TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Inilah Risiko Kesehatan Serius Dan Efek Samping KB

Bacaan 3 menit
Inilah Risiko Kesehatan Serius Dan Efek Samping KB

Menunda kehamilan bisa dilakukan dengan berbagai macam metode KB. Namun ada beberapa efek samping KB yang harus kita waspadai.

Berbagai pilihan metode KB sekarang ini sudah banyak membantu para perempuan dalam menunda kehamilan. Namun belakangan, semakin banyak penelitian menunjukkan efek samping KB yang dapat menyebabkan risiko kesehatan serius.

Apa saja risiko dan efek samping KB?

Secara keseluruhan, risiko serius terkait KB hormonal jarang terjadi. Namun, risiko untuk beberapa kondisi tetap ada.

“Risiko pembekuan darah meningkat pada wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal yang berisi estrogen, dan dalam beberapa kasus, yang mengandung beberapa jenis progesteron seperti drospirenone,” kata Jani R. Jensen, MD, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Mayo Clinic, Minnesota.

KB hormonal adalah metode KB yang menggunakan pil, NuvaRing, dan patch KB. “Tingkat hormon yang disebabkan kontrasepsi hormonal, terutama estrogen, dapat menjadi faktor yang mempengaruhi pembekuan darah,” terangnya.

Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2015 dalam British Medical Journal, menemukan bahwa risiko pembekuan darah dalam pembuluh vena pada wanita yang menggunakan KB oral tiga kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

Pembekuan dalam trombosis vena biasanya mempengaruhi pembuluh darah di kaki bagian bawah atau paha dan dapat memblokir aliran darah. Gejalanya diantaranya kulit merah atau terasa hangat, bengkak dan nyeri.

Jenis pembekuan darah lainnya adalah emboli paru, yang dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada, denyut jantung cepat, kepala pusing hingga pingsan.

Para peneliti juga menemukan risiko serangan jantung, stroke, kanker payudara, kanker serviks, bahkan kanker otak, sedikit lebih tinggi pada wanita yang menggunakan KB hormonal.

Di sisi lain, “risiko endometrium, kanker ovarium, dan kanker usus terbukti benar-benar menurun pada wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal,” Kata Jenson.

Siapa yang memiliki risiko tinggi efek samping KB?

Efek samping KB tersebut memiliki faktor risiko tambahan, seperti obesitas, merokok, tekanan darah tinggi, dan bertambahnya usia.

Wanita di atas 35 tahun, atau dengan riwayat penggumpalan darah di kaki atau paru-paru, stroke, kanker payudara, atau kondisi lainnya sangat disarankan untuk tidak menggunakan metode KB hormonal.

Kondisi lainnya yang harus berhati-hati adalah penderita penyakit autoimun seperti lupus, migrain dengan aura, dan sirosis hati.

Cara mengurangi risiko efek samping KB

Metode KB non-hormonal jelas dapat menjadi pilihan. Atau cara yang lebih konservatif seperti kondom dan hitung kalender.

Langkah-langkah lainnya untuk meminimalkan risiko saat menggunakan KB oral termasuk berhenti merokok dan menjaga berat badan ideal.

Seperti halnya obat-obatan lainnya, KB memiliki manfaat dan efek samping. Karenanya penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menimbang risiko yang akan timbul berdasarkan kondisi tubuh dan kesehatan Anda.

 

Referensi: redbookmag.com, mayoclinic.com, webmd.com

Baca juga:

Waktu yang Tepat untuk KB Setelah Melahirkan

Berbagai Cara KB Untuk Ibu Menyusui

Alat Kontrasepsi / KB Wanita

 

 

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Inilah Risiko Kesehatan Serius Dan Efek Samping KB
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti