Ini alasannya vaksin cacar air penting diberikan untuk anak!

lead image

Cacar air memang termasuk penyakit yang umum dialami. Namun, penularannya sangat berisiko bagi orang-orang tertentu. Inilah pentingnya vaksin cacar!

Cacar air merupakan penyakit menular yang kerap menyerang anak-anak. Pemberian vaksin cacar menawarkan perlindungan dari penyakit ini. Anak yang mendapatkan vaksin cacar sebelumnya, risikonya lebih kecil terkena cacar air.

Kalau pun itu terjadi, gejala yang dirasakan tidak akan parah dan pemulihan pun akan lebih cepat, dibanding mereka yang tidak mendapatkan vaksin saat muda.

Vaksin cacar air melindungai anak dari banyak risiko

Selain dapat melindungi dari penyakit, vaksin cacar air juga tidak memiliki efek samping yang serius pada anak Anda. Paling tidak, hanya menimbulkan beberapa gejala ringan, seperti demam.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan waktu pemberian vaksin cacar pada usia di atas 12 bulan, dengan usia terbaik sebelum memasuki usia sekolah dasar. Jika diberikan pada anak usia di atas 13 tahun, vaksin cacar diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak waktu pemberian sekitar 1 bulan.

Berikut beberapa alasan mengapa anak perlu diberi vaksinasi cacar air:

  1. Terhindar dari risiko penyakit yang serius

Biasanya, cacar bukanlah penyakit serius. Penyakit ini biasanya berlangsung 5 hingga 10 hari. Namun, beberapa anak bisa mengalami dampak yang lebih parah, seperti radang paru, ensefalitis, hingga sepsis. Jika anak diberikan vaksin cacar, risiko-risiko komplikasi berbagai penyakit bisa dicegah.

Artikel terkait: Bisakah terkena cacar dua kali? Ini penjelasannya

  1. Cacar air sangat menular

Vaksinasi cacar air pada anak juga penting dalam mengendalikan penyebarannya. Penyakit ini dapat menular melalui cairan dari lepuhan, atau bahkan dengan menghirup udara saat penderita bersin atau batuk.

Itu sebabnya, anak-anak yang tengah mengalami cacar air disarankan untuk tidak keluar rumah, setidaknya tujuh hari sampai lepuhan mereka kering dan tertutup.

Yang ditakutkan, cacar bisa menyebabkan gejala mematikan pada kelompok orang tertentu yang tidak tervaksinasi, seperti bayi, ibu hamil, lansia, serta orang-orang dengan sistem kekebalan yang rendah.

Artikel terkait: Ini dia 9 penyakit yang hampir punah berkat adanya vaksinasi

 Efek samping vaksin

Efek samping vaksin memang lebih jarang terjadi. Namun dikutip dari laman Alodokter, vaksin cacar air memang dapat menyebabkan seorang anak mengalami demam tinggi, sehingga bagi anak dengan riwayat kejang demam harus berhati-hati.

Selain itu, bagi anak yang pernah mengalami alergi saat vaksin sebelumnya juga harus lebih berhati-hati. Karena itu, penting untuk menginformasikan tentang riwayat kesehatan anak pada dokter sebelum dilakukan vaksinasi.

 

Vaksinasi memang penting ya Bun, untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah. Jadi, jangan takut vaksin!

 

Referensi: Artikel Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura, Alodokter
Baca juga: 

Cacar air dewasa, benarkah lebih berbahaya? Ini panduan pengobatannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.