Ingin melahirkan normal? Ketahui dulu 3 tahapan rasa sakit ini, Bun!

Ingin melahirkan normal? Ketahui dulu 3 tahapan rasa sakit ini, Bun!

Inilah 3 tahap rasa sakit saat melahirkan yang perlu Bunda persiapkan sebelum melakukan persalinan normal.

Sensasi rasa sakit saat melahirkan yang dialami mungkin akan berbeda-beda. Tapi pada dasarnya, ada tiga tahapan proses yang akan dilalui oleh setiap ibu hamil.

Umumnya, tahap pertama saat proses melahirkan normal yaitu ketika bumil mulai mengalami kontraksi. Saat itu juga ibu mengalami perubahan pada ukuran leher rahim, atau yang disebut dengan pembukaan.

Setelah itu, tahap kedua ialah proses ibu saat mendorong bayi untuk terlahir ke dunia. Kemudian tahap terakhir ialah saat ibu mengeluarkan plasenta beberapa menit setelah bayi terlahir.

Untuk tahu lebih lengkap, simak informasi di bawah ini yuk, Bun!

Artikel terkait: 4 Posisi melahirkan normal, Bumil wajib tahu kelebihan dan kekurangannya!

rasa sakit saat melahirkan

3 tahapan rasa sakit saat melahirkan normal
Tahap pertama: Fase Latent

Mengutip dari laman WebMD, tahap pertama (masa kontraksi) merupakan bagian persalinan terpanjang bahkan bisa bertahan hingga 20 jam sebelum bayi lahir. Tahapan ini (fase awal) dimulai ketika serviks mulai terbuka (membesar) dan berakhir ketika sudah benar-benar terbuka penuh (sampai pembukaan 10).

Selanjutnya, leher rahim lama-lama akan semakin menipis dan membuka jalan lahir. Anda akan merasakan kontraksi ringan yang berlangsung selama 30-90 detik. Semakin lama, kontrasi akan dirasakan semakin teratur. Misalnya saja terjadi setiap 5 menit sekali.

Lalu seiring berjalannya waktu, leher rahim akan mulai terbuka sedikit demi sedikit. Kemudian akan ada lendir bercampur darah yang keluar dari vagina.

Fase awal ini akan berakhir saat pembukaan leher rahim sudah mencapai 4-6. Tapi, setiap ibu akan mengalami waktu yang berbeda-beda saat mencapai pembukaan. Kalau ini persalinan pertama, biasanya akan membutuhkan waktu 6-12 jam. Tapi jika sebelumnya Anda sudah pernah melahirkan, biasanya akan berlangsung lebih cepat.

rasa sakit saat melahirkan

Ketika fase awal sudah dilewati, fase aktif rasa sakit saat melahirkan akan dimulai, tanda-tandanya seperti di bawah ini:
  • Leher rahim akan melebar lebih cepat. Saat ini terjadi, pembukaan leher rahim bisa mencapai 6-9. Lalu kontraksi yang datang pun semakin kuat, lama dan lebih sering.
  • Ibu akan merasakan ketidaknyamanan pada fase aktif. Rata-rata akan mengalami kram kaki, tekanan pada punggung, dan mungkin mual. Jika belum terasa, pecah air ketuban akan terjadi pada fase ini.
  • Pada fase ini, Anda disarankan untuk segera bergegas ke rumah sakit atau rumah bersalin.
  • Intensitas rasa sakitnya akan semakin meningkat. Bila Anda tak kuat menahannya, Anda bisa meminta obat pereda atau suntik bius.
  • Fase aktif berlangsung antara 4-8 jam, tapi bisa berbeda pada setiap ibu.
Tips untuk membantu melalui fase aktif persalinan:
  • Coba ubah posisi Anda. Mungkin Bunda ingin mencoba posisi yang nyaman menggunakan birth ball saat kontraksi kembali terjadi.
  • Berendam dalam bak air hangat atau mandi air hangat.
  • Terus berlatih teknik pernapasan dan relaksasi.

Mungkin berlatih teknik pernapasan dan relaksasi seperti memijat atau mendengarkan musik dapat membantu Anda. Ingatlah bahwa setiap kontraksi berarti menandakan bayi akan segera lahir.

Dukungan dan afirmasi positif sangat dibutuhkan pada tahap pertama ini. Jadi, mintalah pendamping (suami atau keluarga) untuk memberikan dukungan positif kepada Anda.

Tahap kedua: Fase Persalinan Aktif

Tahap persalinan kedua dimulai ketika serviks Anda sepenuhnya melebar pada ukuran 10 sentimeter. Fase persalinan aktif akan terus berlanjut sampai bayi melewati jalan lahir ke vagina, hingga pada akhirnya terlahir ke dunia. Anda bisa melalui fase ini selama dua jam atau lebih.

Kondisi yang Anda alami pada tahap ini ialah:

  • Tidak lagi merasakan kontraksi seperti pada fase aktif. Jarak datangnya kontraksi tidak begitu dekat sehingga Anda memiliki waktu yang lebih banyak untuk beristirahat.
  • Secara perlahan posisi bayi Anda semakin turun ke jalan lahir. Anda disarankan untuk menunggu dan bersabar, meskipun sudah sangat merasakan sakit dan ingin mengejan.
  • Jika bayi sudah berada di ujung bawah panggul, rasa ingin mengejan akan hadir dengan sendirinya. Tapi bila bayi masih jauh dari ujung bawah panggul, biasanya Anda tidak akan merasakan sensasi ingin mengejan.
  • Setelah beberapa saat, akan muncul tonjolan pada jaringan antara vagina dan anus ketika Anda mengejan. Lalu kulit kepala bayi akan terlihat.
  • Lama-kelamaan rasa ingin mendorong akan semakin kuat. Tekanan kepala bayi pun akan terasa lebih intens, lalu kemudian akan diiringi oleh rasa nyeri yang kuat akibat meregangnya jaringan pada jalan lahir.
  • Semakin mengejan, kepala bayi akan semakin terdorong keluar. Ikuti petunjuk dari bidan atau dokter agar proses ini berjalan dengan lancar.
  • Setelah bayi keluar, mulut dan hidung langsung dibersihkan supaya ia mudah bernapas. Sesampainya di dunia, si kecil yang berlumuran lendir akan dikeringkan. Bayi dibedong agar hangat, setelah itu bidan atau dokter akan menjepit tali pusar dan mengguntingnya.
  • Saat inilah Anda akan menemui buah hati dalam keadaan lega dan bahagia.

rasa sakit saat melahirkan

Tahap ketiga: fase transisi

Meski Anda sudah dapat melihat, memeluk dan mencium bayi, proses persalinan belum berhenti sampai disini. Proses selanjutnya yang akan dialami ialah sebagai berikut:

  • Harus menunggu hingga plasenta keluar dari dalam rahim. Biasanya plesenta akan keluar setelah 5-10 menit setelah bayi lahir. Namun ada pula yang menunggu hingga 1 jam.
  • Pada tahap transisi ini, Anda bisa melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) kepada bayi. Seperti yang kita tahu, proses IMD akan sangat bermanfaat untuk menciptakan bonding antara Anda dan bayi. Meskipun terkesan sulit saat pertama, jangan menyerah. Teruslah mendekatkan bibir bayi ke payudara Anda hingga dia mengisap puting payudara.
  • Setelah plasenta lahir, dokter atau bidan akan menjahit luka robekan jalan lahir (episiotomi). Tapi sebelumnya Anda akan diberikan obat bius untuk mengurangi nyeri.

Bila Anda baru pertama kali melahirkan, biasanya proses melahirkan secara keseluruhan akan memakan waktu 10-20 jam. Proses melahirkan akan lebih cepat pada persalinan kedua.

Meskipun proses persalinan memberikan rasa sakit, menguras tenaga dan pikiran, tapi melihat si buah hati sudah terlahir ke dunia akan membuat perasaan ibu lebih bahagia dan penuh syukur.

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Ingin berbagi pengalaman mengenai proses melahirkan dan menyusui? Yuk, bergabung dengan jutaan Parents lainnya di aplikasi theAsianparent dengan klik banner di bawah ini!

Ingin melahirkan normal? Ketahui dulu 3 tahapan rasa sakit ini, Bun!

Referensi: WebMD, What to expect

Baca juga

5 Cara agar vagina tidak robek saat melahirkan normal

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner