Sering minum teh saat hamil, amankah untuk Bumil? Ini penjelasan dokter

Sering minum teh saat hamil, amankah untuk Bumil? Ini penjelasan dokter

Banyak ibu hamil yang menanyakan tentang berapa banyak jumlah teh yang aman dikonsumsi ibu hamil. Berikut penjelasann tentang batasan minum teh saat hamil!

Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi teh, akan sangat sulit untuk mengurangi kebiasaan minum teh saat hamil. Namun sebenarnya, berapa banyak sih jumlah teh yang aman bagi ibu hamil? Berikut penjelasannya!

Dilansir dari Parents, teh mengandung polifenol yang baik untuk jantung, antioksidan yang dapat menurunkan risiko kanker, dan nutrisi lain yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Meskipun bermanfaat, Bumil tetap harus hati-hati saat mengonsumsi teh.

Minum teh saat hamil, ini daftar teh yang aman dikonsumsi Bumil

minum teh saat hamil

“Teh herbal dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan, ketika Bumil tidak ingin minum air putih. Selain itu, teh ini juga dapat memberikan nutrisi yang penting, termasuk kalsium, magnesium dan zat besi,” kata Amelia Hirota, D.Ac., seorang ahli herbal dan ahli akupunktur di Pusat Kesuburan Phoenix, di East Greenwich. 

Teh Rooibos adalah teh yang baik dikonsumsi selama kehamilan karena mengandung kafein yang rendah, dan kandungan antioksidannya cukup tinggi. Teh herbal jahe dan mint juga baik dikonsumsi saat hamil karena dapat meringankan mual di pagi hari.

Sementara itu, untuk mencegah insomnia, teh chamomile bisa dipilih. Dan untuk meningkatkan kontraksi yang lebih efektif selama persalinan, Anda bisa mengonsumsi teh daun raspberry merah.

“Banyak tenaga kesehatan percaya bahwa meminum teh daun raspberry merah selama kehamilan, membantu untuk mengencangkan otot rahim, yang dapat membantu kontraksi lebih efisien,” kata Hirota.

Artikel terkait: Amankah minum air hangat saat hamil? Ini yang perlu Bunda tahu

Jenis teh yang harus dihindari selama kehamilan

minum teh saat hamil

Beberapa teh herbal tidak aman dikonsumsi saat Anda hamil. Meskipun terdapat banyak teh yang tidak disarankan selama kehamilan, teh untuk diet lah yang sangat tidak dianjurkan selama kehamilan.

“Dalam dosis tinggi, beberapa zat dalam teh untuk diet, dapat menyebabkan perubahan elektrolit. Elektrolit meliputi klorida, natrium, dan kalium, diperlukan untuk fungsi sel dan organ tubuh. Parahnya, teh pencahar herbal ini juga dapat mempromosikan diuresis (peningkatan buang air kecil) atau diare, yang keduanya dapat menyebabkan dehidrasi,” kata Laurie Green, M.D., seorang dokter kandungan di San Francisco. 

Selain teh untuk diet, teh non-herbal (hitam, hijau dan oolong) juga baiknya dihindari karena kandungan kafeinnya yang tinggi.

Teh non-herbal (hitam, hijau dan oolong) mengandung sekitar 40 hingga 50 miligram kafein per cangkir. Jika Anda mengonsumsi 3-5 cangkir teh non herbal ini sepanjang hari, dan Anda akan mendapat sekitar 200 miligram kafein.

Sayangnya, sebuah penelitian dari Divisi Riset Kaiser Permanente di California Utara menemukan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein setiap hari, memiliki risiko 2 kali lipat untuk keguguran dibandingkan dengan mereka yang menghindari konsumsi kafein. 

Artikel terkait: Kafein untuk ibu hamil, berapa takaran yang aman untuk dikonsumsi?

Batasan konsumsi teh saat hamil

Sering minum teh saat hamil, amankah untuk Bumil? Ini penjelasan dokter

Apa pun teh yang Anda pilih, jangan dikonsumsi secara berlebihan. Sebuah studi tahun 2012 menunjukkan bahwa konsumsi teh yang tinggi (lebih dari 3 cangkir per hari) dapat mengganggu penyerapan asam folat. Asam folat merupakan nutrisi penting untuk mencegah cacat tabung saraf janin.

“Namun, jika Anda hanya mengonsumsi 2-3 cangkir teh per hari, Anda tidak perlu terlalu khawatir,” kata David Elmer, M.D., seorang Ob-Gyn di Nantucket Cottage Hospital di Nantucket, Massachusetts. 

Nah, sekarang sudah tahu ya Bunda takaran dan batasan minum teh saat hamil. Semoga tidak bingung lagi mengenai persoalan ini.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

Minum teh untuk sarapan, sudah cukupkah nilai gizinya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner