TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berhubungan saat keputihan amankah dilakukan? Ini risikonya, waspada!

Bacaan 2 menit
Berhubungan saat keputihan amankah dilakukan? Ini risikonya, waspada!

Banyak orang yang merasa ragu untuk berhubungan seksual ketika sedang keputihan. Namun, amankah berhubungan saat keputihan? Ini penjelasannya!

Banyak orang yang merasa ragu untuk berhubungan seksual ketika sedang keputihan. Namun, amankah berhubungan saat keputihan sedang terjadi, apakah akan berdampak pada kesehatan organ intim pasangan? Berikut penjelasnnya!

Penyebab dan gejala keputihan

berhubungan saat keputihan

Dilansir dari Klik Dokter, keputihan sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan fisiologis (normal) dan patologis (abnormal). Umumnya, keputihan fisiologis terjadi saat 2 minggu menjelang haid, saat kehamilan, ataupun pada pengguna pil KB hormonal. Sedangkan keputihan patologis biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, jamur, atau parasit.

Ciri-ciri keputihan yang normal antara lain:

  • Berwarna putih jernih
  • Konsistensinya seperti lendir
  • Tidak berbau
  • Tidak menimbulkan keluhan.
  • Pada keputihan fisiologis, cairan yang keluar dari vagina akan tampak berwarna kekuningan ketika sudah mengering dan mengenai pakaian dalam.

Artikel terkait: Kenali 9 jenis keputihan, mana yang harus diwaspadai?

Berhubungan saat keputihan amankah dilakukan? Ini risikonya, waspada!

Ciri-ciri keputihan patologis, yaitu:

  • Keputihan sudah mengalami perubahan warna (putih susu, keabuan, hingga kehijauan)
  • Jumlah keputihan lebih banyak
  • Muncul aroma tidak sedap (berbau amis atau busuk)
  • Bergumpal
  • Wanita yang mengalami akan merasakan keluhan seperti gatal, nyeri pada area kewanitaan, ataupun panas.

Ketika keputihan patologis yang terjadi, maka perlu diobati dengan segera untuk mencegah penyebaran infeksi ke organ lainnya. Pengobatannya tergantung dari penyebabnya, bisa diberikan antibiotik, antiparasit, ataupun antijamur.

Artikel terkait: Keputihan tanda hamil, apa bedanya dari keputihan sebelum haid?

Bolehkah berhubungan saat keputihan?

berhubungan saat keputihan

Sebenarnya cairan yang keluar saat keputihan normal terjadi memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai pelumas ketika berhubungan intim.

Pada keadaan normal, produksi lendir keputihan berkisar antara 2-5 ml per hari. Namun, saat ada rangsangan seksual, produksi lendir keputihan dapat bertambah banyak. Mengingat fungsinya sebagai pelumas, jadi, bagi wanita yang mengalami keputihan yang normal, boleh saja melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.

Namun, dilansir dari Medical News Today, wanita baiknya menahan diri dari aktivitas seksual sementara jika mereka mengalami keputihan patologis, untuk meminimalkan rasa sakit dan gatal.

Selain menghindari rasa tidak nyaman, seseorang yang berhubungan seks saat mereka mengalami keputihan patologis, itu bisa menyebabkan infeksi tersebut bertahan lebih lama, dan meningkatkan risiko pasangannya tertular infeksi tersebut.

Selain itu, hubungan seksual saat Anda mengalami keputihan patologis yaitu risiko terulangnya infeksi di kemudian hari. Jadi, pastikan infeksi sudah benar-benar sembuh sebelum berhubungan seksual.

Namun, jika Anda benar-benar ingin melakukan hubungan seksual saat mengalami keputihan abnormal, metode kontrasepsi, seperti kondom, dapat membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi ke pasangan.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Baca juga:

Alami keputihan setelah berhubungan seks, berbahayakah?

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Berhubungan saat keputihan amankah dilakukan? Ini risikonya, waspada!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti