7 Penyebab anak tidak mau makan, ini cara Parents mengatasinya

7 Penyebab anak tidak mau makan, ini cara Parents mengatasinya

Catat berbagai penyebab dan cara mengatasi anak yang sulit makan berikut ini.

Anak susah makan tentu saja bikin pusing. Benar tidak, Bunda? Untuk mengembalikan nafsu atau keinginanan anak untuk makan, tidak ada salahnya jika lebih dulu mengetahui apa saja penyebab anak tidak mau makan.

Setelah melewati usia 6 bulan, kebutuhan ASI tentu saja tidak akan cukup. Oleh karena itu, anak membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak. Mulai dari karbohidrat, protein, serat, lemak dan mikro nutrien lainnya.

Sayangnya, proses memberikan makanan pada anak ini tidak semudah yang dibayangkan. Tak jarang, ada masanya anak sangat memilih makanan yang akan dikonsumsinya, termasuk mulai mogok makan. Alasan yang menyebabkannya tentu saja perlu diperhatikan.

Dibandingkan saat growth spurt atau percepatan pertumbuhan anak, beberapa anak yang lebih besar, seperti pada usia 2 sampai 6 tahun bisa mengalami sulit makan.

Hal ini bisa ditengarai karena kondisi tubuh si kecil sudah tidak mengalami pertumbuhan yang cepat setelah tahun pertanmanya. Otak si kecil memiliki area pengatur nafsu makan untuk mengarahkannya makan dalam jumlah yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menyimpan cadangan energi.

Nafsu makannya ini memang bisa menurun karena faktor kecepatan pertumbuhannya, atau biasa disebut juga dengan anoreksia psikologis.

Pertambahan berat anak pun bisa lebih rendah, dibandingkan saat satu tahun pertamanya.

Di tahun pertamanya, ia bisa meningkatkan berat badan hingga 5-6 kilogram. Sementara untuk tahun-tahun berikutnya, kenaikannya hanya berkisar rata-rata 2 kilogram per tahunnya atau dalam beberapa bulan tidak mengalami kenaikan.

7 Penyebab anak tidak mau makan

penyebab anak tidak mau makan

penyebab anak tidak mau makan

Ada beberapa penyebab anak mengalami sulit makan, mulai dari kondisi yang normal terjadi hingga kondisi parah yang butuh penanganan.

1. Stress

Tak hanya masalah fisik yang bisa menyebabkan kondisi ini, masalah psikis pun bisa ditengarai menjadi penyebabnya. Stres akan berdampak pada emosi negatif si kecil yang menyebabkannya kehilangan nafsu makan hingga menjadi sulit tidur.

Stres pada anak bisa disebabkan oleh beberapa kondisi seperti kematian hewan peliharaan, kematian anggota keluarga. Masalah di sekolah seperti tekanan orangtua akibat nilai akademis dan bullying pun bisa menyebabkannya.

Artikel Terkait : Anak sulit makan dan picky eater? Coba lakukan 5 tips dari Psikolog ini

2. Depresi

Selain stress, kondisi depresi pun menjadi penyebab psikologis lain yang menyebabkannya. Tak hanya orang dewasa, anak pun bisa mengalaminya Parents.

Namun orangtua terkadang masih sulit membedakan antara perasaan sedih yang dialami dengan kondisi depresi. Ciri khas yang bisa terlihat ialah gangguan pada kehidupan normal, termasuk gangguan pada kebiasaan makan.

Ciri lain yang bisa Parents perhatikan ialah kehilangan minat pada sesuatu yang membuatnya bersemangat sehari-hari. Bila memang ciri-ciri tersebut dialami si kecil, sebaiknya segera konsultasikan ya.

3. Anemia

7 Penyebab anak tidak mau makan, ini cara Parents mengatasinya

Penyebab lain yang sebaiknya diperhatikan orangtua ialah anemia. Bila si kecil sulit makan diikuti dengan merasa lemas, letih, lesu, dan lunglai, waspadailah gejala kondisi ini.

Si kecil pun biasanya akan lebih lekas marah dan menjadi rewel dari biasanya. Anemia sebaiknya tidak disepelekan karena bisa memengaruhi kecerdasan si kecil maupun aspek tumbuh kembangnya yang lain.

4. Cacingan

Penyakit cacingan merupakan masalah kesehatan lain yang bisa memengaruhi nafsu makan si kecil. Adanya cacing tambang yang bersarang di tubuh si kecil bisa menyebabkan sejumlah masalah pada pencernaan.

Selain kondisi nafsu makannya yang bisa memburuk, masalah pencernaan lainnya bisa terjadi seperti peradangan, disentri, hingga perdarahan usus. Biasanya berat badan si kecil pun sulit naik atau turun drastis saat mengalaminya.

5. Konstipasi

Kesulitan buang air besar atau konstipasi akan memengaruhi banyak hal, termasuk keinginan si kecil untuk makan. Saat ia tidak BAB dua hingga tiga hari berturut-turut, biasanya ada yang tidak beres dengan fungsi sistem pencernaannya.

Bila ini terjadi, sebaiknya obati dulu sembelitnya ya Parents.

Artikel Terkait : Anak susah makan? 8 Tips ini bisa membantu Parents dalam mengatur pola makan anak

6. Anorexia Nervosa

Pada kasus yang cukup ekstrem, anak juga bisa mengalami masalah psikologis terkait asupan makan seperti anoreksia nervosa. Pada kondisi ini anak biasanya enggan makan, bahkan saat mengonsumsi makanan ia akan merasa bersalah setelah memakannya.

Gangguan psikologis ini disebabkan oleh faktor genetika, ketidakseimbangan kimia otak, dan masalah perkembangan. Bila si kecil mengalaminya sebaiknya tidak dibiarkan dan segera dikonsultasikan,

7. Pengobatan

Si kecil tengah dalam masa pengobatan dan menjadi lebih sulit makan? Jangan terlalu khawatir Bun karena memang kondisi ini umum terjadi, khususnya bila ia mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu.

Beberapa jenis obat, misalnya antibiotik jenis tertentu diketahui bisa menyebabkan nafsu makan si kecil menurun. Biasanya saat pengobatan selesai dan kondisi kesehatannya membaik, nafsu makannya akan pulih kembali.

Cara mengatasi anak susah makan

7 Penyebab anak tidak mau makan, ini cara Parents mengatasinya

Ada beberapa cara yang bisa Parents praktikkan untuk membantu nafsu makan si kecil membaik, di antaranya :

  • Buatlah suasana makan yang menyenangkan, bisa dengan membuat makanan tampak menarik atau cara pemberian makanan yang tidak memaksa hingga menimbulkan trauma.
  • Melibatkan si kecil dalam prosesnya bisa membuat keinginan makannya menjadi terangsang, selain itu bonding pun bisa tercipta.
  • Jangan terlalu sama saat memberikan makan pada si kecil. Maksimal 30 menit saja. Jika makanan memang belum habis, tidak perlu memaksanya untuk tetap makan.
  • Bila khawatir akan asupan zat gizinya, cobalah memberikan vitamin yang sudah teruji.
  • Cobalah membiasakan makan bersama keluarga untuk meningkatkan kebersamaan dan menjadikannya pengalaman menyenangkan.
  • Batasi asupan camilan, terutama camilan-camilan yang kurang sehat.
  • Biasakan waktu makan si kecil dan sajikan makanan dalam porsi yang lebih kecil.
  • Berkomunikasi dengan anak mengenai menu pilihannya.

Nah Parents, yuk, coba cermati kondisi si kecil terkait masalah makan yang dialaminya. Konsultasikanlah bila beberapa cara sudah dilakukan namun kondisinya tak kunjung membaik.

Sumber : Momjunction, The Healthsite, Parenting Firstcry

Baca Juga :

Bingung menghadapi anak susah makan sayur? Ini 7 tips jitu yang bisa Anda coba

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner