya saat trimester kedua.

Nyeri ini bisa terjadi karena ligamen-ligamen meregang lalu menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Seperti kontraksi palsu, nyeri ini juga tidak membahayakan kehamilan dan janin.

Penyebab sakit perut saat hamil #4: Gas dan sembelit

Selama kehamilan, gas dan sembelit mungkin terjadi karena faktor hormon progesteron yang meningkat tajam. Saat hormon ini dilepaskan rupanya dapat memengaruhi pencernaan yang menjadikannya lebih lambat.

Bunda bisa mengatasinya dengan rutin mengonsumsi cairan yang cukup selama kehamilan juga makan pangan kaya serat. Selain itu, olahraga juga diketahui bisa berdampak baik bagi pencernaan.

Penyebab sakit perut saat hamil yang membahayakan

Penyebab sakit perut saat hamil

Pada intensitas dan kondisi tertentu, sakit perut juga bisa menyebabkan berbagai kondisi kehamilan yang berisiko. Inilah beberapa kemungkinan yang bisa terjadi.

1. Preeklampsia

Menjadi penyebab kematian cukup tinggi, kondisi ini harus selalu diwaspadai. Preeklampsia adalah kondisi ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi dan protein dalam urinnya.

Biasanya ini terjadi saat ibu memasuki kehamilan lebih dari 20 minggu. Nyeri yang dirasakan biasanya terdapat di perut bagian atas, di bawah tulang rusuk di sisi kanan, disertai dengan gejala lainnya.

Bunda wajib waspada bila mengalami gejala lain seperti mual, muntah, dan tekanan yang abnormal atau tak biasa pada perut.

2. Keguguran

Bumil, perut Anda terasa sakit? 7 Hal ini bisa jadi penyebabnya

Nyeri perut yang hebat bisa menjadi tanda-tanda dari adanya keguguran. Kondisi ini paling sering terjadi pada usia kandungan 13 minggu pertama.

Tanda lain yang bisa Bunda perhatikan antara lain nyeri punggung ringan sampai berat, kontraksi 5-20 menit, lalu diikuti dengan keluarnya perdarahan coklat atau merah, dengan atau tanpa kram, keluar jaringan atau gumpalan dari vagina.

3. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Ciri khas dari kondisi ini ialah nyeri perut bagian bawah yang bisa disertai dengan rasa terbakar ketika buang air kecil. Waspada Bun, karena kondisi ini bsia sampai mengakibatkan komplikasi.

Kemungkinan ISK bisa menyebar ke ginjal, khususnya bila mengalami gejala seperti nyeri punggung bagian bawah, nyeri di sisi tubuh di bawah tulang rusuk atau di atas tulang panggul, demam, berkeringat, meriang, dan demam.

Nah Bunda, yuk lebih kenali lagi berbagai penyebab nyeri saat hamil. Jangan ragu untuk mengonsultasikan pada dokter bila mengalami tanda-tanda yang berbahaya seperti di atas.

Referensi : American Pregnancy Assosiation

Baca juga: 

Sakit perut saat hamil, apakah berbahaya untuk kandungan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner