Bumil harus cukup minum air putih, ini manfaatnya bagi ibu dan janin

Bumil harus cukup minum air putih, ini manfaatnya bagi ibu dan janin

Minum air putih saat hamil memberikan banyak manfaat bagi ibu dan janin. Berapakah asupan tepat konsumsi air putih selama kehamilan?

Tubuh kita akan mengeluarkan cairan selama beraktivitas, karena itu konsumsi air putih tidak boleh dilewatkan setiap hari. Apalagi ketika sedang mengandung. Minum air putih saat hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh ibu dan janin.

Jika ibu hamil kurang minum air putih, maka dia rentan mengalami dehidrasi. Sedangkan asupan cairan yang cukup sangat dibutuhkan agar tubuh ibu bisa berfungsi dengan baik. Minum air putih saat hamil bisa membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh, meningkatkan sistem imun, dan melancarkan pencernaan.

Manfaat minum air putih saat hamil yang perlu diketahui Bumil

minum air putih saat hamil

Minum air putih saat hamil membantu ibu mengatasi heartburn, mual saat hamil, infeksi saluran kencing, dan menjaga agar suhu tubuh tetap dingin.

Berikut ini adalah beberapa manfaat lainnya:

1. Membantu tumbuh kembang janin

Umumnya, ibu akan bertambah berat badan sebanyak 12 kg selama hamil. Sebagian besar berat badannya adalah cairan. Terdiri dari 29% berat janin, 6% berat ari-ari/plasenta, 10% cairan ketuban, darah 10%, payudara 14%, lemak 8% dan lainnya sekitar 14%.

Cairan ketuban berfungsi untuk melindungi janin dari benturan atau trauma mekanik. Asupan air putih yang cukup selama kehamilan memiliki manfaat untuk mempertahankan jumlah cairan ini. Karena kondisi cairan ketuban menentukan hasil pemeriksaan perinatal, juga sebagai indikator perkembangan janin.

2. Menjaga stamina ibu hamil

Konsumsi air putih selama kehamilan sangat dianjurkan. Sebab selama hamil, ibu mudah kelelahan dan menderita sakit kepala. Asupan cairan yang cukup bisa mencegah hal ini terjadi.

Risiko yang bisa terjadi jika kekurangan cairan saat hamil

minum air putih saat hamil 4

Minum air putih saat hamil, membantu menjaga asupan cairan dalam tubuh ibu, dan mencegah dehidrasi. Karena selama hamil, volume darah ibu meningkat hingga 30%, dan volume plasma sebesar 40%. Peningkatan volume darah ini berfungsi menjaga plasenta dan organ maternal lainnya untuk bisa bekerja dengan sempurna.

Bila ibu hamil mengalami dehidrasi, berisiko mengalami penggumpalan darah dan persalinan prematur karena dehidrasi bisa menyebabkan kontraksi rahim.

Bila dehidrasi terjadi pasca melahirkan bisa menyebabkan ibu mengalami risiko stroke yang sangat berbahaya. Kurang minum air putih saat hamil juga bisa menyebabkan retensi urin dan infeksi saluran kemih.

Berapa banyak konsumsi air putih saat hamil yang disarankan?

minum air putih saat hamil 2

Kebutuhan cairan setiap ibu berbeda, karena kondisi kehamilan setiap ibu juga berbeda-beda. Namun, banyak pakar yang menyarankan agar ibu hamil mengonsumsi 8-10 gelas per hari, yang setara dengan dua liter sehari.

Akan tetapi, Bunda juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan sendiri. Bila jumlah tersebut dirasa kurang atau terlalu banyak, Bunda bisa menambah atau menguranginya. Bumil juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau bidan mengenai asupan air putih yang disarankan.

Hal penting yang harus diingat, kurangi minuman mengandung soda, kafein seperti kopi dan teh. Ganti minuman tersebut dengan air putih dan air kelapa yang lebih sehat bagi ibu hamil.

Ibu juga tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk minum terus-menerus. Kenali tubuh Anda saat butuh cairan. Yang terpenting, pastikan asupan cairan ke tubuh terpenuhi ya, Bumil.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi: Detik, Tiny Step

Baca juga;

Ini 8 manfaat menakjubkan air kelapa untuk ibu hamil, nomer 7 pasti bikin Bunda terkejut!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner