TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Ciri-ciri Bayi Tantrum dan Cara Tepat Mengatasinya

Bacaan 5 menit
5 Ciri-ciri Bayi Tantrum dan Cara Tepat Mengatasinya

Ciri-ciri bayi tantrum yang perlu Parents pahami termasuk merengek, menangis, dan berteriak kencang, tenangkan dengan mengalihkan perhatiannya.

Tantrum pada bayi sering kali membuat Parents kebingungan dan khawatir. Tangisan keras, tendangan, atau bahkan melempar benda bisa menjadi ciri-ciri bayi tantrum. Namun, apakah semua tangisan bayi bisa dikategorikan sebagai tantrum?

Simak ciri-ciri bayi tantrum agar Parents dapat lebih memahami dan menghadapinya dengan tepat.

Artikel terkait: Apa Itu Fase Tantrum pada Anak? Ketahui Cara Mengatasi dan Penyebabnya

Daftar isi

  • Apa Saja Ciri-ciri Anak Tantrum?
  • Apa yang Menyebabkan Bayi Tantrum?
  • Bayi Tantrum Sampai Umur Berapa?
  • Apakah Bayi 8 Bulan Bisa Tantrum?
  • Bagaimana Cara Menenangkan dan Menghadapi Bayi Tantrum?

Apa Saja Ciri-ciri Anak Tantrum?

Ciri ciri bayi tantrum

 

Ciri-ciri anak tantrum termasuk:

  1. Merengek, menangis, dan berteriak kencang.
  2. Menendang, memukul, dan mencubit orang atau benda di sekitarnya.
  3. Menggerakkan lengan dan kakinya dengan cepat.
  4. Menahan napas.
  5. Menegangkan tubuh atau menjadi lemas.

Artikel terkait: Jangan Panik! Ini 5 Cara Atasi Anak Tantrum di Tempat Umum

Apa yang Menyebabkan Bayi Tantrum?

Penyebab bayi tantrum bisa jadi karena berbagai alasan, misalnya ingin perhatian dari orang tuanya, menginginkan sesuatu seperti camilan atau mainan, dan frustasi. Berikut penyebab bayi tantrum:

  • Frustrasi.
  • Ingin perhatian dari orang tuanya atau orang dewasa lain di sekitarnya.
  • Menginginkan mainan atau camilan.
  • Menghindari melakukan sesuatu seperti berhenti bermain atau meninggalkan taman.
  • Kelaparan.
  • Kelelahan.

Penyebab utama bayi mengamuk adalah konflik yang mereka rasakan. Mereka ingin mandiri tetapi masih menginginkan perhatian orang tua, dan bayi belum mengembangkan keterampilan mengatasi kekecewaan atau emosi yang kuat.

Tantrum juga terjadi karena bayi belum memiliki keterampilan verbal untuk menjelaskan perasaan atau keinginannya, jadi mereka malah melampiaskannya.

Oleh karena itu, saat Si Kecil tantrum, hindari memukul, menggigit, atau menendang balik buah hati sebagai sebuah bentuk hukuman atau mengajarkan mereka bahwa tindakan tersebut menyakitkan.

Cara tersebut justru akan membuat Si Kecil berpikir bahwa perilakunya dapat diterima karena orang tuanya melakukannya. Jelaskan saja pada buah hati bahwa mereka melakukan sesuatu yang menyakitkan dan tidak diperbolehkan.

Artikel terkait: 15 Penyebab Bayi Menangis Histeris di Malam Hari dan Cara Mengatasinya

Bayi Tantrum Sampai Umur Berapa?

Bayi tantrum sampai umur 4 tahun. Melansir Cleveland Clinic, tantrum paling sering terjadi antara usia 1 dan 4 tahun, dengan rata-rata satu kali sehari. 

Melansir KidsHealth, tantrum umum terjadi selama tahun kedua kehidupan Si Kecil, saat kemampuan bahasanya sedang berkembang. Karena bayi dan balita tidak selalu dapat mengatakan keinginan atau kebutuhannya, pengalaman yang membuatnya frustasi menyebabkan tantrum.

Tantrum biasanya berlangsung antara 2 hingga 15 menit. Namun tantrum hebat yang berlangsung lebih dari 15 menit mungkin merupakan tanda bahwa ada masalah yang lebih serius.

Tantrum biasanya berkurang saat anak mulai bersekolah. Pada usia sekolah, anak lebih banyak berbicara, sehingga mereka dapat mengungkapkan kebutuhannya secara verbal.

Artikel terkait: Waspadai Bahaya Tantrum pada Orang Dewasa, Bisa Membahayakan

Apakah Bayi 8 Bulan Bisa Tantrum?

Bayi 8 bulan bisa jadi tantrum untuk menunjukkan rasa frustrasinya saat tidak mendapatkan apa yang diinginkan, namun ia belum membangun kemampuan komunikasi verbal untuk menyampaikan kebutuhannya pada orang tuanya.

Meski tantrum umumnya terjadi saat Si Kecil berusia 18 bulan hingga tahun kedua kehidupannya, namun bukan berarti bayi 8 bulan tidak bisa tantrum. 

Mengingat bayi 8 bulan belum bisa bicara, ia bisa jadi menangis, merengek, dan berteriak untuk menyampaikan keinginannya.

Artikel terkait: Bayi 8 Bulan Bisa Apa? Ini Semua Milestones yang Penting di Usia Si Kecil, Parents!

Bagaimana Cara Menenangkan dan Menghadapi Bayi Tantrum?

5 Ciri-ciri Bayi Tantrum dan Cara Tepat Mengatasinya

Ketika Parents menemui ciri-ciri bayi tantrum, ada strategi yang dapat dicoba untuk menenangkannya. Berikut cara menenangkan Si Kecil yang sedang tantrum:

1. Alihkan Perhatian Anak

Jika Parents mendeteksi ciri-ciri anak tantrum mulai muncul, tetapi belum sampai meledak sepenuhnya, cobalah mengalihkan perhatiannya.

Tunjukkan sesuatu yang menarik atau libatkan mereka dalam suatu kegiatan.

2. Tetap Tenang

Saat Si Kecil mulai mengamuk, hindari mengancam, mendebat, atau memarahi mereka. Melakukan hal-hal tersebut hanya akan memperburuk amukan anak.

Sebaliknya, Parents harus tetap tenang dan tunggu sampai anak juga tenang. Barulah Parents bisa membicarakan dengan anak terkait perilakunya sebelumnya.

3. Abaikan Amukan

Mengabaikan amukan anak yang sedang tantrum jadi cara untuk menunjukkan kalau amukannya tidak dapat diterima dan tidak akan memberinya apa yang mereka inginkan.

4. Pastikan Anak dalam Pengawasan

Jika Parents dan buah hati tengah berada di keramaian, misalnya pusat perbelanjaan, restoran, atau tempat bermain, pastikan Si Kecil tetap dalam pengawasan.

Sebaliknya Si Kecil juga bisa melihat orang tuanya.

5. Jaga Anak Tetap Aman

Jika Parents merasa Si Kecil dapat melukai diri sendiri atau orang lain, jauhkan mereka dari lingkungan tersebut. Singkirkan benda-benda berbahaya di dekat mereka.

Apabila diperlukan, Parents bisa menggendong buah hati agar mereka tidak melukai diri sendiri. Jika amukan anak makin tak terkendali, bawa mereka ke tempat yang aman hingga mereka tenang.

***

Tantrum adalah bagian dari proses perkembangan emosi bayi yang normal.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Namun, dengan memahami ciri-ciri bayi tantrum dan penyebabnya, Parents bisa lebih tenang serta siap dalam menghadapi luapan emosi Si Kecil.

Hal terpenting dalam menghadapi tantrumnya Si Kecil adalah memberikan dukungan emosional yang tepat agar bayi merasa aman dan nyaman dalam mengekspresikan emosinya.

***

Temper Tantrums
https://my.clevelandclinic.org/health/articles/14406-temper-tantrums

Temper Tantrums
https://kidshealth.org/en/parents/tantrums.html

Tantrums at 8 months? Is this normal?
https://community.babycenter.com/post/a78556925/tantrums-at-8-months-is-this-normal

Baca Juga:

9 Penyebab Bayi Menangis Terus dan Tanda Parents Harus Mulai Khawatir

10 Arti Tangisan Bayi, Jenis, dan Cara Menenangkannya Saat Rewel

Ini Tahapan Perkembangan Emosi dan Sosial Kanak-Kanak Terpenting, Cek!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • 5 Ciri-ciri Bayi Tantrum dan Cara Tepat Mengatasinya
Bagikan:
  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti