Pemeriksaan pertama kehamilan, apa saja yang wajib dijalani Bumil?

lead image

Ketahui apa saja tes dan pemeriksaan kehamilan yang perlu dijalani berikut ini!

Setelah melihat hasil test pack garis dua, hal selanjutnya yang sangat penting adalah melakukan pemeriksaan kehamilan pertama kali ke dokter kandungan.

Perawatan prenatal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa Anda dan bayi Anda baik-baik saja di setiap tahap dan usia kehamilan.

Melalui pemeriksaan rutin kehamilan pula, dokter kandungan akan ‘mendidik’ Anda (dan juga suami) di setiap kunjungan tentang kondisi bayi. Terutama tentang ilmu cara menghadapi proses persalinan, serta memberikan informasi penting dan berharga lainnya mengenai perkembangan kehamilan Anda, melalui bimbingan dan dukungannya.

Namun bagi Anda yang baru hamil pertama, pemeriksaan kehamilan pertama kali adalah sebuah pengalaman baru.

Melalui artikel ini, kami akan memberi panduan tentang apa yang bisa Anda dapatkan dari kunjungan prenatal pertama, termasuk beberapa informasi yang sangat berguna.

Kapan pemeriksaan kehamilan pertama kali dilakukan?

Pemeriksaan pertama kehamilan, apa saja yang wajib dijalani Bumil?

Seorang spesialis kandungan asal Singapura, Dr. Anne Tan mengatakan bahwa jika Anda memiliki siklus menstruasi teratur dan mengalami keterlambatan jadwal, tentu tandanya Anda perlu mencoba alat tes kehamilan di rumah untuk memastikan apakah hasil test pack Anda menunjukkan garis dua.

Jika test pack menunjukkan hasil positif dan Anda tidak mengalami rasa sakit atau perdarahan, artinya Anda perlu melakukan pemeriksaan kehamilan pertama kali, paling cepat dua minggu setelah terlambat menstruasi.

Tujuan kunjungan prenatal pertama

Dilansir dari laman WebMD, tujuan pemeriksaan kehamilan pertama kali adalah untuk mengetahui beberapa hal, yaitu:

  • Menentukan tanggal due date atau Hari Perkiraan Lahir (HPL) Anda.
  • Memelajari tentang riwayat kesehatan Anda.
  • Mengetahu sejarah medis anggota keluarga.
  • Menentukan apakah Anda memiliki faktor risiko kehamilan berdasarkan usia, kesehatan, atau riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Anda.

Apa saja yang akan Anda lakukan pada pemeriksaan kehamilan pertama kali?

Pemeriksaan pertama kehamilan, apa saja yang wajib dijalani Bumil?

  1. Tes darah

Menurut Dr. Dana Elliot Srither, seorang dokter keluarga asal Singapura, salah satu tes darah pertama yang akan dilakukan dokter kandungan Anda adalah memeriksa jumlah hormon kehamilan, Human Choroid Gonadotrophin (hCG) dalam darah Anda.

Kadar hormon tersebut akan mengkonfirmasi seberapa jauh kehamilan Anda. Selain itu, dokter juga akan memastikan jumlahnya dua kali lipat setiap dua hingga tiga hari. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa kehamilan Anda berjalan normal.

Selain itu pada pemeriksaan kehamilan pertama kali, dokter kandungan Anda biasanya  akan melakukan beberapa tes darah berikut:

  • Hitung sel darah lengkap (FBC).
  • Golongan darah dan skrining untuk antibodi Rh.
  • Kemungkinan adanya sifilis, hepatitis, gonore, klamidia, dan penyakit menular seksual lainnya (PMS), termasuk human immunodeficiency virus (HIV).  
  • Riwayat terhadap beberapa penyakit virus, terutama campak Jerman (rubella).
  • Pemeriksaan lain juga mungkin diperlukan, seperti penyakit tiroid, tergantung pada riwayat kesehatan masa lalu Anda.
  1. Uji panggul

Dr. Srither juga menjelaskan bahwa pemeriksaan panggul dilakukan pada kunjungan pranatal pertama Anda untuk melihat perkembangan Anda normal.

Melalui laman WebMD, para ahli medis menjelaskan bahwa selama pemeriksaan ini, Anda bisa direkomendasikan untuk melakukan Pap smear sebagai skrining kanker serviks dan untuk mendeteksi PMS lainnya.

