Beberapa Cara Agar Imunisasi Jadi Lebih Menyenangkan

Beberapa Cara Agar Imunisasi Jadi Lebih Menyenangkan

Bayi mungil Anda tak hanya memerlukan ASI dan cinta kasih Anda, namun juga imunisasi. Bagaimana agar imunisasi tidak menakutkan baginya?

Jangan panik jika bayi menangis saat imunisasi.

Jangan panik jika bayi menangis saat imunisasi.

Imunisasi dan vaksinasi bisa menjadi saat-saat yang penuh tekanan, baik untuk bayi maupun orangtua, khususnya ibu. Bayi Anda masih belum memahami mengapa ia harus ‘digigit’ jarum suntik setiap beberapa bulan sekali. Sementara ibu mungkin akan sangat panik karena tangis bayi sulit dihentikan.

Kami punya beberapa tips agar Anda dan bayi selamat dari ‘trauma’ bulanan akibat imunisasi.

1. ASI saat imunisasi

Jika bayi Anda masih minum ASI ketika tiba saatnya imunisasi, susuilah ia ketika jarum disuntikkan ke tubuhnya. Kontak antara permukaan kulit Anda dan bayi (skin to skin contact) akan membuatnya  merasa lebih nyaman. Sedangkan aktivitas menghisap payudara akan membuatnya lupa pada rasa sakit akibat disuntik.

2. Alihkan perhatiannya

Berbicaralah dengan lembut pada bayi Anda beberapa saat sebelum imunisasi dilaksanakan. Belilah sebuah mainan baru dan tunjukkan padanya tepat sebelum jarum vaksin menyentuh kulitnya.

Pastikan pandangannya mengarah pada Anda, sehingga ia tidak menyadari kalau akan disuntik. Ini adalah hal yang seyogyanya Anda lakukan jika tidak ingin bayi merasa trauma terhadap jarum.

Bayi yang ceria tidak akan terlalu rewel saat diimunisasi.

Bayi yang ceria tidak akan terlalu rewel saat diimunisasi.

3. Krim anestesi

Anda tidak tega melihat bayi Anda menjerit kesakitan saat imunisasi, dan terlintaslah ide untuk memberikan salep atau sejenis krim anestesi agar bayi tidak merasakan sakit.

Kendalanya, tidak semua krim anestesi baik untuk bayi, apalagi bagi bayi yang berusia di bawah satu tahun. Tanyakan kepada dokter sebelum Anda menggunakannya.

4. Sehat dan ceria sebelum imunisasi

Sebelum berangkat, kenakanlah pakaian yang paling nyaman dan mampu menyerap keringat pada bayi. Karena imunisasi biasanya dilakukan di pagi hari, pastikan bayi cukup kenyang dan tidak mengantuk.

Dokter biasanya melarang anak untuk diimunisasi ketika ia sakit, sehingga pastikan bayi Anda dalam kondisi fit atau Anda terpaksa pulang dengan tangan hampa karena ditolak untuk mendapatkan imunisasi.

Ajaklah dia bermain selama menunggu giliran imunisasi dan buatlah agar mood nya sangat baik.

5. Tetap tenang

Semua cara sudah Anda lakukan tapi bayi tetap menangis sejadi-jadinya saat disuntik. Jika sudah begini, tak ada sesuatu pun yang bisa meredakan tangisnya kecuali kesabaran Anda.

Berusahalah sedapat mungkin untuk tetap bersikap tenang dan jangan biarkan rasa kesal akibat tangis bayi yang bertubi-tubi muncul di dalam hati Anda. Bayi bukannya diam, tapi tangisannya bisa jadi akan semakin parah jika Anda membiarkan emosi menguasai hati Anda.

Dekapnya bayi Anda, agar ia merasa lebih tenang. Terkadang, kenyamanan berada di dada ibu dapat menjadi obat terampuh baginya.

Nah, selamat menempuh imunisasi dengan bahagia, Bunda.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Anak Tertawa Ketika Disuntik

Ulasan Dokter tentang Vaksin BCG yang Menimbulkan Nanah

Like our Facebook, Follow our Twitter @AsianParentID, and join our Google+

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner