Serba-serbi pemakaian kontrasepsi untuk menghindari kehamilan, wajib catat!

lead image

Sedang tidak ingin nambah anak? Berikut ini cara melakukan hubungan percintaan dengan alat kontrasepsi agar tidak hamil. Kasih tahu suami juga, Bunda!

Bila Anda termasuk orang yang tidak suka melakukan hubungan seks dengan alat kontrasepsi, pikir lagi. Jika hal tersebut berkaitan dengan promil yang sedang dijalani, tentu tidak masalah. Namun, apabila Anda sedang menunda punya anak, maka memakai kontrasepsi saat bercinta wajib hukumnya, agar tidak hamil.

Dalam satu kali ejakulasi, ada sebanyak 18 juta sel sperma yang siap membuahi sel telur dan menghasilkan kehamilan. Satu tetes air mani dari suami, bisa menghamili satu penduduk di negara Colombia.

Karena itu, bila Bunda sedang tidak mengonsumsi pil KB ataupun memakai IUD, jangan pernah lupa meminta suami untuk memakai kondom saat bercinta. Atau alat kontrasepsi lainnnya

Tips melakukan seks dengan alat kontrasepsi agar tidak hamil

seks dengan alat kontrasepsi 1

Cara asyik melakukan seks dengan alat kontrasepsi agar tidak hamil.

1. Jangan pernah melakukan seks tanpa kondom

Kondom dibuat tidak hanya untuk mencegah kehamilan, tapi juga mencegah berbagai penularan penyakit infeksi menular seksual. Melakukan seks dengan alat kontrasepsi kondom tidak akan mengurangi kenikmatan saat bercinta. Apalagi sekarang sudah banyak varian kondom yang bermacam-macam dan memberi sensasi lebih bagi suami maupun istri.

2. Jangan pernah lupa minum pil KB

Bila alat kontrasepsi yang Anda gunakan adalah pil KB, jangan pernah lupa untuk mengonsumsinya secara rutin. Dan pastikan jadwal minumnya teratur, bukan di sembarang waktu. Minum pil KB di waktu yang sama setiap hari bisa membuatnya lebih efektif.

Lupa minum pil KB satu hari saja bisa membuat kehamilan terjadi. Seperti yang pernah terjadi pada Ashanty, dia tidak minum pil KB beberapa hari dan langsung ‘kebobolan’.

Selengkapnya: Lupa minum Pil KB, Ashanty hamil anak kedua

Seks dengan alat kontrasepsi

Tips melakukan seks dengan alat kontrasepsi agar tidak hamil.

3.  Seks saat menstruasi tetap bisa hamil

Banyak yang berpikir melakukan seks saat haid tidak akan bisa hamil, nyatanya tidak. Bercinta saat istri sedang menstruasi tetap bisa hamil bila tidak menggunakan alat kontrasepsi.

4. Ejakulasi di luar tidak sepenuhnya efektif

Meski dipercaya bisa mencegah kehamilan, namun bila sperma keluar di dekat mulut vagina, ia bisa tetap berenang ke sel telur dan membuat Bunda hamil. Gunakan proteksi bila Anda tidak ingin hamil.

Artikel terkait: Ejakulasi di luar saat bercinta, seberapa efektif untuk mencegah kehamilan?

5. Seks tanpa penetrasi tetap bisa hamil

Kehabisan kondom, tidak ada pil KB, namun gairah seks tak tertahankan. Lalu hanya menggosokkan penis di luar vagina tanpa melakukan penetrasi. Sayangnya, cara ini juga tetap berisiko kehamilan, karena sperma yang keluar bisa mengalir dan masuk ke vagina.

agar tidak hamil

Memakai alat kontrasepsi saat berhubungan seks agar tidak hamil.

6. Jangan biarkan suami memasukkan jari ke vagina yang telah menyentuh penisnya

Saat ereksi, penis lelaki bisa mengeluarkan precum yang juga memuat sperma. Bila suami menyentuh precum ini kemudian memasukkan jarinya ke vagina Anda, kemungkinan di tangannya telah menempel sel sperma yang bisa membuat Anda hamil.

Hal ini juga berlaku pada kondom, jangan menyentuh bagian luar kondom jika sebelumnya telah menyentuh penis yang sudah mengeluarkan precum.

7. Setelah ejakulasi, segera keluarkan penis dari vagina

Jangan biarkan penis berada terlalu lama di vagina setelah ejakulasi. Minta suami untuk segera mencabut penisnya untuk menghindari kemungkinan sperma mengalir keluar kondom dan membuahi sel telur.

Semoga bermanfaat.

 

*Disadur dari theAsianparent Vietnam

Baca juga:

Ayah Tidak Suka Kondom/Bunda Anti Minum Pil? Ini Alternatif KB lainnya