Mastitis atau peradangan di payudara, ini gejala dan cara mengatasinya!

Mastitis atau peradangan di payudara, ini gejala dan cara mengatasinya!

Mastitis merupakan infeksi yang menyerang wanita menyusui ataupun menyapih anaknya. Bagaimana cara mencegahnya? Bacalah selengkapnya di sini.

Mastitis merupakan infeksi yang menyerang wanita yang sedang menyusui atau menyapih anaknya. Penyakit ini dapat menimbulkan pembengkakan dan peradaangan di payudara.

Infeksi ini tentu saja membuat aktivitas menyusui yang semula menyenangkan bagi bunda dan buah hati, berubah menjadi mimpi buruk yang selalu ingin dihindari.

Menurut data yang diperoleh dari WHO, sekitar 10% dari wanita menyusui mengalami mastitis. Mastitis biasanya terjadi pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan atau pada saat menyapih.

Mastitis ini disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam jaringan payudara sehingga menimbulkan payudara membengkak ataupun infeksi dalam skala yang bervariasi dari ringan hingga amat berat.

Bagaimana cara bakteri ini menyerang hingga menyebabkan mastitis?
1. Celah luka di daerah puting

Bakteri ini masuk melalui celah luka yang biasanya disebabkan oleh kuatnya daya hisap bayi pada permukaan aerola (puting) kemudian berkembang biak dan menyebabkan infeksi. Infeksi ini bisa berupa luka bernanah yang ada di sekitar aerola, bisa juga terjadi di dalam payudara.

2. Bersentuhan dengan benda yang mengandung bakteri

Payudara tersentuh oleh benda yang mengandung bakteri atau mulut bayi yang mengandung bakteri hingga masuk melalui saluran air susu dan berkembang biak di dalam payudara.

3. Pengulangan dari infeksi sebelumnya

Pernah mengalami mastitis pada periode menyusui sebelumnya? Penyakit ini bersifat mengulang.

4. Anemia

Memiliki penyakit anemia dapat  menurunkan daya tahan tubuh  ibu menyusui dalam menghadapi bakteri.

5. Saluran ASI tersumbat

Pemberian ASI tidak maksimal sehingga terjadi pembengkakkan akibat saluran ASI tersumbat. Kondisi ini rentan terhadap serangan bakteri.

Mastitis yang terjadi pada ibu menyusui tidaklah sama antara satu sama lain, pada tingkat yang rendah bisa sembuh dengan sendirinya apabila kita tetap memberikan ASI pada bayi. Air ludah bayi mengandung antibiotika yang memiliki daya sembuh pada puting yang terinfeksi.

Inilah yang membuat proses penyembuhan pada ibu yang terinfeksi, namun tetap memberikan ASI pada anaknya mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat.

Jangan khawatir, Bunda, bakteri yang terhisap oleh bayi ketika menyusui tidak akan berpengaruh buruk padanya.

Namun pada mastitis yang berkelanjutan, berobat ke dokter merupakan pilihan paling bijak. Dokter akan memberikan tindakan medis sesuai kondisi diderita.

Mastitis pada payudara ibu menyusui

Mastitis pada payudara ibu menyusui. Sumber: Global Info.

Gejala-gejala Mastitis

Beberapa gejala yang terjadi adalah sebagai berikut:

1. Terasa hangat dan nyeri bila disentuh.

2. Payudara terasa bengkak dan mengeras seperti benjolan.

3. Mengeluarkan cairan putih kekuningan seperti nanah.

4. Kulit kemerahan

5. Tubuh terasa meriang demam

 

Langkah pencegahan dan cara mengatasi mastitis

Bunda, untuk membantu mengurangi dampak risiko mastitis pada ibu menyusui, langkah-langkah berikut bisa dilakukan, yaitu:

1. Banyak beristirahat.

2. Minum banyak cairan dapat membantu membantu memulihkan kondisi tubuh.

3. Hindari memakai bra yang terlalu ketat atau terlalu longgar.

4. Mengompres payudara yang bengkak dengan menggunakan kain hangat.

5. Menggunakan kedua payudara secara bergantian ketika menyusui.

6. Berikanlah ASI hingga semua susu yang ada dalam payudara habis, sebab, susu yang tersisa dalam payudara dapat mengendap dan menyebabkan pembengkakan payudara.

7. Pastikan posisi tubuh Anda benar, untuk menghindari risiko puting robek atau terbelah.

Demikian, Bunda, semoga bermanfaat…

Mastitis atau peradangan di payudara, ini gejala dan cara mengatasinya!

Baca juga:

Puting Lecet Saat Menyusui? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner