10 Refleks bayi baru lahir yang perlu diketahui oleh orangtua

10 Refleks bayi baru lahir yang perlu diketahui oleh orangtua

Refleks bayi baru lahir sungguh menakjubkan. Hal tersebut memengaruhi caranya menyusui, juga gerakan tubuhnya dalam merespon.

Ada banyak refleks bayi baru lahir yang perlu diketahui Bunda. Pastikan Anda tidak salah menafsirkan setiap isyarat dan gerakan bayi. Sebab, salah dalam memaknai gerakan bayi bisa memengaruhi tindakan Bunda dalam memberikan apa yang bayi butuhkan.

Selain memerhatikan gerakan bayi, Bunda juga harus mempercayai insting sebagai ibu. Bila bayi baru selesai menyusui dan kenyang, namun mulutnya terbuka, Bunda tak perlu lagi menyusuinya.

10 Refleks bayi baru lahir yang perlu Bunda ketahui

refleks bayi baru lahir

1. Rooting Reflex

Refleks bayi yang satu ini adalah ketika pipi bayi disentuh, dia akan menoleh ke arah sentuhan dengan mulut terbuka. Hal ini kadang menandakan dia lapar dan ingin menyusu.

Namun, tidak selalu demikian. Bisa jadi dia baru saja menyusu dengan kenyang, dan saat Bunda menyentuh pipinya dia akan tetap menoleh dengan mulut terbuka karena ini merupakan gerakan refleks dari tubuhnya.

2. Refleks bayi menghisap puting ibu

refleks bayi baru lahir

Rooting reflex bisa membantu si kecil menemukan puting ibu dan mulai melakukan pelekatan untuk menyusu. Bunda bisa menyentuh pipinya dengan jari, puting atau dot agar dia bisa mulai menyusu. Secara refleks, dia akan langsung melakukan isapan.

Akan tetapi, refleks ini baru bisa berkembang sempurna ketika bayi berusia 36 minggu. Dan bagi bayi lahir prematur, kemungkinan dia akan memiliki refleks menghisap yang lemah. Namun Bunda tidak perlu khawatir, karena refleks ini akan berkembang penuh ketika ia sudah mencapai 36 minggu.

Bayi juga memiliki refleks untuk mengisap tangan atau jarinya sendiri. Namun hal ini dilakukan bukan karena dia lapar, tapi bayi menikmati proses menghisap jari karena itu membuatnya merasa tenang.

3. Refleks bayi kaget (Moro Reflex)

refleks bayi

Ketik bayi merasa kaget dengan suara keras, atau gerakan tiba-tiba, dia akan mendongak, tangan dan kaki terbuka kemudian menangis.

Setelah itu, dia akan menangkupkan kedua tangan dan kakinya dalam posisi memeluk untuk melindungi diri sendiri. Bunda bisa mengurangi hal ini dengan membedong bayi. Bedong mencegah bayi kaget dan terbangun, juga membantu bayi merasa lebih aman dan terlindungi.

4. Refleks muntah 

Refleks muntah terjadi ketika bayi menelan terlalu banyak ASI. Hal ini terjadi ketika ibu mengalami suplai ASI berlebih atau ASI memancar terlalu kuat. Kondisi ini menyebabkan tenggorokan bayi tertutup agar tidak tersedak, dan lidahnya mengeluarkan kelebihan ASI. Biasa juga dikenal dengan gumoh.

Bunda tidak perlu khawatir bila ini terjadi, gendong ia dalam posisi duduk dan buat ia sendawa. Bayi Anda akan baik-baik saja.

Artikel terkait: 3 Cara Membuat Bayi Sendawa yang Aman dan Efektif

5. Refleks bayi merangkak

refleks bayi nama bayi populer 2018

Saat pertamakali diletakkan dalam posisi tengkurap, bayi akan menekuk kedua kakinya dan diletakkan di bawah perut. Sehingga ia dalam posisi seperti meringkuk tapi tengkurap. Dia kelihatan sedang berusaha merangkak, namun dengan cara yang sangat menggemaskan.

Bunda bisa memberi sedikit tekanan pada kakinya, dan membantu bayi mendorong tubuhnya ke depan. Hindari meninggalkan bayi sendirian di kasur atau di meja ganti popok. Meskipun dia masih kecil, tapi dia masih bisa berguling dan bergerak yang bisa membuatnya jatuh dari ketinggian.

6. Refleks babinski (jari-jari kaki)

Bila Bunda mengelus telapak kaki bayi dari tumit hingga jari, maka Bunda akan melihat respon dari kakinya. Jempol kakinya akan menekuk sedangkan jari-jari lainnya terbuka. Refleks ini akan tetap ada hingga si kecil berusia dua tahun. Refleks ini juga membantu mencegah bayi jatuh ketika dia siap mengambil langkah pertamanya.

7. Refleks bayi berjalan

refleks bayi baru lahir fakta unik bayi bulan mei

Disebut juga refleks menari, karena si kecil terlihat sedang menari dan berjalan mundur. Ketika Bunda memegangnya dalam posisi tegak berdiri, dan kakinya berada pada permukaan datar, dia akan berusaha berjalan.

8. Refleks bayi mencengkeram 

Refleks ini ada sejak bayi baru lahir. Jika Anda meletakkan satu jari di tangan bayi, dia akan langsung mencengkram jari tersebut. Setiap kali ada sentuhan di telapak tangannya, dia akan refleks mengenggam benda apapun yang ada di dekat tangannya.

refleks bayi baru lahir

9. Respon traksi

Dokter biasanya memegang kedua pergelangan tangan bayi dan mengangkatnya hingga ke posisi duduk. Hal ini dilakukan untuk memeriksa respon traksinya, yakni pergerakan kepala dan lehernya saat dia ditegakkan.

10. Refleks galant

Dokter akan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk memantau tumbuh kembang saraf tulang belakang si kecil. Salah satunya adalah dengan melihat refleks galant si kecil. Caranya dengan memosisikan bayi tengkurap, dan mengelus bagian samping punggung bayi. Bila sarafnya tumbuh dengan baik, tubuh bayi akan melengkung dan pelvisnya tertarik ke arah sentuhan berasal.

***

Refleks bayi yang mana saja yang sudah Bunda lihat? Bagikan di kolom komentar ya.

 

*Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

10 Hal penting tentang bayi baru lahir yang orangtua wajib tahu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner