X
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan ProdukMasuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Artikel Premium
  • Breastfeeding Week 2023
  • Cari nama bayi
  • Perawatan Ibu dan Bayi
  • Kulit Bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Parenting
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
    • Marvelous Asian Mums Special 2021
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Belanja
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Awards
    • TAP x Tokopedia Awards 2023

Jadwal Imunisasi Bayi Usia 0-24 Bulan Sesuai Arahan IDAI

Bacaan 6 menit

Imunisasi merupakan pemberian vaksin agar seorang anak kebal terhadap penyakit tertentu, terutama penyakit akibat virus dan bakteri. Pemberian imunisasi harus dilakukan sesuai jadwal agar terbentuk kekebalan yang diharapkan. Maka penting untuk mengetahui jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah memberikan rekomendasi jadwal pemberian imunisasi yang telah diperbarui pada tahun 2020. Parents sebaiknya melengkapi imunisasi untuk si kecil sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Imunisasi dilakukan dengan cara menyuntikkan virus yang mati atau sudah dilemahkan sehingga membentuk antibodi yang kelak dapat melawan virus atau bakteri yang menyerang tubuh si kecil. 

Telah banyak wabah penyakit yang dapat diatasi dengan pemberian imunisasi. Faktanya, imunisasi bukan hanya melindungi diri anak, tetapi juga melindungi orang-orang di sekitarnya. 

Jadwal Imunisasi 0-24 Bulan

Untuk anak-anak, imunisasi harus diberikan sejak lahir. Saat ini pemerintah menyediakan imunisasi wajib untuk bayi secara gratis melalui puskesmas dan posyandu. Namun, selain imunisasi wajib tersebut, Parents juga sebaiknya melengkapi pemberian imunisasi lainnya. 

Jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan beradasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

1. Jadwal Imunisasi Bayi Baru Lahir atau Usia 0 Bulan 

jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan

Sumber: Pexels

Untuk bayi baru lahir wajib diberikan vaksin Hepatitis B dan Polio. 

  • Hepatitis B (HB1): Wajib diberikan saat bayi baru lahir maksimal hingga 24 jam. Pemberian HB1 didahului dengan suntikan vitamin K1 30 menit sebelumnya. Namun imunisasi HB1 perlu ditunda pada bayi dengan berat lahir kurang dari 2000 gram. Diskusikan dengan dokter yang menangani mengenai waktu tepat pemberian imunisasi saat bayi Parents lahir dengan berat badan rendah. 
  • Polio 0: Imunisasi yang diberikan pada bayi baru lahir adalah vaksin polio oral. Imunisasi ini sebaiknya diberikan segera setelah bayi lahir atau maksimal saat bayi pulang ke rumah setelah dilahirkan. 

2. Usia 1 Bulan 

Saat bayi berusia satu bulan, bayi harus diberikan vaksin BCG. Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit TBC atau tuberculosis. Di Indonesia, penyakit ini masih banyak diderita dan menjadi salah satu penyakit berbahaya yang mematikan. Maka, penting untuk memberikannya pada anak. 

Artikel terkait: Pentingnya Imunisasi dan Efek Sampingnya

3. Usia 2 Bulan

Di usia dua bulan, bayi harus diberikan vaksin Hepatitis B, Polio, DTP, Hib, PCV, dan Rotavirus. 

  • Hepatitis B (HB2): Diberikan vaksin hepatitis B dosis kedua. 
  • Polio 1: Vaksin Polio yang diberikan juga merupakan vaksin Polio dosis 1. 
  • DTP-Hib 1: Vaksin ini bisa diberikan secara kombo dalam satu suntikan. Adapun beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi ini adalah difteri, tetanus, pertusis, pneumonia dan meningitis. 
  • PCV1:  Ini merupakan vaksin pneumokokus untuk mencegah infeksi bakteri pneumokokus yang dapat menyebabkan penyakit pneumonia dan meningitis.
  • Vaksin Rotavirus: Diberikan untuk mencegah diare yang terjadi akibat virus Rotavirus. Diare diketahui masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan pada anak-anak di Indonesia.

4. Usia 3 Bulan 

jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan

Sumber: Pexels

Memasuki usia tiga bulan, bayi harus mendapatkan vaksin Hepatitis B dosis ketiga, Polio Suntik (IPV), dan DTP-Hib dosis kedua. 

Artikel terkait: Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

5. Usia 4 Bulan 

Pada usia empat bulan, bayi wajib melakukan imunisasi Hepatitis B dosis keempat, Polio suntik (IPV), DTP-Hib dosis ketiga, PCV dosis kedua, dan Rotavirus dosis kedua. 

6. Usia 6 Bulan 

Di usia enam bulan, bayi sebaiknya mendapatkan vaksin PCV dosis ketiga, Rotavirus dosis ketiga bila vaksin yang diberikan sebelumnya adalah vaksin Rotavirus pentavalen. Selain itu juga sebaiknya dilengkapi dengan pemberian vaksin influenza untuk mencegah penyakit flu. 

7. Usia 9 Bulan 

Setelah berusia sembilan bulan, bayi harus mendapatkan vaksin MR dan JE. 

  • MR: Ini adalah vaksin Measles dan Rubella. Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit campak dan campak jerman. Penyakit campak jerman mungkin jarang yang menyebabkan kematian, tetapi infeksinya dapat menyebabkan kecacatan, seperti kebutaan dan ketulian. Hal ini tentu dapat menurunkan kualitas hidup anak. 
  • JE: Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) diberikan hanya pada anak yang tinggal di daerah endemi atau akan bepergian ke daerah endemi JE seperti Bali. 

Artikel terkait: Bagaimana Jika Pemberian Imunisasi Dasar Terlambat ?

8. Usia 12 Bulan

jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan

Sumber: Freepik

Bayi yang genap berusia satu tahun bisa diberikan booster vaksin PCV. Ditambah lagi dengan pemberian vaksin Varisela dan Hepatitis A. 

  • Varisela: Vaksin Varisela diberikan untuk mencegah cacar air. Penyakit ini lebih banyak dialami oleh anak-anak, meski orang dewasa pun bisa mengalaminya. 
  • Hepatitis A: Vaksin ini dilakukan untuk mencegah virus Hepatitis A. Virus ini lebih mudah menular karena bisa ditularkan melalui makanan, minuman, dan feses yang telah terkontaminasi. 

9. Usia 15 Bulan 

Ketika sudah berusia 15 bulan, anak sebaiknya mendapatkan vaksin Varisela dosis kedua. Varisela diberikan sebanyak dua dosis dengan interval enam minggu sampai 3 bulan dari dosis pertama. 

10. Usia 18 Bulan 

Apabila anak mendapatkan vaksin Hepatitis A dosis pertama pada usia 12 bulan, maka anak tersebut harus mendapatkan Hepatitis A dosis kedua pada usia 18 bulan. Interval pemberian vaksin Hepatitis A adalah 6-36 bulan. 

11. Jadwal Imunisasi Bayi Usia 24 Bulan 

Untuk anak yang berusia 24 bulan, harus mendapatkan dosis kedua vaksin JE. Ditambah lagi dengan pemberian vaksin Tifoid. Vaksin Tifoid diberikan untuk mencegah penyakit tifus atau yang sering dikenal sebagai penyakit tipes.

Tak Perlu Takut dengan Efek Samping Imunisasi

vaksinasi anak

Sumber; Freepik

Hingga saat ini masih banyak orang tua yang khawatir untuk memberikan imunisasi pada anak. Beberapa yang menyebabkan kekhawatiran adalah adanya efek samping yang ditimbulkan. Efek samping yang umum terjadi pascaimunisasi adalah demam, pusing, dan nyeri pada area suntikan.

Akan tetapi, efek samping yang ditimbulkan umumnya ringan. Sementara penelitian telah membuktikan bahwa manfaat yang dihasilkan dari imunisasi lebih besar daripada efek sampingnya. Parents bisa berkonsultasi ke dokter bila efek samping imunisasi terjadi lebih dari tiga hari untuk mendapatkan solusi.

Selain Jadwal Imunisasi Bayi 0-24 Bulan, Parents Juga Patut Perhatikan Ini Saat Membawa Anak Imunisasi

vaksinasi anak

Sumber: Pexels

Cerita mitra kami
Semua yang Ingin Parents Ketahui tentang Vaksin Rotavirus
Semua yang Ingin Parents Ketahui tentang Vaksin Rotavirus
Parents Perlu Tahu! Ini 8 Serba Serbi Pekan Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022
Parents Perlu Tahu! Ini 8 Serba Serbi Pekan Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022
Vaksinasi di Saat Pandemi, Ini yang Harus Parents Ketahui
Vaksinasi di Saat Pandemi, Ini yang Harus Parents Ketahui
Serba-Serbi Imunisasi Campak yang Perlu Mam Ketahui
Serba-Serbi Imunisasi Campak yang Perlu Mam Ketahui

Agar imunisasi berjalan dengan lancar dan efek samping yang dialami seminimal mungkin, ada beberapa hal yang sebaiknya Parents lakukan, yaitu: 

  • Pastikan anak dalam keadaan sehat
  • Anak tidur cukup di malam hari sebelum imunisasi 
  • Buat perjanjian dengan layanan imunisasi. Hal ini dilakukan agar anak tidak perlu menunggu giliran terlalu lama untuk diimunisasi
  • Bawa buku catatan imunisasi anak sehingga imunisasi yang dilakukan bisa tercatat dan Parents tidak akan kelewatan jadwal imunisasi anak berikutnya 
  • Pakaikan anak dengan pakaian yang nyaman dan memudahkan proses imunisasi
  • Sampaikan dengan dokter mengenai efek samping yang terjadi pada pemberian imunisasi sebelumnya agar dokter bisa berupaya untuk meminimalkan efek samping selanjutnya 
  • Sampaikan pada anak mengenai proses imunisasi yang akan ia jalani agar anak memiliki gambaran, serta hindari untuk berbohong pada anak
  • Tetap tenang dan dampingi anak saat melakukan imunisasi

Yang perlu Parents pahami adalah imunisasi memang tidak dapat mencegah penyakit hingga 100 persen. Namun, wajib dilakukan untuk mencegah risiko anak tertular penyakit.

Kalaupun anak tetap mengalaminya, gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan dibandingkan saat anak belum diimunisasi. Lakukan juga pola hidup bersih dan sehat serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar daya tahan tubuh anak semakin kuat.

Jangan sampai lupa jadwal imunisasi bayi 0-24 bulan, ya, Parents! 

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Jika Parents ingin berdiskusi seputar pola asuh, keluarga, dan kesehatan serta mau mengikuti kelas parenting gratis tiap minggu bisa langsung bergabung di komunitas Telegram theAsianparent.

Baca juga:

Beberapa Cara Agar Imunisasi Jadi Lebih Menyenangkan

8 Tips Menenangkan Anak Saat Imunisasi yang Bisa Parents Lakukan

Tidak Boleh Memandikan Bayi setelah Imunisasi, Mitos atau Fakta?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Vaksinasi
  • /
  • Jadwal Imunisasi Bayi Usia 0-24 Bulan Sesuai Arahan IDAI
Bagikan:
  • Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

    Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

  • Imunisasi MR Adalah Imunisasi Dasar Pemerintah, Ketahui Manfaat hingga Harganya!

    Imunisasi MR Adalah Imunisasi Dasar Pemerintah, Ketahui Manfaat hingga Harganya!

  • Imunisasi Td adalah Cara Mencegah Difteri, Berikut Penjelasannya!

    Imunisasi Td adalah Cara Mencegah Difteri, Berikut Penjelasannya!

  • Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

    Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

  • Imunisasi MR Adalah Imunisasi Dasar Pemerintah, Ketahui Manfaat hingga Harganya!

    Imunisasi MR Adalah Imunisasi Dasar Pemerintah, Ketahui Manfaat hingga Harganya!

  • Imunisasi Td adalah Cara Mencegah Difteri, Berikut Penjelasannya!

    Imunisasi Td adalah Cara Mencegah Difteri, Berikut Penjelasannya!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
  • Tumbuh Kembang
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Praremaja
    • Usia Sekolah
  • Parenting
    • Pernikahan
    • Berita Terkini
    • Seks
    • Keluarga
  • Kesehatan
    • Penyakit
    • Info Sehat
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Keuangan
    • Travel
    • Fashion
    • Hiburan
    • Kecantikan
    • Kebudayaan
  • Lainnya
    • TAP Komuniti
    • Beriklan Dengan Kami
    • Hubungi Kami
    • Jadilah Kontributor Kami
    • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Sri-Lanka flag Sri Lanka
  • India flag India
  • Vietnam flag Vietnam
  • Australia flag Australia
  • Japan flag Japan
  • Nigeria flag Nigeria
  • Kenya flag Kenya
© Copyright theAsianparent 2023. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

theAsianparent heart icon
Kami ingin mengirimkan Anda informasi terbaru seputar gaya hidup.