TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cara Hitung Masa Subur Perempuan untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan

Ditinjau secara medis
Sebuah tim profesional bersertifikat dan diakui di bidang kesehatan yang meninjau semua informasi yang berkaitan dengan kesehatan kehamilan dan kesehatan dan tumbuh kembang anak di theAsianparent. Tim ini terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anak, spesialis penyakit menular, doula, konsultan laktasi, redaktur profesional, dan kontributor dengan lisensi khusus.
Pelajari Lebih Lanjut
oleh
dr. Gita Permatasari

Ditinjau secara medis oleh

dr. Gita Permatasari

dr. Gita Permatasari bertugas di RSPP sebagai Dokter Umum, Medical Check Up Examiner, dan Konsultan Laktasi. Ia juga menjadi Manajer Pelayanan Pasien yang berkoordinasi dengan dokter spesialis dan perawat terkait kondisi pasien, termasuk berkoordinasi dengan asuransi terkait penjaminan pasien. Sebelumnya, dr. Gita melayani pasien di Klinik Ajiwaras, Cilandak KKO.

Temui Dewan Peninjau kami
Bacaan 4 menit
Cara Hitung Masa Subur Perempuan untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan

Dengan memahami cara menghitung masa subur, Bunda dapat meningkatkan peluang kehamilan secara alami.

Cara menghitung ovulasi atau masa subur perempuan sangat penting untuk diketahui, terlebih lagi bagi Anda yang ingin merencanakan kehamilan.

Dengan memperkirakan dan menghitung masa subur setelah haid, maka peluang untuk memiliki keturunan lebih meningkat.

Lantas, seperti apa cara yang mudah dan akurat untuk menghitung masa subur setelah haid? Simak penjelasan di bawah ini!

Artikel Terkait: 5 Rekomendasi Merek Alat Tes Ovulasi di 2023, Cek Masa Subur Bunda!

Daftar isi

  • Kapan Sebenarnya Masa Subur Perempuan Terjadi?
  • Cara Menghitung Masa Subur

Kapan Sebenarnya Masa Subur Perempuan Terjadi?

cara menghitung masa subur

Masa subur perempuan sebenarnya sangat bergantung pada siklus haid atau menstruasi.

Oleh karena itu, setiap perempuan bisa memiliki kondisi yang berbeda-beda.

Perempuan yang haidnya teratur memiliki masa subur yang berbeda dari perempuan yang haidnya tidak teratur.

Meskipun begitu, kita tetap bisa mengetahui kapan sebenarnya masa subur tersebut berlangsung.

Dalam satu siklus haid, ada hari-hari tertentu di mana seorang perempuan berada di kondisi yang paling subur.

Kondisi ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim secara teratur karena akan memberikan peluang kehamilan yang lebih besar.

Normalnya, panjang siklus haid berkisar antara 21-35 hari.

Kita bisa menghitung siklus haid yang normal ini sejak hari pertama mengeluarkan darah haid hingga hari terakhir siklus haid, yaitu hari sebelum haid berikutnya dimulai. 

Penting bagi perempuan untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi.

Sebab, pada saat itulah sel telur dilepaskan dari ovarium dan harus segera dibuahi dalam waktu 12–24 jam.

Jika pertemuan antara sel telur dan sperma terjadi di waktu yang tepat, maka dapat memperbesar peluang untuk menghasilkan embrio.

Masa ovulasi bisa berbeda-beda pada setiap perempuan. Ini tergantung dari lamanya siklus haid yang dimiliki.

Misalnya, dalam siklus haid yang rata-rata 28 hari, maka ovulasi biasanya akan terjadi di hari ke-12 hingga ke-14 setelah haid hari pertama.

Akan tetapi, ada satu hal yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan, yaitu lama masa haid yang bisa berubah dari waktu ke waktu, biasanya berlangsung 2-7 hari.

Kondisi seperti ini membuat ovulasi dapat berbeda, misalnya sepekan lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode sebelumnya.

Artikel Terkait: Tanda-tanda Wanita Sedang dalam Masa Subur, yang Promil Wajib Tahu!

Cara Menghitung Masa Subur

cara menghitung masa subur

Untuk mengetahui kapan masa subur berlangsung, Bunda bisa menggunakan dua cara menghitung masa ovulasi berikut ini:

1. Mengetahui Masa Subur dan Menghitungnya dengan Rumus

Setelah dikeluarkan, sel telur hanya dapat bertahan selama 24 jam.

Jadi, jika Bunda ingin hamil, maka sel telur tersebut harus dibuahi oleh sel sperma dalam waktu 12–24 jam setelah ovulasi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Bunda untuk mengetahui kapan Bunda sedang berada di kondisi yang paling subur.

Bunda bisa menghitung masa subur dengan menggunakan catatan atau analisis siklus haid setidaknya selama 8 bulan terakhir.

Untuk mempermudah Bunda menghitung masa subur, Bunda bisa memakai rumus berikut ini:

  • Ketahui siklus haid terpendek Bunda. Misalnya, 27 hari. Kurangi angka tersebut dengan 18. Hasilnya adalah 9 hari. Nah, angka ini merupakan hari pertama masa subur Bunda.
  • Ketahui siklus haid terpanjang Bunda. Misalkan siklus terpanjangnya adalah 30 hari. Lalu, kurangi angka tersebut dengan 11. Hasilnya adalah 19 hari. Nah, angka ini adalah hari terakhir masa subur Bunda.

Dari contoh pada rumus di atas, jika siklus haid rata-rata Bunda adalah 27–30 hari, maka masa subur Bunda berlangsung pada hari ke-9 hingga ke-19.

2. Mengenali Tanda Datangnya Masa Subur

cara menghitung masa subur

Bunda juga bisa mengamati tanda-tanda masa subur untuk memperkuat perkiraan datangnya masa subur. Tanda-tanda yang bisa dikenali, antara lain:

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
  • Meningkatnya suhu basal tubuh: Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh saat kita bangun di pagi hari. Suhu basal tubuh yang normal adalah 35,5–36,6 derajat Celsius. Namun, suhu tersebut akan meningkat saat perempuan sedang berada di dalam masa subur.
  • Muncul lendir serviks: Lendir serviks atau lendir yang ada di mulut rahim akan muncul di masa subur. Lendir ini ditandai dengan warna yang bening, licin, serta elastis, seperti putih telur mentah.
  • Nyeri perut: Pada beberapa perempuan, masuknya masa subur juga ditandai dengan munculnya gejala nyeri perut.
  • Merasa lebih bergairah: Jangan heran, jika sedang berada di dalam masa subur, Bunda akan merasa diri lebih menarik dan bergairah untuk melakukan hubungan seksual. Ini adalah hal yang wajar. Bukan hanya itu, bahkan Bunda juga akan terlihat menarik di mata pasangan. Ini karena tubuh akan mengeluarkan wangi secara alami yang berbeda dari biasanya.

Artikel Terkait: Masa Subur Setelah Nifas, Kapan dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Itulah cara menghitung masa subur yang penting sekali untuk diketahui, apalagi jika Anda dan suami sedang merencanakan kehamilan.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Merek Alat Tes Ovulasi di 2023, Cek Masa Subur Bunda!

Cara Mengetahui Masa Subur Bunda Lewat Cairan Vagina, Tak Sulit!

Bagaimanakah mengetahui pria dalam masa subur? Ini contekannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Cara Hitung Masa Subur Perempuan untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti