Sering merasakan bayi cegukan di dalam kandungan? Ini penyebabnya!

lead image

Ternyata, bayi dalam kandungan pun bisa mengalami cegukan. Apa penyebabnya? Lantas apakah berbahaya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Selain gerakan menendang, kemungkinan besar ibu hamil juga akan merasakan bayi cegukan dalam kandungan. Apa penyebab dan usia kandungan berapa bayi mengalami cegukan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Bayi cegukan dalam kandungan bisa muncul di awal trimester pertama, namun biasanya ibu baru bisa merasakan cegukan pada janin ketika memasuki trimester kedua dan ketiga. Ibu hamil akan merasa perutnya seperti kejang saat bayi cegukan dalam kandungan.

R.Y. Langham, seorang psikolog keluarga dari Capella University mengatakan, “Hampir semua ibu hamil akan merasakan bayi cegukan dalam kandungan, minimal sekali selama masa kehamilan. Bahkan ada juga janin yang mengalami cegukan setiap hari, atau dalam intensitas waktu tertentu.”

Apa penyebab terjadinya bayi cegukan dalam kandungan?

payudara hamil Sering merasakan bayi cegukan di dalam kandungan? Ini penyebabnya!

Langham juga mengatakan, bayi cegukan dalam kandungan bisa terjadi karena adanya kontraksi pada diafragma. Sistem saraf pusat yang telah lengkap, membuat janin bisa bernapas di dalam kantung ketuban yang dipenuhi cairan. Ketika cairan keluar dan masuk paru-paru bayi, diafragmanya berkontraksi dan menimbulkan cegukan.

Cegukan pada janin bukan merupakan hal berbahaya yang harus diwaspadai. Namun merupakan sebuah proses normal, yang membantu janin menyiapkan fungsi paru-paru ketika ia lahir nanti. Juga membantu mengatur detak jantungnya di trimester ketiga kehamilna.

Meski demikian, bayi cegukan dalam kandungan juga bisa merupakan tanda bahwa ia tidak mendapatan udara yang cukup. “Bila ibu hamil merasa perutnya kejang dalam waktu yang cukup lama, segeralah periksa ke dokter untuk memeriksa kemungkinan kondisi tali pusat yang melilit leher bayi,” kata Langham.

Cegukan pada janin, bisa jadi semakin sering dirasakan saat mendekati hari persalinan. Karena hal ini merupakan refleks tubuh bayi yang akan menyusu setelah lahir. Cegukan juga membantu bayi menyusu dengan baik, dan mencegah ASI masuk ke saluran paru-paru.

Artikel terkait: Ternyata ini 3 alasan bayi dalam kandungan menendang perut Bunda

Makna di balik cegukan yang dialami bayi dalam kandungan

janin cegukan 2 Sering merasakan bayi cegukan di dalam kandungan? Ini penyebabnya!

Ketika sistem saraf pusat (Central Nervous System) bayi sudah memproduksi hal yang diperlukan untuk pernapasan bayi, cegukan mulai terjadi. Cegukan pada janin terasa seperti ketukan lembut di perut ibu, atau gerakan yang jelas di bagian perut bawah.

Cegukan ini akan semakin sering terjadi pada trimester ketiga, namun tidak perlu dikhawatirkan. Berikut adalah makna di balik cegukan si buah hati saat masih berada dalam kandungan:

1. Refleks bayi

Bayi yang sangat aktif, sejak dalam kandungan sering menendang dan cegukan. Tandanya ia sudah tidak sabar untuk lahir. Dan mekanisme refleksnya untuk menyusui sudah terbentuk, gerakan menghisap saat menyusui sudah ia praktekkan sejak masih di dalam rahim, sehingga membuatnya cegukan.

Maka ketika ia lahir, di beberapa bagian tubuh akan terlihat lebih kemerahan karena diiisap olehnya dalam proses latihan menyusui.

janin cegukan Sering merasakan bayi cegukan di dalam kandungan? Ini penyebabnya!

2. Diafragma yang berkontraksi

Seperti yang telah disebutkan di atas, janin cegukan juga terjadi akibat proses bernapas di dalam cairan ketuban. Cairan ketuban yang masuk dan keluar dari paru-paru bayi, membuat diafragma berkontraksi dan menghasilkan cegukan.

3. Kompresi tali pusat

Kondisi ini cukup berbahaya, jika tidak ditanggapi dengan serius, bisa mengancam nyawa bayi. Kompresi tali pusat terjadi akibat tali pusat yang melilit di leher bayi, sehingga asupan udara dan darah ke bayi menjadi terhambat.

Bila Bunda merasakan adanya penurunan frekuensi cegukan atau bayi tidak menendang seperti biasanya, maka Bunda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

****

Semua gerakan janin selama masa kehamilan adalah tanda bahwa ia tumbuh dengan sehat. Bila Bunda merasakan keanehan, atau pergerakan yang tidak biasa, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter.

Semoga bermanfaat.

 

Sumber referensi: Detik, Momjunction

Baca juga:

Menakjubkan! Ternyata begini cara janin menerima makanan dari ibu [Video]