TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jaga Emosi Saat Bayi Menangis, Waspadai Shaken Baby Syndrome Yang Mematikan

Bacaan 5 menit
Jaga Emosi Saat Bayi Menangis, Waspadai Shaken Baby Syndrome Yang Mematikan

Dalam kondisi stres, pengasuh atau orangtua bisa saja mengguncang bayi yang sedang menangis. Hal ini dapat mengakibatkan shaken baby syndrome yang fatal.

Apa itu shaken baby syndrome?

Shaken baby syndrome (sindrom bayi terguncang) adalah cedera otak serius yang disebabkan oleh guncangan yang keras pada bayi.

Sindrom ini adalah bentuk kekerasan pada anak yang menyebabkan kerusakan otak yang parah. Hal ini dapat terjadi bahkan jika guncangan berlangsung hanya lima detik.

Bayi memiliki otak yang lembut dan otot leher yang lemah, juga pembuluh darah yang sangat halus. Guncangan pada bayi dapat menyebabkan otaknya menghantam bagian dalam tengkorak berulangkali.

Mekanisme terjadinya shaken baby syndrome, atau sindrom bayi terguncang. Sumber: mammeoggi.it

Mekanisme terjadinya shaken baby syndrome, atau sindrom bayi terguncang. Sumber: mammeoggi.it

Dampaknya dapat memicu memar di otak, perdarahan, dan pembengkakan. Akibat lainnya bisa termasuk patah tulang leher, juga kerusakan pada mata dan tulang belakang.

Sindrom bayi terguncang ini dapat terjadi hingga anak balita, namun paling banyak menimpa bayi di bawah satu tahun. Sebagian besar kasus terjadi pada bayi yang berusia 6 sampai 8 minggu, saat-saat bayi paling sering menangis.

Lihat video ilustrasi terjadinya shaken baby syndrome ini:

Penyebab paling sering adalah emosi orangtua

Shaken baby syndrome paling sering terjadi ketika bayi tidak berhenti menangis dan pengasuh atau orangtua kehilangan kontrol atas emosinya. Parents dapat membantu mencegah hal ini dengan belajar cara sehat untuk meredakan stres dan kemarahan.

Baca: Mengatasi Baby Blues atau Stres Pasca Melahirkan

Selain itu, juga penting untuk memilih pengasus atau penyedia jasa daycare dengan hati-hati.

Kenali tanda-tanda sindrom bayi terguncang:

Gejala shaken baby syndrome

Gejala dapat bervariasi tergantung usia anak saat guncangan terjadi, seberapa sering dan berapa lama mereka mengalaminya, juga seberapa kuat guncangan yang mereka terima.

Cedera ringan dapat menyebabkan gejala yang halus. Misalnya:

  • Anak menjadi rewel, kesal, atau lamban
  • Muntah-muntah
  • Tidak lapar

Seorang anak dengan cedera yang lebih parah mungkin memiliki gejala seperti:

  • Kejang-kejang
  • Detak jantung lambat
  • Sulit mendengar
  • Pendarahan di dalam satu atau kedua mata

Gejala-gejala tersebut dapat terjadi dengan cepat, terutama pada anak yang cedera parah. Namun pada banyak kasus, diperlukan beberapa hari sampai gejala terlihat karena terjadi pembengkakan pada otak.

Kadang setelah menerima guncangan, bayi yang menangis akan diam dan tertidur. Sehingga pengasuh atau orangtua tidak menyadari bahaya yang terjadi pada bayi mereka.

Pada saat bayi akhirnya dibawa ke dokter, seringkali bayi sudah dalam keadaan koma.

Diagnosa shaken baby syndrome

Sindrom bayi terguncang akan sulit untuk dideteksi karena seringkali tidak ada tanda-tanda yang jelas dari kekerasan yang terjadi. Sebaliknya, bayi mungkin memiliki gejala yang samar, seperti muntah atau kurang nafsu makan.

Pada awalnya, gejala-gejala ini mungkin tampak terkait dengan infeksi, seperti flu atau infeksi ginjal. Sayangnya, sindrom bayi terguncang mungkin tidak terdeteksi sampai kekerasan dilakukan berulang-ulang atau cedera yang lebih parah terjadi.

Ciri-ciri anak dengan sindrom bayi terguncang. Sumber: Medlineplus.

Ciri-ciri anak dengan sindrom bayi terguncang. Sumber: Medlineplus.

