TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Jenis Keputihan Saat Hamil, Kenali Mana yang Normal dan Tidak

Bacaan 5 menit
7 Jenis Keputihan Saat Hamil, Kenali Mana yang Normal dan Tidak

Berbagai perubahan warna dan konsistensi keputihan dapat menunjukkan kondisi yang berbeda.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Seperti apa jenis keputihan saat hamil yang dikategorikan normal dan tidak?

Semua perempuan pasti pernah mengalami keputihan.

Secara umum, keputihan terjadi saat menjelang siklus menstruasi dan selama fase kehamilan. Ini merupakan kondisi yang wajar. 

Keputihan yang normal, dikenal dengan sebutan leukorrhea, dapat dikenali dari bentuknya.

Konsistensinya encer dengan warna bening atau putih susu, serta hanya memiliki bau yang ringan.

Ketika serviks dan dinding vagina melunak selama kehamilan, volume keputihan juga meningkat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi vagina dan rahim.

Kepala janin dalam kandungan mungkin juga menekan leher rahim saat trimester 3 mendekati akhir kehamilan, sehingga menyebabkan peningkatan volume keputihan.

Keputihan yang terjadi pada minggu-minggu terakhir kehamilan biasanya punya ciri tersendiri. Konsistensinya lengket seperti jeli dengan garis-garis darah.

Namun, Bunda tidak perlu khawatir, karena ini menunjukkan bahwa tubuh sedang mempersiapkan persalinan.

Hanya saja perlu digarisbawahi, berbagai perubahan warna dan konsistensi keputihan dapat menunjukkan kondisi yang berbeda.

Keputihan dengan warna tertentu dapat menjadi tanda ada masalah yang serius pada tubuh ibu, misalnya komplikasi kehamilan.

Oleh karena itu, Bunda harus mengamatinya secara teliti.

Artikel terkait: 4 Keputihan Tanda Hamil, Berbeda dengan Keputihan Sebelum Haid

Daftar isi

  • Apa Saja Jenis Keputihan yang Terjadi saat Hamil?
  • Pertanyaan Populer Terkait Jenis Keputihan saat Hamil

Apa Saja Jenis Keputihan yang Terjadi saat Hamil?

jenis keputihan saat hamil

Berikut ini jenis-jenis keputihan saat hamil yang dirangkum dari Medical News Today.

1. Bening atau Berwarna Putih Susu

jenis keputihan saat hamil

Warna keputihan yang bening atau putih susu menunjukkan keputihan yang normal dan sehat. Terutama jika baunya terbilang ringan.

Meski begitu, setiap perubahan dalam kuantitas atau konsistensi keputihan dapat menunjukkan adanya masalah.

Segera temui dokter jika ibu hamil yang belum cukup bulan mengalami peningkatan cairan bening yang keluar terus-menerus atau menjadi kental seperti jeli.

Jika terjadi kondisi semacam ini, dokter mungkin akan menyarankan persalinan prematur.

2. Berwarna Putih dan Kental

jenis keputihan saat hamil

Jenis keputihan saat hamil selanjutnya adalah yang berwarna putih dengan konsistensi yang kental.

Keputihan yang pekat menyerupai keju cottage ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi jamur.

Infeksi jamur cukup sering terjadi, apalagi tubuh menjadi lebih rentan selama kehamilan.

Gejala lain yang menunjukkan infeksi ini termasuk rasa gatal, terbakar, dan nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual.

Artikel terkait: Ini Cara Ampuh Mengatasi Keputihan Saat Hamil yang Aman Menurut Dokter

3. Keputihan Berwarna Hijau atau Kuning

7 Jenis Keputihan Saat Hamil, Kenali Mana yang Normal dan Tidak

Jika keputihan berwarna hijau atau kuning, ini menunjukkan kondisi gangguan kesehatan yang serius.

Infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia dan trikomoniasis bisa jadi merupakan pemicunya.

Gejala lain yang mungkin menjadi tanda IMS termasuk kemerahan atau iritasi pada alat kelamin.

Namun, IMS terkadang tidak menimbulkan gejala apa pun.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, IMS dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan yang dapat memengaruhi ibu dan janin.

Komplikasi ini kadang-kadang tidak muncul sampai bertahun-tahun setelah kelahiran.

Jangan disepelekan, karena bisa mempengaruhi sistem saraf dan perkembangan anak dan menyebabkan kemandulan.

4. Keputihan Berwarna Abu-abu

Jenis keputihan saat hamil berikutnya adalah yang berwarna abu-abu.

Keputihan ini dapat mengindikasikan adanya infeksi vagina yang disebut bakterial vaginosis.

Kondisi ini terutama ditandai dengan bau amis yang menyengat setelah berhubungan seksual.

7 Jenis Keputihan Saat Hamil, Kenali Mana yang Normal dan Tidak

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Ingin Berpuasa Saat Hamil?  Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)
Ingin Berpuasa Saat Hamil? Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)

Bakterial vaginosis merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri di area kewanitaan.

Membersihkan vagina dengan antiseptik dan bergonta-ganti pasangan bisa memicu timbulnya gangguan ini.

Artikel terkait: Berhubungan saat keputihan amankah dilakukan? Ini risikonya, waspada!

5. Berwarna Cokelat

jenis keputihan saat hamil

Keputihan berwarna cokelat disebabkan darah yang lama atau tua keluar dari dalam tubuh. Biasanya ini menjadi gejala awal kehamilan.

Itulah sebabnya, keputihan cokelat selama kehamilan secara umum tidak perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi, jika ibu hamil mengalami keputihan berwarna cokelat tua, maka perlu segera menghubungi dokter.

Kondisi ini mungkin merupakan pertanda serius.

6. Keputihan Berwarna Merah Muda

jenis keputihan saat hamil

Ada dua kemungkinan jika keputihan saat hamil berwarna merah muda atau pink.

Kondisi ini bisa saja pertanda normal, atau justru sebaliknya, abnormal.

Keputihan dengan rona merah muda sering terjadi selama awal kehamilan atau di minggu-minggu terakhir saat tubuh bersiap untuk persalinan.

Keputihan jenis ini juga dapat terjadi sebelum keguguran atau selama kehamilan ektopik.

Sebuah penelitian yang mengamati 4.510 ibu hamil menemukan bahwa bercak merah dan perdarahan ringan selama trimester pertama, terutama yang bertahan hanya 1 sampai 2 hari, tidak berhubungan dengan risiko keguguran yang lebih tinggi.

7. Keputihan Berwarna Merah

Apabila Bunda mengalami keputihan berwarna merah saat hamil, maka harus segera mendapatkan pertolongan medis. 

Pasalnya, keputihan berwarna merah adalah jenis keputihan yang bercampur dengan darah.

Anda perlu mendapat penanganan segera terutama saat darah yang keluar cenderung deras disertai dengan nyeri perut seperti kram. 

Biasanya, kondisi ini mengindikasi ciri-ciri keguguran yang perlu diwaspadai. 

Namun, jika Anda mengalami keputihan berwarna merah di usia kehamilan awal, maka itu bisa jadi adalah darah implantasi atau infeksi. 

Pertanyaan Populer Terkait Jenis Keputihan saat Hamil

Seperti Apa Bentuk Keputihan saat Hamil?

Bentuk keputihan saat hamil yang normal umumnya berwarna bening atau putih susu, bertekstur encer, tidak berbau, serta jumlahnya cenderung lebih banyak daripada biasanya karena perubahan hormonal pada masa kehamilan.

Muncul Bercak Kuning di Celana dalam Wanita Apakah Tanda Hamil?

Bercak kuning pada celana dalam bisa menjadi salah satu tanda awal kehamilan, khususnya jika disertai keterlambatan menstruasi. Namun, bercak kuning juga dapat menandakan infeksi sehingga sebaiknya tetap waspada jika terjadi keluhan lain seperti gatal atau bau tidak sedap.

Apa Saja Tanda mau Hamil?

Tanda-tanda mau hamil meliputi terlambat menstruasi, perubahan dan rasa nyeri pada payudara, mual-mual, lemas, sering buang air kecil, serta terkadang muncul keputihan lebih banyak dari biasanya.

Keputihan yang Berbahaya Itu Warna Apa?

Keputihan yang berbahaya umumnya berwarna kuning pekat, hijau, cokelat, abu-abu, atau disertai bau tidak sedap dan rasa gatal, yang dapat menandakan infeksi bakteri, jamur, atau infeksi menular seksual.

Artikel Terkait: 6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru!

Nah, itulah tadi jenis-jenis keputihan saat hamil. Jika Bunda menemukan gejala yang tidak wajar, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya.

***

What do Different Colors of Discharge Mean in Pregnancy

www.medicalnewstoday.com/articles/323433#colors-and-their-meaning

Baca Juga:

Bisa Mengobati Keputihan, Kenali Manfaat dan Efek Samping Antibiotik Metronidazole

Hati-hati! Keputihan berlebihan bisa sebabkan radang serviks

Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan saat Hamil Tua yang Bumil Alami

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • 7 Jenis Keputihan Saat Hamil, Kenali Mana yang Normal dan Tidak
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti