Ibu hamil makan nangka, diperbolehkan atau tidak ya, Bunda? Mungkin hal ini menjadi pertanyaan sebagian besar ibu hamil.
Sebenarnya, nangka merupakan buah yang dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Hal ini karena nangka mengandung berbagai mancam nutrisi.
Dilansir dari Food Revolution, nangka kaya akan vitamin B6 dan nutrisi lain seperti kalium. Nangka juga memiliki daging buah yang mudah dicerna, yang kaya akan antioksidan.
Meskipun bermanfaat, nyatanya nangka kerap dianggap berbahaya jika dikonsumsi ibu hamil. Mengapa bisa, ya?
Antara manfaat dan risiko kesehatan yang bisa terjadi pada ibu hamil saat makan nangka, manakah yang lebih besar? Berikut penjelasannya.
Apakah Nangka Mengandung Asam Folat?

Nangka adalah sumber folat, tiamin, niasin, riboflavin, dan bahkan vitamin C dan vitamin A yang baik, juga mengandung sejumlah mineral seperti tembaga mangan, kalium, besi, dan kalsium.
Maka itu, nangka termasuk salah satu buah yang sangat bergizi untuk ibu hamil.
Buah ini juga mengandung kalori dalam jumlah sedang, sekitar 155 kalori dalam satu cangkir nangka. Namun, hampir 5 kalori berasal dari lemaknya, dan menjadikannya pilihan yang sehat.
Bagian terbaiknya buah berwarna kuning ini mengandung sangat sedikit lemak jenuh, kolesterol, dan natrium.
Serat yang ada dalam nangka memainkan peran penting dalam merangsang pencernaan, dan kandungan gula yang sedikit menjadikannya pilihan yang cocok untuk wanita dengan diabetes gestasional.
Berikut ini adalah kandungan nutrisi dalam 100g buah nangka.
|
Nutrisi
|
Jumlah
|
Kalori
|
95 kcal
|
Air
|
73.46 g
|
Karbohidrat
|
23.25 g
|
Protein
|
1.72 g
|
Serat
|
1.5 g
|
Lemak
|
0.64 g
|
Asam folat
|
24 mcg
|
Vitamin E
|
0.920 mg
|
Niacin
|
0.055 mg
|
Riboflavin (Vitamin B2)
|
0.329 mg
|
Pyridoxine
|
0.105 mg
|
Thiamin (Vitamin B12)
|
110 IU
|
Vitamin A
|
13.7 mg
|
Vitamin C
|
448 mg
|
Potasium
|
2 mg
|
Sodium
|
24 mg
|
Kalsium
|
0.23 mg
|
Zat besi
|
21 mg
|
Fosfor
|
21 mg
|
Magnesium
|
29 mg
|
Zinc
|
0.13 mg
|
Manfaat yang Didapat Bila Ibu Hamil Makan Nangka

Dilansir dari Momjunction, sebenarnya buah nangka aman dikonsumsi saat hamil.
Namun, sebaiknya buah berdaging kuning ini tidak dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat jika ibu hamil makan nangka:
1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Nangka adalah buah yang kaya akan vitamin A, B, dan C yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Oleh karena itu, nangka bermanfaat untuk menurunkan risiko infeksi.
2. Melancarkan Pencernaan
Sembelit sering terjadi selama kehamilan. Nangka mengandung serat yang tinggi. Serat ini akan membantu melancarakan pencernaan dan mengurangi sembelit.
Selain itu, nangka juga memungkinkan ibu hamil memenuhi kebutuhan serat harian.
Artikel terkait: Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Ini Penjelasannya!
3. Mengontrol Tekanan Darah
Buah nangka mengandung kalium yang dapat mengontrol tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.
4. Mencegah Anemia
Kadar folat dan zat besi yang tinggi pada buah ini, dapat membantu ibu hamil menormalkan kadar hemoglobin dan mencegah anemia.
5. Manjaga Kesehatan Tulang
Kandungan magnesium dalam buah nangka meningkatkan kesehatan tulang pada ibu dan janin.
6. Sumber Energi
Nangka memiliki gula alami (fruktosa dan sukrosa) yang akan memberi energi bagi tubuh ibu hamil.
Kenapa Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Nangka?

Ibu hamil boleh-boleh saja makan nangka kok, Bun. Namun, ibu hamil tidak boleh makan nangka secara berlebihan karena bisa sebabkan masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan hingga meningkatnya kadar gula darah.
Berikut ini risiko apabila ibu hamil terlalu banyak makan nangka:
1. Dapat Menyebabkan Alergi
Jika ibu hamil belum pernah makan nangka, kehamilan bukanlah waktu yang tepat untuk mencoba mengonsumsi nangka.
Hal ini karena nangka dikhawatirkan dapat menyebabkan alergi.
2. Gangguan Pencernaan
Konsumsi nangka yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan diare, hal ini karena nangka memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.
3. Pengentalan Darah
Jika Anda memiliki risiko kelainan pengentalan darah, hindari konsumsi nangka selama kehamilan karena dapat meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah.
4. Meningkatkan Kadar Gula Darah
Kandungan gula alami pada nangka dapat dengan mudah memengaruhi kadar gula darah.
Oleh karena itu, tidak tepat untuk mengonsumsi nangka jika Bunda menderita diabetes gestasional (diabetes selama kehamilan).
Berapa Banyak Porsi Nangka yang Diperbolehkan untuk Ibu Hamil?
Bun, nangka memang aman dikonsumsi saat hamil. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah sedang. Artinya, porsi nangka yang diperbolehkan untuk ibu hamil tidak boleh berlebihan.
Meski kandungan gulanya sedikit, mengonsumsi nangka terlalu banyak bukan tidak mungkin meningkatkan gula darah Bunda.
Jadi, cobalah untuk tidak mengonsumsi buah ini secara berlebihan karena selain meningkatkan gula darah, juga dapat meningkatkan suhu tubuh.
Saat membeli nangka, pilih yang tidak terlalu matang, segar dan berat. Bila ingin mengonsumsinya secara langsung, pilih yang matang.
Bagaimana Cara Mengolah Nangka untuk Dimakan saat Hamil?
Sebelum Bunda mengonsumsi nangka, Bunda harus menguasai teknik memotongnya.
Nangka mengeluarkan getah yang lengket; oleh karena itu Anda harus mengolesi tangan, talenan dan bilah pisau dengan sedikit minyak.
Setelah Anda mengirisnya menjadi dua, buang polong buah kuning di sepanjang kulit dan inti.
Buang bijinya, dan Anda akan mendapatkan daging dengan rasa manis.
Daging buah nangka bisa dikonsumsi langsung atau dapat diolah dengan berbagai cara.
Misalnya dapat dicincang dan ditambahkan ke yoghurt, oatmeal, smoothie, atau bahkan ditaburkan di atas es krim.
Anda juga bisa membuat keripik nangka, yang bisa menjadi camilan enak selama kehamilan.
Biji nangka juga bisa dimakan dengan cara direbus atau memanggangnya, dan mencampurnya dengan bumbu.
Tapi, pastikan biji nangka diolah sampai matang agar tetap aman dikonsumsi ibu hamil.
Kapan Ibu Hamil Tidak Disarankan Mengonsumsi Nangka?
Nangka memiliki banyak manfaat kesehatan (tercantum di atas). Namun jika memiliki kondisi medis tertentu, Anda mungkin perlu menghindari konsumsi nangka atau bijinya saat hamil. Berikut ini kondisi ibu hamil yang tidak disarankan mengonsumsi nangka:
1. Memiliki Masalah pada Sistem Pencernaan
Mengutip dari Science Direct, biji nangka harus dimakan matang, dan tidak mentah.
Biji nangka mentah mengandung inhibitor tripsin, yang dapat memperlambat atau menghambat pencernaan protein dalam tubuh.
Biji nangka yang dimasak aman untuk dikonsumsi.
Mereka sering direbus atau dipanggang/dipanggang, yang membuatnya aman untuk dimakan.
2. Bila Memiliki Masalah Pembekuan Darah
Biji nangka dapat menghambat pembekuan darah.
Jika Bunda sedang mengonsumsi obat yang meningkatkan risiko pendarahan (seperti antikoagulan, obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau NSAID lainnya, aspirin atau obat antiplatelet), Anda harus menghindari makan biji nangka.
Satu studi menunjukkan bahwa nangka dapat memperlambat pembekuan darah.
3. Memiliki Alergi
Jika Anda alergi terhadap serbuk sari birch, Anda harus menghindari nangka.
Ada satu kasus nangka yang didokumentasikan secara medis yang menyebabkan reaksi alergi pada individu yang alergi terhadap serbuk sari birch.
Sampai penelitian lebih lanjut dilakukan, mungkin yang terbaik adalah menghindari konsumsi nangka jika Anda memiliki alergi terhadap serbuk sari birch.
Selain itu, jika Anda alergi terhadap lateks, sebaiknya hindari nangka.
Ada satu kasus anafilaksis yang disebabkan oleh nangka, pada seorang perempuan yang alergi terhadap lateks.
Daging nangka ditutupi dengan zat lengket, seperti lateks dan sejumlah kecil mungkin tersisa setelah disiapkan.
Biasanya ini tidak akan disadari bagi orang yang tidak memiliki alergi lateks.
Setelah tahu manfaat dan risiko ibu hamil makan nangka, sekarang Bunda bisa memutuskan apakah akan memakannya atau tidak.
Bijak dalam mengonsumsi makanan selama hamil bisa membuat janin tumbuh sehat, dan Bunda juga tetap bugar selama kehamilan.
Semoga bermanfaat.
***
Baca juga:
Bolehkah Ibu Hamil Makan Pare? Ini Manfaat Konsumsi Pare untuk Bumil
Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing, Adakah Risikonya Bagi Janin?
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.