Dokter Anda juga dapat melakukan pemeriksaan internal untuk memeriksa adanya kelainan pada rahim, ovarium, atau saluran tuba. Selama pemeriksaan ini, dokter juga akan menentukan ukuran rahim dan panggul Anda.

  1. USG transvaginal

Menurut Dr. Tan, USG vagina (transvaginal) diperlukan untuk mendeteksi kantung kehamilan intrauterin dengan kantung telur dan bayi Anda (kutub janin), harus menunjukkan ukuran di bawah 5 mm.

Pada usia kehamilan tujuh minggu, kutub janin akan berada sekitar 10 mm dan detak jantung bayi Anda akan terlihat.

Dr. Tan menjelaskan bahwa ginekolog Anda mungkin juga akan memeriksa kantong kehamilan dengan hati-hati untuk memeriksa apakah semuanya baik, dan tidak ada fibroid, kista ovarium, atau pertumbuhan sel abnormal lainnya.

Selain berbagai tes di atas, dokter kandungan juga akan memeriksa tekanan darah dan suhu tubuh, serta melakukan tes protein urin pada Anda.

Artikel terkait: 3 Macam pemeriksaan kehamilan yang penting Ibu Hamil lakukan

Ajukan banyak pertanyaan!

Mungkin ini adalah kehamilan pertama Anda. Jadi, tak ada salahnya menanyakan berbagai hal yang mungkin ingin Anda ketahui.  

Dr. Gordon Lim, yang juga seorang ginekolog asal Singapura, menyarankan Anda untuk mengajukan pertanyaan seputar topik berikut:

  1. Makanan yang cocokCari tahu tentang jenis makanan yang harus Anda makan lebih banyak selama kehamilan, serta makanan yang harus Anda hindari, misalnya makanan olahan dan minuman bersoda. Dokter kandungan juga akan memberi tahu Anda tentang berapa banyak berat badan yang harus Anda dapatkan selama kehamilan. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter Anda tentang vitamin prenatal yang cocok.
  1. Bekerja dan bepergian: Bicaralah dengan dokter Anda tentang jenis pekerjaan yang Anda lakukan. Jika pekerjaan Anda memakan waktu berjam-jam atau sering bepergian, cari tahu apakah ini akan berdampak pada kehamilan Anda dan catat saran dari dokter.
  2. Metode persalinan: Tanyakan kepada dokter Anda tentang metode persalinan alami dan operasi caesar. Dokter kandungan Anda akan menjelaskan tentang pro dan kontra dari setiap metode, yang akan membantu Anda memutuskan.
  3. Emosi dan gejala kehamilan: Jika Anda mengalami ngidam yang tidak biasa, tanyakan kepada dokter tentang hal ini. Ingatlah bahwa kehamilan bukan hanya pengalaman fisik, tetapi juga pengalaman emosional.

Jadi, jika Anda telah mengalami perubahan suasana hati atau emosi lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter Anda.

  1. Seks: Wanita sering mengalami peningkatan libido selama kehamilan, tetapi pasangan atau Anda sendiri mungkin ragu untuk melakukan hubungan seksual karena berbagai alasan.

Bicaralah dengan dokter kandungan Anda tentang keamanan seks selama kehamilan, kapan diperbolehkan dan kapan harus dihentikan.

  1. Kontak dokter Anda: Selama kehamilan, Anda mungkin saja bisa mengalami berbagai macam hal gejala yang mengganggu dan tidak terduga. Untuk itu, Anda perlu menyimpan nomor telepon penting, salah satunya nomor telepon dokter kandungan Anda yang siap dihubungi kapan pun jika dalam keadaan darurat.

 

Bagaimana pun, dokter kandungan Anda akan menjadi ‘teman terbaik’ selama 9 bulan ke depan. Jadi, manfaatkanlah setiap pemeriksaan kehamilan Anda dan bina hubungan baik dengan dokter kandungan akan membantu Anda menjalani ‘perjalanan kehamilan’ yang luar biasa selama sembilan bulan ini.

Yuk, ceritakan seperti apa kunjungan prenatal pertama Anda pada kolom komentar di bawah ini!

 

Dilansir dari artikel Nalika Unantenne di theAsianparent Singapura
Baca juga:

https://id.theasianparent.com/tidak-menyadari-kehamilan/

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.