Untuk mengkonfirmasi diagnosis shaken baby syndrome, dokter akan:

  • Bertanya tentang riwayat kesehatan anak, termasuk ketika perubahan perilaku dimulai
  • Melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda cedera dan peningkatan tekanan darah
  • Melakukan tes pencitraan seperti CT scan atau MRI untuk mencari pendarahan atau luka lainnya di otak
  • Mengambil foto X-rays untuk memeriksa patah tulang

Sebelum benar-benar mengkonfirmasi sindrom bayi terguncang, dokter juga akan melakukan tes darah untuk menyingkirkan penyebab potensial lainnya, karena beberapa gejala sindrom ini mirip dengan kondisi penyakit lainnya.

Cara menangani shaken baby syndrome

Segera bawa ke rumah sakit jika Anda menduga anak telah mengalami sindrom bayi terguncang. Beberapa bayi akan berhenti bernapas setelah mengalami guncangan. Jika ini terjadi, lakukan CPR untuk menjaga bayi tetap bernapas sampai mendapat pertolongan medis.

American Red Cross merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk melakukan CPR:

  • Letakkan bayi dalam posisi terlentang dengan hati-hati
  • Atur posisi Anda. Jika bayi berusia di bawah 1 tahun, tempatkan dua jadi di tengah dadanya. Jika anak di atas 1 tahun, letakkan satu tangan di tengah dada. Letakkan tangan lainnya di dahi bayi untuk menjaga kepala tidak miring ke belakang. Jangan miringkan kepala anak, dan buka mulutnya dengan menarik rahang.
  • Lakukan kompresi dada. Tekan tulang dada dan dorong sekitar setengah jalan ke dalam dada. Berikan 30 kompresi dada tanpa berhenti sambil menghitung dengan keras. Tekanan harus tegas dan cepat.
  • Berikan napas buatan. Periksa napas anak setelah memberikan kompresi. Jika tidak ada tanda-tanda bernapas, tutu mulut dan hidung bayi dengan mulut Anda. Pastikan jalan napas terbuka, lalu berikan dua hembusan napas. Setiap napas hars berlangsung sekitas satu detik untuk membuat dada naik.
  • Lanjutkan CPR. Lanjutkan siklus 30 kompresi dan dua napas buatan sampai bantuan tiba.

Dalam beberapa kasus, bayi mungkin muntah setelah terguncang. Untuk mencegah tersedak, letakkan bayi dalam posisi miring dengan perlahan. Pastikan untuk memiringkan  seluruh bagian tubuhnya secara bersamaan untuk menghindari cedera tulang.

shaken baby syndrome

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Jangan mengangkat bayi atau memberikan bayi makanan dan air setelah ia muntah.

Seorang anak dengan sindrom bayi terguncang perlu dirawat di rumah sakit, kadang di unit perawatan intensif (ICU). Terapi oksigen dapat digunakan untuk membantu anak bernapas.

Dokter akan memberikan obat untuk membantu meringankan pembengkakan pada otak. Jika perlu, kasur pendingin akan membantu menurunkan suhu tubuh anak dan mengurangi pembengkakan otak.

Tergantung pada gejalanya, dokter mungkin akan mencoba memberikan obat kejang, terapi fisik, atau perawatan lainnya.

Anak yang mengalami pendarahan di otak akan memerlukan pembedahan.

Masalah jangka panjang shaken baby syndrome

Anak yang mengalami sindrom bayi terguncang akan memiliki kerusakan otak yang menyebabkan satu atau lebih masalah serius, seperti:

  • Kejang. Bayi akan mengalami gerakan otot yang tidak terkontrol dan tidak dapat berbicara, melihat, atau berinteraksi secara normal.
  • Kebutaan atau kesulitan melihat dan mendengar.
  • Cerebral palsy, dengan kekakuan otot yang menyebabkan gerakan-gerakan tubuh yang canggung.
  • Cacat intelektual yang dapat mempengaruhi setiap bidang kehidupan seorang anak. Anak mungkin memiliki kesulitan belajar bicara, atau mungkin tidak mampu merawat dirinya sendiri di masa depan.
  • Kesulitan atau keterlambatan belajar yang mungkin baru akan terlihat ketika anak mulai sekolah.
  • Masalah perilaku atau emosional.

Beberapa bayi meninggal karena cedera parah akibat sindrom ini.

 

Baca juga:

7 Mitos dan Kebiasaan Salah Dalam Merawat Bayi

 

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Jaga Emosi Saat Bayi Menangis, Waspadai Shaken Baby Syndrome Yang Mematikan
Bagikan:
  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

  • 1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

    1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

  • 7 Menu MPASI Bayi 11 Bulan Anti GTM yang Mudah Dibuat

    7 Menu MPASI Bayi 11 Bulan Anti GTM yang Mudah Dibuat

  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

  • 1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

    1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

  • 7 Menu MPASI Bayi 11 Bulan Anti GTM yang Mudah Dibuat

    7 Menu MPASI Bayi 11 Bulan Anti GTM yang Mudah Dibuat

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti