Waspada! Ini 7 tanda janin meninggal dalam kandungan, Bumil harus tahu

Waspada! Ini 7 tanda janin meninggal dalam kandungan, Bumil harus tahu

Ketahui beberapa tanda janin meninggal dalam kandungan berikut ini!

Kematian dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Termasuk pada janin yang masih ada di dalam kandungan. Meskipun menyakitkan dan tak diinginkan, tetapi tak ada salahnya bila Anda mengetahui tanda janin meninggal dalam kandungan agar lebih waspada.

Sebab tanda yang ditimbulkan tidak hanya pendarahan atau kurangnya gerakan janin seperti yang kita ketahui selama ini.

Kematian janin dalam kandungan

Tanda janin meninggal dalam kandungan1

Ketika seorang janin meninggal di dalam rahim, itu disebut sebagai keguguran dan stillbirth (lahir mati).

Keguguran adalah istilah medis yang digunakan untuk janin yang meninggal dengan sendirinya dalam 20 minggu pertama kehamilan.

Adapun stillbirth adalah istilah medis yang digunakan untuk janin yang meninggal setelah 20 minggu kehamilan. Istilah ini juga digunakan untuk janin yang meninggal sebelum atau selama persalinan.

Baik keguguran maupun stillbirth merupakan pengalaman yang tragis dan menyakitkan secara emosional bagi orangtua janin.

Artikel terkait: Viral! Foto perawat yang menangis teringat bayinya yang lahir stillbirth

bayi BAB dalam kandungan

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Studi menunjukkan bahwa 10-25% dari semua kehamilan yang diakui secara klinis akan berakhir dengan keguguran. Ini biasanya terjadi sebelum 12 minggu kehamilan.

Di sisi lain, stillbirth mempengaruhi sekitar 1 dari 100 kehamilan.

Setidaknya setiap tahun sekitar 24.000 janin dikabarkan mengalami stillbirth di Amerika Serikat. Jumlah itu sama dengan jumlah bayi yang meninggal selama tahun pertama kehidupannya.

Ada begitu banyak faktor yang dapat menyebabkan keguguran dan stillbirth. Misalnya, infeksi, masalah plasenta, masalah hormon, usia ibu, gaya hidup, dan lainnya.

Tanda janin meninggal dalam kandungan yang harus diwaspadai

Berikut ini beberapa tanda keguguran dan stillbirth yang perlu Anda ketahui.

Waspada! Ini 7 tanda janin meninggal dalam kandungan, Bumil harus tahu

1. Pendarahan 

Salah satu tanda umum keguguran dan stillbirth ialah adanya pendarahan dari vagina. Namun tidak semua pendarahan menandakan kedua hal ini.

Pendarahan selama kehamilan umumnya adalah suatu hal yang umum terjadi. Terlebih bila terjadi di awal kehamilan.

Namun waspadai bila pendarahan cukup banyak dan terjadi secara terus menerus. Bisa jadi itu merupakan salah satu tanda keguguran atau stillbirth.

2. Keluarnya cairan dari vagina

Janin dilindungi oleh cairan ketuban selama berada di dalam rahim. Ini bermanfaat untuk kemanan dan pertumbuhannya selama kehamilan.

Keluarnya cairan di dalam vagina bisa menjadi salah satu tanda bahaya bayi meninggal atau berhenti berkembang. Sebab cairan ketuban umumnya akan keluar dari vagina bila persalinan sudah dekat.

3. Kram dan sakit di perut bisa menjadi tanda janin meninggal dalam kandungan

Kram dan sakit perut selama kehamilan sebenarnya ialah suatu kondisi yang umum terjadi. Namun hati-hati bila hal itu terjadi secara terus menerus dan menganggu aktivitas Anda.

Itu bisa menandakan suatu masalah dalam kehamilan Anda.

4. Pusing, demam, pingsan

tanda janin meninggal dalam kandungan

Tubuh Anda akan memberikan sinyal bila ada sesuatu yang salah. Termasuk bila ada sesuatu yang membahayakan kandungan Anda.

Keguguran atau stillbirth yang disebabkan oleh infeksi biasanya akan menimbulkan gejala pusing, demam, dan bahkan pingsan.

Bila itu terjadi, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter kandungan Anda.

5. Penurunan hormon HCG bisa menjadi tanda janin meninggal dalam kandungan

Saat hamil, tubuh akan memproduksi hormon HCG. Hormon ini akan terus meningkat hingga memasuki usia 16 minggu kehamilan dan stabil hingga persalinan.

Bila kadar hormon HCG ini menurun, bisa jadi Anda tengah mengalami keguguran atau stillbirth.

6. Perubahan pergerakan janin

tanda janin meninggal dalam kandungan

Anda mungkin akan mulai merasakan gerakan janin saat dia telah berusia 16 atau 22 minggu kehamilan.

Janin umumnya akan lebih aktif bergerak di malam hari ketika Anda beristirahat. Dia juga mungkin akan bergerak ketika Anda mandi, makan, minum, atau mendengarkan lagu.

Gerakan ini akan mulai teratur ketika telah memasuki usia 26 minggu. Anda juga mungkin akan mengenali pola pergerakannya setiap hari.

Dokter biasanya akan meminta Anda untuk mulai menghitung gerakan janin setelah memasuki trimester ketiga kehamilan.

Gerakan janin dianggap normal bila terjadi sebanyak 10 kali dalam kurun waktu satu jam atau kurang.

Segera waspadai bila gerakan janin kurang dari itu atau berubah dari kebiasaannya. Terlebih bila Anda tidak bisa merasakan gerakan janin sama sekali selama 1×24 jam.

7. Detak jantung janin tidak terdeteksi

Bila Anda mengalami beberapa tanda di atas, segera konsultasikan hal tersebut pada dokter kandungan Anda. Biasanya dokter akan langsung melakukan USG dan memeriksa detak jantung janin.

Bila detak jantung janin tidak terdeteksi, maka itu artinya janin mungkin sudah meninggal di dalam kandungan.

***

Itulah informasi mengenai tanda janin meninggal dalam kandungan, waspadai setiap gejalanya demi keselamatan bayi Anda.

TAP ID APP BANNER NEW (7)

Referensi: American Pregnancy Association, Centers for Disease Contol and Prevention (CDC), Medical News Today

Baca juga

Tak hanya sesak napas, ini 8 tanda bumil kelebihan air ketuban, ketahui risikonya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner