TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Begini Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan 5 Manfaatnya untuk Bayi dan Ibu

Bacaan 4 menit
Begini Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan 5 Manfaatnya untuk Bayi dan Ibu

Apa saja manfaat-manfaat lainnya dari IMD?

ASI menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi, terutama selama 6 bulan pertama kehidupannya. Dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah langkah penting untuk memudahkan bayi dalam memulai proses menyusui kedepannya. 

Seperti apa prosesnya? Yuk, baca penjelasannya di bawah ini, Bunda!

Artikel terkait: 5 Cara Menyusui Bayi Baru Lahir, Diawali dengan IMD

Proses Inisiasi Menyusui Dini

Menurut IDAI, proses IMD bisa dilakukan segera setelah bayi lahir. Caranya, bayi diletakkan di atas perut ibunya (bila persalinan secara sectio, bayi diletakkan di atas dada).

Sebelumnya, pastikan kepala, wajah, dan bagian tubuh bayi lainnya kecuali kedua tangan sudah dalam keadaan kering.

Aroma dari air ketuban (amnion) pada tangan bayi akan membantu bayi mengarahkan dirinya untuk mencari puting payudara ibu yang memiliki aroma serupa. 

Biarkan kulit bayi menempel langsung dengan kulit ibunya. Kalau ruang bersalin dingin, selimuti keduanya dan kenakan topi pada kepala bayi.

Setelah bayi diletakkan di atas ibunya, selama beberapa waktu bayi mungkin akan diam saja, tetapi tetap waspada melihat ke sekelilingnya.

Namun setelah 12-44 menit, bayi akan mulai bergerak dengan menendang, menggerakkan kaki, bahu, dan lengannya.

Gerakan bayi ini bisa jadi stimulasi bagi rahim (uterus) untuk berkontraksi dan memulihkan diri setelah proses melahirkan 

Meskipun kemampuan melihatnya terbatas, bayi dapat melihat areola yang berwarna lebih gelap, dan ia akan bergerak menuju ke sana.

Bayi akan membentur-benturkan kepalanya ke dada ibu, yang juga bisa jadi stimulasi pada payudara.

Pada akhirnya, bayi akan mencapai puting dengan mengandalkan indera penciuman dan dipandu oleh bau pada kedua tangannya. Bayi akan mengangkat kepala, mulai mengulum puting, dan mulai menyusu. 

Artikel terkait: 5 Dampak Jika Ibu dan Bayi Melewatkan Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

5 Manfaat Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

Meski mungkin proses menyusu saat IMD ini hanya berlangsung sebentar, manfaat yang diberikan sangatlah luar biasa.

Manfaat IMD tak hanya untuk bayi, tetapi juga bagi MAMSI. Apa saja manfaat yang bisa didapat?

1. Memastikan Bayi Mendapat Kolostrum

proses Inisiasi Menyusui Dini

Kolostrum adalah ASI pertama yang berwarna kekuningan, yang sangat kaya nutrisi dan mampu melindungi bayi dari penyakit.

Cairan pertama ASI ini jumlahnya tidak banyak, kira-kira hanya sekitar satu sendok teh.

Melewatkan proses IMD, sama saja dengan melewatkan kesempatan memberi nutrisi terbaik untuk bayi yang baru lahir. 

Artikel terkait: 3 Jenis ASI yang Bunda Produksi selama Menyusui, Apa Saja ya?

2. Memperkuat Hubungan Ibu dan Bayi

proses Inisiasi Menyusui Dini

Saat IMD, terjadi sentuhan langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu (skin-to-skin contact).

Ibarat momen perkenalan pertama antara ibu dan bayi, IMD dapat menciptakan ikatan yang dalam antara bayi dengan ibunya, lho.

3. Menenangkan Bayi

proses Inisiasi Menyusui Dini

Setelah sembilan bulan berada di dalam rahim, bayi memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan dunia luar.

Dan hal ini mungkin akan membuat bayi sering sekali menangis di hari-hari pertama kehidupannya karena merasa cemas dan stres dengan perubahan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Namun, sentuhan langsung dengan kulit ibu sesaat setelah bayi lahir, bisa jadi cara efektif untuk menenangkan bayi.

Dengan IMD, diharapkan bayi akan menjadi lebih tenang di hari-hari pertama kehidupannya dan tidak mudah menangis.

Kalau bayi tenang, ibu pun bisa beristirahat dengan baik memulihkan diri pascamelahirkan.

Artikel terkait: Rahasia Menenangkan Bayi Menangis Menurut Seorang Dokter Anak

4. Membantu Menghilangkan Rasa Sakit Ibu Pascamelahirkan

Begini Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan 5 Manfaatnya untuk Bayi dan Ibu

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Proses melahirkan tentu bukan hal yang mudah. Bunda mengalami rasa sakit selama proses kontraksi, lelah, bahkan cemas.

Namun, sentuhan fisik dengan bayi akan membuat Bunda lebih tenang dan nyaman, yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit pascamelahirkan.

5. Mendukung Kesuksesan ASI Eksklusif

proses Inisiasi Menyusui Dini

Banyak ibu yang merasa kesulitan ketika pertama kali menyusui bayinya.

IMD sebagai proses awal menyusui dapat membantu ibu dan bayi mengatasi kesulitan yang mungkin akan terjadi selama proses menyusui nantinya.

Dan ini dapat meningkatkan kesempatan bagi bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif.  

Setelah sukses melakukan IMD, ibu perlu terus melakukan kawal awal kehidupan si kecil dengan memastikan kecukupan ASI untuk tumbuh kembangnya.

Untuk memastikan si kecil mendapat ASI eksklusif, ibu harus menghasilkan ASI yang berkualitas untuk si kecil. 

Artikel terkait: 9 Cara Memperbanyak ASI yang Bisa Bunda Tiru di Rumah

***

Itulah informasi seputar proses Inisiasi Menyusui Dini dan manfaatnya. Semoga bermanfaat untuk Bunda. 

Inisiasi Menyusu Dini
www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/inisiasi-menyusu-dini

Common breastfeeding positions
https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/breastfeeding-positions

 

Baca juga: 

Seputar ASI : Apakah Hindmilk Lebih Baik daripada Foremilk?

19 Penyebab ASI Keluar Sedikit dan Cara Mengatasinya

Tipe bayi menyusui berdasarkan zodiak, sesuaikah dengan karakter bayi Bunda?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Begini Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan 5 Manfaatnya untuk Bayi dan Ibu
Bagikan:
  • 11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

    11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • 11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

    11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti