TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Bacaan 4 menit
Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jangan khawatir, coba pijat lembut hingga perbanyak istirahat ya, Bun!

Sebagian besar ibu menyusui pernah mengalami saluran ASI tersumbat. Rasanya sangat tidak nyaman dan sangat mengganggu. Kali ini, kami membahasnya untuk Anda.

Penyebab ASI Tersumbat

Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Saluran ASI yang tersumbat biasanya terjadi pada salah satu payudara. Namun, ada pula ibu menyusui yang mengalami pada kedua payudara sekaligus. Kondisi ini sering disebut dengan istilah blocked duct atau plugged duct.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkannya, antara lain:

  • Produksi ASI yang jauh lebih banyak daripada jumlah ASI yang dihisap oleh bayi
  • Tidak menyusui bayi secara rutin dan teratur
  • Milk blister atau bintik putih yang menyumbat lubang puting
  • Tekanan berlebihan pada payudara, misalnya saat memerah ASI, bra yang terlalu ketat, posisi tidur yang tidak benar, dll.
  • Stres, kelelahan, sistem imun yang lemah, dan anemia

Gejala Saluran ASI Tersumbat

Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Beberapa gejala yang biasanya dialami oleh ibu menyusui ketika saluran ASI-nya tersumbat adalah :

  • Sakit pada payudara
  • Bila ditekan, terdapat bagian yang keras seperti gumpalan atau lempengan besar di payudara
  • Sebagian ibu mengalami kulit yang berwarna kemerahan di area yang tersumbat
  • Aliran ASI tidak selancar biasanya, sehingga bayi tiba-tiba menolak menyusu di payudara tersebut
  • Saluran ASI tersumbat tidak disertai demam. Namun bila terjadi demam, Anda perlu berhati-hati dengan matitis, yaitu kondisi serupa yang disertai dengan infeksi pada saluran payudara.

Cara Mengatasi Bila Saluran ASI Tersumbat

saluran asi tersumbat

Beberapa cara yang dapat Anda lalukan bila mengalami saluran ASI tersumbat adalah :

1. Kompres dengan air hangat

Langkah utama yang dapat Anda lakukan adalah mengompres payudara yang sakit dengan air hangat. Hati-hati, jangan terlalu panas hingga membuat kulit teriritasi.

Tips : Agar panas terasa lebih lama, gunakan diaper sekali pakai yang masih bersih untuk mengompres. Dibandingkan dengan kain atau handuk kecil, cara ini lebih praktis dan terasa lebih nyaman.

2. Pijat

Setelah mengompresnya dengan air hangat, lakukan pijatan pada bagian yang keras ke arah puting.

3. Susui terus, dengan posisi dagu bayi mengarah ke bagian yang tersumbat

Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tidak ada ‘pompa’ ASI yang lebih baik daripada hisapan bayi Anda. Susui terus bayi Anda agar saluran ASI Anda lancar kembali. Usahakan agar posisi dagunya mengarah pada bagian yang tersumbat, walaupun mungkin Anda harus ‘berakrobat’ dan bereksperimen dengan berbagai posisi menyusui yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya.

Gunakan hukum gravitasi. Usahakan tubuh Anda berada di atas dengan payudara menggantung ke bawah, agar aliran ASI lebih lancar.

4. Perah atau pompa

Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pada intinya, bila saluran ASI tersumbat Anda harus mengosongkan payudara. Setelah menyusui, perah atau pompa sisa ASI yang masih ada di dalam payudara. Jangan khawatir dengan berapa banyak yang Anda dapatkan, karena tujuannya adalah membuat saluran lancar kembali.

5. Rendam air panas

Selain mengompres payudara, Anda dapat merendamnya di dalam air panas / hangat. Gunakan baskom atau wadah sejenisnya dan isi dengan air panas/hangat (hati-hati, jangan sampai Anda kepanasan). Lalu celupkan payudara yang sakit ke dalamnya.

6. Istirahat

Jangan lupa untuk beristirahat, karena mempengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda.

7. Kenakan pakaian Longgar

saluran asi tersumbat

Agar payudara Anda bebas bernapas, tidak mendapat tekanan dan saluran ASI bisa bekerja dengan lancar. 

8. Hindari bra dengan kawat

Jenis bra berkawat bisa memberikan tekanan pada payudara yang dapat membuat saluran ASI Anda menjadi terhambat. 

9. Susui Bayi dengan Posisi Ibu tengkurap di depan Bayi

Hal ini bisa membantu melancarkan aliran ASI karena pengaruh gaya gravitasi, tapi harus waspada ya Bun jangan sampai bayi tersedak atau malah mengalami sesak napas karena kehabisan udara. 

10. Hindari mencubit atau mencoba melepaskan aliran ASI yang tersumbat

Tanpa bantuan ahli laktasi atau dokter, sebaiknya jangan lakukan ini ya Bun.

***

Ibu pernah mengalami saluran ASI tersumbat? Mari share di kolom komentar di bawah ini atau bergabunglah di Komunitas Ibu Menyusui.

***

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

 

Baca juga:

9 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Bila ASI di Kedua Payudara Tidak Sama Banyak

7 Makanan yang Memperbanyak ASI

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Theva Nithy

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Saluran ASI Tersumbat, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Bagikan:
  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

    Apakah Menyusui Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya, Bun!

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti