Saat anak menginjak usia 6 bulan, Parents pasti ingin memantau perkembangannya. Anda juga perlu mengetahui pertumbuhan berat badan ideal bayi 6 bulan.
Yuk, baca lengkapnya di bawah ini!
Berat Badan Bayi 6 Bulan yang Normal Berapa?
Melansir data WHO yang digunakan sebagai standar pertumbuhan internasional, berat badan normal untuk bayi laki-laki usia 6 bulan adalah 7,0-9,2 kg dengan rata-rata 8,0 kg, sedangkan untuk bayi perempuan adalah 6,5-8,8 kg dengan rata-rata 7,5 kg.
Pada usia 6 bulan, bayi umumnya telah mencapai dua kali lipat berat lahirnya dan akan terus bertambah sekitar 100-150 gram per minggu, lebih lambat dibanding bulan-bulan sebelumnya yang mencapai 150-200 gram per minggu.
Bagaimana Cara Menambah Berat Badan Bayi 6 Bulan?

Berikut ini beberapa cara yang bisa Parents lakukan untuk menambah berat badan bayi 6 bulan:
1. Tingkatkan Frekuensi Menyusui atau Memberikan Susu Formula
Melansir Healthline, untuk bayi di bawah 6 bulan, frekuensi menyusui atau pemberian susu formula harus ditingkatkan menjadi setiap 2-3 jam atau 8-12 kali sehari.
Pastikan bayi mengosongkan satu payudara sepenuhnya sebelum pindah ke payudara lainnya agar mendapat hindmilk yang lebih kaya lemak dan kalori.
2. Perkenalkan Makanan Padat Berkalori Tinggi
Pada usia 6 bulan, mulai perkenalkan makanan padat seperti pisang tumbuk, alpukat, ubi jalar, dan sereal yang diperkaya zat besi.
Campurkan ASI atau susu formula ke dalam makanan untuk menambah kalori dan memudahkan bayi menelan tekstur baru.
3. Gunakan Teknik Kompresi Payudara Saat Menyusui
Melansir KellyMom, lakukan pijatan dan kompresi payudara selama menyusui untuk meningkatkan aliran ASI dan membantu bayi mendapatkan lebih banyak hindmilk yang kaya kalori.
Teknik ini juga membantu bayi yang cenderung mengantuk saat menyusui.
4. Berikan Makanan Tinggi Lemak Sehat
Tambahkan lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, atau mentega ke makanan bayi.
Telur yang dimasak dengan lembut juga merupakan sumber protein dan lemak yang baik untuk menambah berat badan bayi secara sehat.
5. Hindari Pemberian Air Putih Berlebihan

Melansir WebMD, hindari memberikan air putih atau jus buah berlebihan karena dapat membuat bayi kenyang dan mengurangi asupan ASI atau susu formula yang lebih bernutrisi.
Prioritaskan ASI atau susu formula sebagai sumber cairan utama.
6. Pastikan Pelekatan Menyusui yang Benar
Konsultasikan dengan konselor laktasi untuk memastikan pelekatan menyusui yang benar.
Pelekatan yang salah dapat mengurangi efisiensi menyusui dan menyebabkan bayi tidak mendapatkan cukup ASI, yang berdampak pada pertambahan berat badan yang lambat.
7. Evaluasi Kondisi Kesehatan yang Mendasari
Jika cara-cara di atas tidak berhasil, konsultasikan dengan dokter anak untuk memeriksa kemungkinan masalah kesehatan seperti refluks, alergi makanan, infeksi telinga, atau masalah pencernaan yang dapat mempengaruhi nafsu makan dan penyerapan nutrisi bayi.
Apa Saja Makanan Bayi 6 Bulan untuk Menambah Berat Badan?
Makanan bayi 6 bulan yang bisa membantu menambah berat badan adalah alpukat, pisang, bubur daging, serta makanan lainnya yang tinggi kalori dan nutrisi.
Melansir Healthline, berikut ini beberapa daftar makanan yang bisa membantu menambah berat badan bayi 6 bulan:
- Pisang: Sumber energi yang baik, mudah dicerna, dan mengandung kalium serta vitamin C yang tinggi
- Alpukat: Mengandung lemak sehat yang penting untuk perkembangan otak dan mudah dicerna, dengan rasa yang lembut
- Oatmeal: Mengandung beta glucan yang dapat memperkuat sistem imun dan mudah dikombinasikan dengan makanan lain
- Ubi Jalar: Kaya karbohidrat dan vitamin A, mudah dihaluskan menjadi puree yang bergizi
- Daging Ayam/Ikan: Kaya protein dan lemak sehat, ikan juga mengandung DHA untuk perkembangan otak
- Telur: Mengandung protein berkualitas tinggi dan DHA yang penting untuk perkembangan otak di masa awal
- Selai Kacang: Kaya protein dan lemak sehat, harus diencerkan dengan air hangat atau ASI untuk menghindari tersedak
- Yogurt: Mengandung probiotik yang membantu pencernaan dan meningkatkan imunitas serta membantu masalah perut
- Lentil/Kacang-kacangan: Kaya protein, magnesium, kalsium, zat besi, serat, dan kalium yang dapat diberikan sebagai sup
- Ghee/Minyak Zaitun: Mengandung lemak sehat dengan nilai gizi tinggi, dapat ditambahkan sedikit ke bubur atau makanan lain.
Bayi 6 Bulan Normalnya Sudah Bisa Apa?

Melansir WebMD, bayi 6 bulan normalnya sudah dapat:
- Duduk sendiri dengan bantuan atau tanpa bantuan penuh
- Berguling dari telentang ke tengkurap dan sebaliknya
- Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
- Mengeluarkan suara babbling yang terdengar seperti “mama” atau “dada”
- Mengenali wajah orang-orang familiar dan menunjukkan kecemasan terhadap orang asing
- Merespons ketika namanya dipanggil dengan tersenyum atau melihat ke arah sumber suara
- Mulai menunjukkan minat pada makanan padat
- Memiliki kontrol kepala yang baik dan dapat menopang berat badannya sendiri.
Nah, itulah informasi seputar pertumbuhan berat badan bayi 6 bulan yang ideal dan cara menambahnya.
Semoga bermanfaat, ya!
***
Baca Juga:
Bunda, Begini Tahapan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Menurut Para Ahli
17 Ciri-Ciri Bayi Cerdas dan Pintar yang Jarang Diketahui, Cek!
400 Nama Bayi Perempuan Jepang dari A-Z dan Rangkaiannya yang Cantik
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.