TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada 6 Penyakit Pasca Banjir yang Mengintai, Diare hingga DBD!

Bacaan 4 menit
Waspada 6 Penyakit Pasca Banjir yang Mengintai, Diare hingga DBD!

Berikut ini deretan penyakit pasca banjir yang perlu diwaspadai. Simak juga cara mencegah dan mengatasinya yang tepat, Parents!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Di musim hujan ini, bencana banjir merupakan salah satu yang paling berisiko. Tidak hanya menghanyutkan perabotan dan merusak lingkungan rumah, penyakit pasca banjir juga perlu diwaspadai. 

Berikut ini daftar penyakit pasca banjir yang perlu Parents waspadai beserta upaya mengatasinya. Baca sampai habis, ya!

Artikel Terkait: 12 Arti Mimpi Banjir, Bisa Bermakna Keberuntungan hingga Perasaan Tertekan

Berbagai Penyakit Pasca Banjir yang Perlu Diwaspadai

Daftar isi

  • 1. Diare
  • 2. DBD (Demam Berdarah Dengue)
  • 3. Demam Tifoid
  • 4. Leptospirosis
  • 5. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)
  • 6. Penyakit Kulit

1. Diare

penyakit banjir

Ketika banjir, semua sampah, got, septic tank, serta berbagai kotoran lainnya sudah bercampur baur menjadi satu.

Ketika air banjir surut dan kering, kotoran serta kumannya tertinggal pada benda-benda yang terkena banjir, serta dapat terbang terbawa angin.

Nah, kondisi ini bisa sebabkan penyakit diare apabila lingkungan sekitar tidak segera dibersihkan, Parents. 

Setelah banjir surut, sebaiknya cucilah semua perabotan dengan baik menggunakan karbol atau desinfektan.

Jangan hanya terfokus pada bidang horisontal (mendatar), tetapi sekalah juga bidang vertikal (tegak) seperti dinding lemari bagian luar maupun dalam.

Untuk menghindari diare, selalu cuci tangan dan peralatan makan sebelum digunakan. 

2. DBD (Demam Berdarah Dengue)

Nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak di air bersih.

Namun setelah banjir, penyakit ini sering mewabah. Pasalnya, curah hujan yang tinggi membuat banyak wadah terbuka jadi terisi air hujan di sekitar rumah.

Gejala DBD ini umumnya adalah demam tinggi. Demam mungkin turun setelah meminum obat pereda panas, tetapi suhu badan naik kembali setelah efek obat hilang dan berlangsung beberapa hari.

Untuk menghindari penyakit ini, buang semua genangan air di sekitar rumah akibat banjir. Kemudian, kuras bak kamar mandi minimal setiap 3 hari sekali.

Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami demam yang tidak sembuh-sembuh dalam 2-3 hari, segeralah ke dokter. 

Artikel terkait: Jangan Abai! Ini 3 Tips Menjaga dan Melindungi Hewan peliharaan saat Banjir

3. Demam Tifoid

banjir

Penyakit lain yang kerap menyerang setelah banjir adalah demam tifoid atau tifus.

Demam tifoid disebabkan karena makanan yang tidak bersih. Tifus adalah demam akut yang disebabkan bakteri Salmonella Enterica Serotype Typhi.

Demam tifoid masih sering mengancam orang-orang dengan lingkungan bersanitasi buruk.

Sanitasi buruk bisa membuat bakteri penyebab penyakit ini, Salmonella typhi, mencemari makanan dan minuman.

Jika seseorang terkena penyakit ini, mereka akan menderita gejala demam, sakit perut, sembelit, diare, dan sakit kepala.

Selain itu, penderita demam tifoid juga akan tampak lemah dan lesu.

Pengobatan demam tifoid dilakukan dengan pemberian obat-obatan oleh dokter, banyak beristirahat di tempat tidur, tak banyak bergerak, serta minum cukup air putih.

Waktu penyembuhan bisa makan waktu 2 minggu hingga satu bulan.

Penderita demam tifoid baiknya tidak mengonsumsi makanan berserat tinggi, dan makanan yang berisiko menimbulkan kontraksi pada pencernaan seperti makanan pedas atau asam.

Pasien dianjurkan mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging, telur, susu, tahu, tempe, dan lain-lain.

Hal ini dapat membantu daya tahan tubuh sehingga waktu penyembuhan pun semakin cepat.

Untuk mencegah penyakit tifus, Parents dan keluarga baiknya menerapkan pola hidup sehat, dan rutin mencuci tangan sebelum makan.

4. Leptospirosis

Penyakit ini disebabkan oleh kuman pada air kencing dan kotoran tikus yang masuk ke tubuh kita melalui luka.

Gejalanya adalah panas, menggigil, dan sakit kepala.

Untuk menghindari penyakit ini, Parents baiknya menghindari terkena air banjir, terutama bila sedang mengalami luka.

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Gunakan sepatu bila terpaksa berjalan di tengah banjir, supaya tidak terkena paku atau benda tajam lainnya yang dapat melukai kita.

Artikel Terkait: Muncul di Musim Hujan, Ini Gejala Penyakit Leptospirosis yang Harus Diwaspadai

5. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)

Waspada 6 Penyakit Pasca Banjir yang Mengintai, Diare hingga DBD!

Gejala ISPA adalah demam dan batuk, serta dapat disertai sesak nafas atau nyeri dada.

Cara mengatasinya, Parents baiknya menutup mulut bila batuk atau bersin, tidak meludah sembarangan, tingkatkan kekebalan tubuh, banyak istirahat dan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Penyakit Kulit

Kotoran pada air dapat menyebabkan penyakit kulit, mulai dari yang ringan seperti gatal-gatal, hingga yang berat seperti infeksi kulit.

Cara mencegah penyekit kulit ini adalah dengan rutin membersihkan diri setelah terkena air banjir. 

Apabila mengalami gejala berupa gatal-gatal atau ruam pada kulit, segera berkonsultasi ke dokter agar bisa diobati sesuai kondisi.

Artikel Terkait: 10 Penyakit Kulit Karena Polusi yang Mayoritas Penderitanya Gen Z

Itulah informasi mengenai penyakit setelah banjir dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

***

Baca Juga:

Waspada Pembuluh Darah Otak Pecah, Ketahui Gejala dan Cara Pengobatannya

Apa Penyebab GERD pada Bayi dan Bisakah Sembuh Sendiri? Ini Penjelasannya

[Video] Banjir bandang melanda Sulawesi Selatan, banyak rumah terseret arus

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Theva Nithy

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Waspada 6 Penyakit Pasca Banjir yang Mengintai, Diare hingga DBD!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti