TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Bacaan 5 menit
Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Komplikais kehamilan pada usia trimester kedua tentu tidak boleh dipandang remeh karena membawa sejumlah dampak yang fatal bagi ibu dan janin.

Meskipun rasa mual sudah mulai berkurang pada trimester kedua kehamilan, Bunda sebaiknya tetap harus waspada dengan risiko komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi.

Oleh karena itu, simak di sini berbagai komplikasi kehamilan yang mungkin bisa terjadi di usia kehamilan trimester kedua. 

11 Komplikasi Kehamilan di Trimester Kedua

Meskipun trimester kedua risiko keguguran sudah berkurang, Parents tetap harus waspada. Pasalnya, trimester kedua ini tetap tidak luput dari berbagai komplikasi masalah kesehatan kehamilan yang bisa berakibat fatal.

Berikut ini adalah 11 komplikasi kehamilan yang perlu Parents waspadai pada trimester kedua. 

1. Pendarahan

Komplikasi kehamilan trimester kedua

Meskipun pada trimester kedua risiko terjadinya keguguran lebih sedikit daripada trimester pertama, hal ini masih mungkin saja terjadi. Pendarahan yang keluar dari vagina dapat menjadi indikasi keguguran, meskipun tidak semua pendarahan berakhir dengan keguguran. 

Pendarahan bisa menjadi tanda pembukaan pada serviks. Keluarnya darah lewat vagina bisa disebabkan beberapa faktor seperti masalah pada plasenta, masalah kromosom pada janin, atau penyakit autoimun seperti lupus atau scleroderma. 

2. Anemia

Komplikasi kehamilan trimester kedua

Anemia adalah kondisi di mana sel darah merah berjumlah lebih sedikit daripada kondisi normal. Kondisi anemia atau sering disebut darah rendah cukup sering dialami ibu hamil. 

Sel darah merah berfungsi untuk menyalurkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Ketika jumlah sel darah merah berkurang, fungsi ini akan terganggu. Kasus anemia pada ibu hamil bisa berakibat fatal, baik bagi ibu juga janinnya.

Ketika hamil, volume darah di tubuh ibu akan bertambah hingga dua kali lipat sehingga anemia mungkin sekali terjadi pada ibu hamil. Bumil yang mengalami anemia memiliki gejala seperti pucat, lemas, mudah lelah, pusing, napas pendek, hingga sesak napas. 

3. Kelahiran prematur

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Menurut laman Healthline, kelahiran di bawah usia kehamilan 38 minggu dinyatakan sebagai kelahiran prematur. Kelahiran prematur memiliki risiko tinggi bagi yang pernah mengalami kelahiran prematur di kehamilan sebelumnya, kehamilan  kembar, kelebihan cairan ketuban, atau infeksi pada cairan ketuban.

Beberapa gejala yang akan dirasakan oleh ibu hamil yang akan melahirkan prematur, yaitu sakit pinggang bagian bawah, kencang pada perut bagian bawah, diare, keluarnya cairan dari vagina, kontraksi, dan perdarahan dari vagina. 

4. Pecah ketuban dini

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Ketuban merupakan cairan di dalam rahim ibu hamil yang berfungsi untuk melindungi janin. Pecahnya kantong ketuban yang berisi cairan ketuban dapat berakibat fatal bagi janin. Ketuban yang pecah pada trimester kedua berisiko untuk terjadi kelahiran prematur.

Artikel terkait: Pecah ketuban dini di kehamilan 16 minggu, ibu ini berhasil lahirkan bayi kembar sehat

5. Inkompetensi serviks

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Serviks adalah bagian yang menghubungkan rahim dengan vagina. Inkompetensi serviks terjadi ketika serviks tidak mampu menahan tekanan dari rahim yang terus membesar. Tekanan pada serviks ini mengakibatkan permukaannya menjadi tipis dan membuka sebelum waktunya kelahiran. 

Ibu hamil yang berisiko mengalami inkompetensi serviks yaitu yang pernah mengalami trauma serviks sebelumnya seperti robekan saat melahirkan, biopsi kerucut serviks, atau pernah mengalami operasi pada leher rahim.

6. Preeklampsia

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Preeklamosia yaitu kondisi tekanan darah tinggi dan terdapat protein dalam urin. Tekanan darah yang tinggi mengakibatkan darah sulit mencapai plasenta. Hal ini bisa berakibat fatal bagi janin karena darah dari ibu berfungsi untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi. 

Preeklampsia biasanya terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Tekanan darah tinggi ini berisiko besar terjadi pada ibu yang hamil pada usia remaja, kehamilan di atas 35 tahun, dan kehamilan pertama.

7. Kehilangan keseimbangan

Komplikasi kehamilan trimester kedua

Pada trimester kedua, ukuran perut ibu hamil akan mulai membesar. Konsentrasi peningkatan berat badan di perut sering kali membuat keseimbangan tubuh terganggu. Memasuki trimester kedua, ibu hamil harus berhati-hati dengan keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh atau cedera.

Ibu hamil disarankan untuk menggunakan sepatu dengan sol yang datar dan nyaman untuk menghindari risiko terjatuh. 

8. Masalah Pernapasan

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Janin yang tumbuh semakin besar akan menekan organ paru-paru ibunya. Tekanan ini seringkali mengakibatkan ibu hamil mengalami sesak napas. Masalah hormonal pada trimester kedua juga salah satu yang menyebabkan masalah pernapasan.

Cerita mitra kami
Menanamkan Gaya Hidup Sehat Pada Anak
Menanamkan Gaya Hidup Sehat Pada Anak
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Selain Nutrisi, Pertimbangkan 3 Keuntungan Ini Saat Memilih Susu Pertumbuhan Anak
Selain Nutrisi, Pertimbangkan 3 Keuntungan Ini Saat Memilih Susu Pertumbuhan Anak
4 Perlindungan yang Wajib Parents Berikan untuk Si Kecil
4 Perlindungan yang Wajib Parents Berikan untuk Si Kecil

9. Diabetes gestasional

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Diabetes gestasional yaitu penyakit kencing manis yang dialami ibu hamil. Peningkatan gula darah ini disebabkan karena kebutuhan janin akan nutrisi yang terus meningkat. Ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional berisiko mengalami diabetes melitus setelah kehamilannya.

Penyakit diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko penyakit lain seperti preeklampsia, kelahiran prematur, bayi kuning, atau ukuran bayi terlalu besar.

Artikel terkait: Mengenal Diabetes Gestasional pada ibu hamil, waspadai gejalanya!

10. Gusi berdarah

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Pada trimester kedua masalah gusi sering dialami ibu hamil. Perubahan hormon dan peningkatan aliran darah dapat mengakibatkan gusi mudah berdarah. Ibu hamil yang memiliki masalah gusi dan mulut berisiko melahirkan bayi dengan berat kurang.

Jaga kebersihan mulut dengan rutin sikat gigi dan menggunakan dental floss. Gunakan bulu sikat yang lembut agar tidak melukai gusi.

11. Wasir

Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Rahim yang semakin membesar memberikan tekanan pada daerah di sekitar anus sehingga sering kali mengakibatkan masalah wasir. Peningkatan aliran darah selama hamil juga dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar anus membesar. 

Ibu hamil harus rutin mengonsumsi makanan sehat dan olahraga untuk menghindari komplikasi kehamilan di trimester kedua. Bila menemukan keluhan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

 

Baca juga:

Risiko Hamil dan Melahirkan pada Usia Paruh Baya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rian Andini

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Trimester Kedua
  • /
  • Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua
Bagikan:
  • 15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

    15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

  • Bisakah Ciri Hamil Anak Perempuan Dilihat dari Pusar? Ini Faktanya!

    Bisakah Ciri Hamil Anak Perempuan Dilihat dari Pusar? Ini Faktanya!

  • Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 13 Minggu

    Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 13 Minggu

  • 15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

    15 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos dan Faktanya

  • Bisakah Ciri Hamil Anak Perempuan Dilihat dari Pusar? Ini Faktanya!

    Bisakah Ciri Hamil Anak Perempuan Dilihat dari Pusar? Ini Faktanya!

  • Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 13 Minggu

    Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 13 Minggu

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti