Apa Itu Flu Singapura dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa Itu Flu Singapura dan Bagaimana Mengatasinya?

Flu Singapura sering menyerang anak-anak. Bagaimana gejala, cara menular dan bagaimana penanganan penyakit ini? Berikut arahan dr.Effendi, SpA.

Apa itu Flu Singapura?

Flu Singapura adalah infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini biasa disebut dengan HFMD (Hand, Foot and Mouth Disease) karena biasa menyerang kaki, tangan dan mulut.

Penderita flu singapura biasanya pada kulitnya muncul lenting-lenting yang berisi air dan luka-luka di sekitar mulut (mukosa), telapak tangan dan telapak kaki. Tapi, bisa juga bintil itu muncul di siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha.

Penyakit ini seringkali menyerang anak-anak karena daya tahan anak yang masih lemah, tetapi penyakit ini bisa juga menyerang orang dewasa walaupun dalam jumlah yang sedikit.

Bernama flu singapura bukan karena penyakit ini berasal dari Singapura, tetapi penyakit ini pernah mewabah di Singapura sekitar tahun 2000-an di Singapura.

Saat itu pemerintah Singapura sampai mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara kolam renang dan tempat bermain anak-anak untuk mencegah penularan lebih luas.

Gejala flu singapura

Umumnya, penyakit flu Singapura di awali dengan munculnya demam tinggi. Setelah itu, sekitar satu atau dua hari, akan muncul tukak atau luka di sekitar gusi, lidah, dan pipi bagian dalam.

Kondisi inilah yang bisa membuat Anda kesakitan saat minum, makan, atau menelan. Sehingga terkesan penderita tidak nafsu makan, rewel dan mudah marah.

Tidak lama setelah itu, lenting-lenting muncul di sekitar telapak tangan dan kaki, serta jika parah terkadang pada bokong dan selangkangan.

Apa beda flu singapura dengan cacar air?

Perbedaan fisik yang kelihatan adalah pada ukuran luka/lenting. Pada penderita flu Singapura ukuran lentingnya lebih kecil daripada cacar air.

Seperti namanya, penyakit ini menyerang terutama telapak tangan, mulut, dan telapak kaki.

Penyebab flu singapura

Flu singapura di sebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Enterovirus, yang paling umum adalah virus coxsackie.

Virus ini menular dari orang ke orang melalui sekresi hidung dan tenggorokan (air liur, dahak, atau ingus), cairan lepuhan, feses (tinja).

Penularan terjadi saat melakukan kontak tubuh, batuk atau bersin, menceboki penderita tanpa membersihkan tangan dengan benar, atau menyentuh benda-benda dan permukaan yang terkontaminasi.

Bagaimana merawat anak yang terkena flu singapura?

TIdak ada obat khusus untuk menyembuhkan penderita HMFD. Menurut dr.Effendi, SpA. yang paling penting untuk merawat anak dengan HFMD ini adalah sedia selalu penurun panas (bisa parasetamol atau ibuprofen), dan berikan banyak minum (cairan) untuk mencegah dehidrasi.

Jika luka parah dan membuat anak sangat tidak nyaman, dokter biasanya hanya memberikan salep yang bersifat meredakan luka lenting tersebut.

Sebisa mungkin isolasi anak untuk sementara untuk mencegah penularan pada anggota rumah lain, terutama anak-anak. Kemudian jangan lupa menjaga kebersihan, serta memastikan anak istirahat dengan cukup dan makan makanan yang sehat dan gizi seimbang.

Selama masa 8-10 hari biasanya anak sudah mulai sembuh dengan sendirinya. Tetapi jika selama masa tersebut Parents masih merasa belum ada tanda-tanda semakin membaik sebaiknya segera konsultasi kan dengan dokter Anda.

Parents, Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.

Referensi: Medscape

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner