Bagi Anda yang beragama Islam, keinginan memiliki keturunan tentunya bukan hanya sebagai penerus keluarga, tapi juga sebagai aset bagi umat. Nah, cara cepat hamil menurut Islam salah satunya adalah melibatkan Allah SWT dalam setiap aspek usahanya.
Lalu, apa saja bentuk ikhtiar yang bisa dilakukan agar segera diberikan momongan menurut agama Islam?
Berikut penjelasan lengkapnya!
Apa Saja Cara Cepat Hamil Menurut Islam?

Cara cepat hamil menurut Islam sebenarnya sama saja dengan tips promil pada umumnya, hanya saja Anda dianjurkan untuk lebih melibatkan Allah di dalamnya. Berikut ini beberapa cara cepat hamil menurut Islam yang bisa dilakukan:
1. Berwudu dan Berdoa Sebelum Bercinta
Quraish Shihab, seorang ulama besar Indonesia pernah mengatakan, “Agar anak yang dihasilkan dari penyatuan suami istri menjadi anak yang saleh, libatkan Allah dalam penyatuan tersebut.”
Salah satu cara melibatkan Allah dalam percintaan ialah, dengan berwudu sebelum bercinta, sebagai cara menyucikan diri.
Lalu, berdoalah sebelum bercinta. Dengan berdoa lebih dulu, selain bisa menjadi salah satu ikhtiar cepat hamil, penyatuan tubuh menjadi ibadah yang akan menghasilkan keturunan saleh dan taat kepada Allah serta Rasul-Nya.
2. Posisi Bercinta yang Tepat
Ada beberapa posisi bercinta yang bisa membuat peluang kehamilan lebih besar, agar sperma lebih mudah mencapai sel telur.
Salah satunya adalah posisi misionaris, yaitu suami di atas dan istri di bawah. Posisi ini juga disarankan dalam Islam.
3. Perhatikan Masa Ovulasi
Untuk meningkatkan peluang kehamilan, Bunda dianjurkan mengetahui masa ovulasi.
Saat mengetahui ovulasi atau masa subur, Anda bisa berhubungan intim di waktu ini untuk meningkatkan peluang kehamilan.
4. Konsumsi Makanan Kaya Asam Folat
Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting saat menjalani program hamil. Menurut National Health Service (NHS), perempuan disarankan mengonsumsi 400 mikrogram suplemen asam folat setiap harinya saat merencanakan kehamilan.
Selain suplemen, Bunda juga bisa mengonsumsi makanan kaya asam folat seperti:
- Kurma
- Madu
- Kunyit
- Telur
- Sayuran hijau dan buah-buahan.
5. Menerapkan Pola Hidup Sehat
Menerapkan pola hidup sehat juga jadi salah satu cara agar cepat hamil yang dianjurkan menurut Islam.
Hindari merokok atau minum minuman beralkohol. Selain haram, kebiasaan ini juga bisa merusak kesehatan dan mengurangi peluang kehamilan.
Selain itu, rutin juga berolahraga dan cukupi istirahat.
6. Membaca Asmaul Husna
Membaca asmaul husna merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan saat melakukan program hamil.
Salah satu keutamaan membaca asmaul husna salah satunya adalah membuka pintu rezeki, termasuk dalam hal keturunan.
7. Rutin Membaca Istigfar
Bacaan istigfar tidak hanya untuk memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan, tetapi juga dapat dijadikan salah satu upaya ikhtiar batin untuk meminta suatu hajat seperti diberikan momongan.
8. Memanjatkan Doa agar Diberikan Keturunan
Selanjutnya, Bunda juga perlu memanjatkan kumpulan doa dan zikir agar diberikan keturunan seperti:
- Doa Nabi Zakaria (QS. Ali Imran: 38)
- Doa Nabi Ibrahim (QS. As-Shaffat: 100)
- Zikir dan Doa Nabi Zakaria (QS. Al-Anbiya: 89)
- Doa Surat Al-Furqan ayat 74
- Surat Al-Baqarah ayat 127-128
- Surat Maryam ayat 1-6
9. Melakukan Salat Sunah Setiap Hari
Sebut nama Allah dalam setiap doa, katakan bahwa Anda ingin anak yang bisa berguna bagi agama dan taat kepada Allah seumur hidupnya.
Lakukan salat hajat setiap hari sampai Anda hamil.
Sehingga, Allah SWT tahu bahwa Anda bersungguh-sungguh dalam keinginan memiliki keturunan.
Selain itu, lakukan juga salat tahajud setiap malam, dan berdoalah dengan sungguh-sungguh.
Pasalnya, waktu salat tahajud adalah waktu yang paling sering dikabulkan doanya oleh Allah SWT, lho.
10. Senantiasa Husnuzan Atau Berprasangka Baik Kepada Allah
Yang terakhir, teruslah berprasangka baik kepada Allah agar Dia juga berprasangka baik kepada Anda.
Serta, jangan ragu untuk minta keluarga untuk ikut mendoakan keberhasilan promil Anda juga ya, Parents.
Kumpulan Doa dan Zikir agar Cepat Hamil dan Diberi Keturunan

Selain bentuk ikhtiar di atas, ada juga beberapa doa yang bisa Anda panjatkan agar cepat hamil.
Setelah selesai salat lima waktu, bacalah istigfar sebanyak-banyaknya, lalu lantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah itu, panjatkan doa meminta keturunan yang sudah terdapat dalam Al-Qur’an, yakni sebagai berikut:
1. QS. Al Furqan ayat 74
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Robbana hablana min azqajinaa wa zurriyatina qurrota’ayunin, waj’alna lil muttaqiina imama.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerakanlah kepada istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
2. Doa Nabi Zakaria dalam QS. Ali Imran ayat 38
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗۙ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ
“Hunālika da’ā Zakariyyā rabbahu qāla rabbi hab lī min ladunka żurriyyatan ṭayyibatan innaka samī’u’d-du’ā'”
Artinya: “Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya, seraya berkata, ‘Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa” (QS Ali ‘Imran: 38)
3. Doa Nabi Ibrahim dalam QS. As-Shaffat ayat 100
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
“Rabbi hablii min ash-shalihiin”
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh.” (As shaffat:100)
4. Doa Nabi Zakaria dalam QS Al-Anbiya Ayat 89
وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَۚ
“Wa zakariyya idz naadaa rabbahuu rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waaritsiina.”
Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, ‘Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.”
5. Membaca QS. Maryam ayat 1-6
كهيعص
ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهُ زَكَرِيَّا
إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ نِدَاءً خَفِيًّا
قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُن بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا
وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِن وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا
يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ ۖ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا
“Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad. Dzikru rahmati rabbika ‘abdahu zakariyyaa. Idz naadaa rabbahu nidaa-an khafiyyaan. qaala rabbi innii wahana al’azhmu minnii waisyta’ala alrra/susyayban walam akun bidu’aa-ika rabbi syaqiyyaan. wa-innii khiftu almawaaliya min waraa-ii wakaanati imra-atii‘aaqiran fahab lii min ladunka waliyyaan. yaritsunii wayaritsu min aali ya’quuba waij’alhu rabbi radhiyyaan”
Artinya: Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad. (yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata:
“Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku.
Dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai”. (Q.S Maryam: 1-6).
6. Surat Al-Baqarah ayat 127-128
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Wa iż yarfa’u Ibrāhīmu’l-qawā’ida mina’l-bayti wa Ismā’īlu rabbanā taqabbal minnā innaka anta’s-samī’u’l-‘alīm”
Artinya: “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): ‘Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'”
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
“Rabbanā waj’alnā muslimayni laka wa min żurriyyatinā ummatan muslimatan laka wa arinā manāsikanā wa tub ‘alaynā innaka anta’t-tawwābu’r-rahīm”
Artinya: “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara ibadah kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”
Selain membaca doa-doa di atas, dianjurkan memperbanyak shalawat nabi, lantunan zikir agar cepat hamil, membaca surat Al Fatihah, Al Ikhlas, juga asmaul husna.
Semoga ikhtiar dan doa yang Anda lakukan membuahkan hasil dan dianugerahi keturunan yang saleh ya, Parents. Amin!
Sumber referensi: Dalam Islam
Baca Juga:
Kram Perut Saat Hamil Bisa Jadi Tanda Bahaya, Kenali Penyebab dan Gejalanya!
Mengenal Hypnobirthing, Teknik Melahirkan yang Minim Rasa Sakit
6 Tips agar cepat hamil secara alami, yang lagi promil wajib coba!
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.