TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimana Jika Pemberian Imunisasi Dasar Terlambat ?

Bacaan 3 menit
Bagaimana Jika Pemberian Imunisasi Dasar Terlambat ?

Parents, memberikan imunisasi dasar sangat penting untuk memberikan perlndungan kesehatan pada anak kita. Tetapi bagaimana bila imunisasi dasar terlambat diberikan pada mereka? Apak perlu mengulang dari awal?

Imunisasi dasar terlambat, jangan risau

Parents, sebagai orangtua kita pasti ingin memberikan perlindungan kesehatan pada anak kita.  Perlindungan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi dasar sejak si bayi baru lahir.

Namun ada kalanya imunisasi dasar terlambat diberikan kepada mereka. Penyebabnya bisa karena mereka sedang sakit saat jadwal imunisasi tiba, ataupun karena kita lupa atau lalai.

Parents, tidak perlu risau jika imunisasi dasar terlambat diberikan kepada anak Anda. Walaupun imunisasi dasar terlambat diberikan, mereka tetap dapat menerima imunisasi dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:

Vaksin Hepatitis B

Idealnya imunisasi Hepatitis B diberikan pertama kali pada 12 hari sebelum lahir atau pada bayi usia 0-7 hari. Dosis kedua diberikan pada bayi berusia 1-2 bulan dan ketiga saat bayi berusia 6-18bulan.

Jika anak Anda belum mendapatkan imunisasi hepatitis B sewaktu masih bayi, maka imunisasi ini dapat diberikan kapan saja sesegera mungkin tanpa harus memeriksakan kadar AntiHBs-nya.

Kecuali jika Bunda menderita Hepatitis B atau anak pernah menderita penyakit kuning, maka dia dianjurkan untuk memeriksakan kadar HBsAg dan antiHBs terlebih dahulu.

BCG

Imunisasi vaksin BCG digunakan untuk mencegah penyakit TBC (tuberkulosis). Biasanya 1-2 minggu setelah penyuntikan timbul kemerahan dan benjolan kecil dan menimbulkan bekas jaringan parut. Baca juga: Apa Kata Dokter Bila Bekas Vaksin BCG Bernanah?

Vaksin ini diberikan satu kali yaitu pada bayi usia 1 bulan.

Bila terlewat sampai bayi berusia 3 bulan maka harus dilakukan uji tuberkulin untuk mengetahui apakah bayi sudah terkena bakteri TBC. Imunisasi bisa diberikan bila hasil tes tuberkulin terbukti negatif.

Polio

Vaksin Polio merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan nyeri otot dan kelumpuhan.

Imunisasi ini di berikan sebanyak 4 kali pada saat bayi berusia 1 sampai dengan 4 bulan.

Jika imunisasi polio terlambat diberikan, Parents tidak perlu memberikan dosis imunisasi polio dari awal, cukup melanjutkan dan melengkapi sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

DPT
Imunisasi DPT digunakan untuk mencegah penyakit Difteri, Pertusis, dan Tetanus. Difteri adalah infeksi bakteri yang menyerang tenggorokan dan dapat menyebabkan komplikasi.

Pertusis (batuk rejan) adalah infeksi bakteri pada saluran udara yang ditandai dengan batuk hebat yang menetap dan dapat menimbulan pneumonia, kejang dan kerusakan otak.

Imunisasi DPT yang terlambat diberikan, dapat langsung dilanjutkan sesuai jadwal tanpa harus mengulang dari awal berapa pun lamanya keterlambatan tersebut.

Dan bila anak Anda belum pernah mendapatkan imunisasi dasar DPT saat bayi, maka imunisasi dasar DPT dapat diberikan pada usia anak sesuai jumlah dan interval yang seharusnya.

Bila pemberian DPT ke-4 sebelum ulang tahun ke-4, pemberian ke-5 paling cepat diberikan 6 bulan sesudahnya. Bila pemberian ke-4 setelah umur 4 tahun, pemberian ke-5 tidak diperlukan lagi.

Campak

Vaksin Campak merupakan imunisasi yang bertujuan untuk mencegah penyakit campak.

Imunisasi ini diberikan hanya satu kali pada bayi berusia 9 bulan. Pemberian nya dapat diulang pada saat anak masuk SD atau mengikuti program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) yang di canangkan oleh pemerintah.

Bagi anak yang terlambat/belum mendapat imunisasi campak: bila saat itu anak berusia 9-12 bulan, berikan kapan pun saat bertemu. Bila anak berusia lebih dari 1 tahun, berikan imunisasi MMR.

Baca juga: Apakah vaksin MMR menyebabkan Autisme?

Parents, semoga ulasan tentang imunisasi dasar terlambat di atas bemanfaat dan si Kecil sehat selalu.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Imunisasi Lengkap 5 Dasar yang Wajib Bunda Ketahui

Bagaimana Cara Agar Bayi Nyaman Sebelum Imunisasi

 

Cerita mitra kami
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Henti Kresdiana

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Bagaimana Jika Pemberian Imunisasi Dasar Terlambat ?
Bagikan:
  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti