7 Mitos Tak Masuk Akal Tentang Mencegah Kehamilan

7 Mitos Tak Masuk Akal Tentang Mencegah Kehamilan

Beberapa mitos di bawah ini belum terbukti keampuhannya secara ilmiah. Namun hingga kini masih diyakini sebagian kalangan sebagai cara mencegah kehamilan.

Pasangan yang belum ingin menambah momongan mempercayakan masalah mencegah kehamilan kepada alat-alat kontrasepsi. Namun, masih ada saja pasangan yang percaya bahwa mitos berikut ampuh untuk mencegah kehamilan.

Apa saja sih hal-hal yang tergolong mitos mencegah kehamilan? Yuk, kita simak sama-sama.

1. Segera membersihkan sperma pada vagina

Siklus hidup sperma adalah 4-5 hari jika ditempatkan di ruang yang hangat dan lembab seperti vagina. Sedangkan sperma yang kering akan mati dalam beberapa menit.

Meski demikian, “Membersihkan sperma dari liang vagina setelah terjadinya ejakulasi tidak menjamin akan terhindar dari kehamilan,” kata Dr. Nupur Gupta, konsultan ginekologi dan Direktur Well Woman Clinic, Gurgaon, India. Nah, jika Anda termasuk golongan yang percaya pada mitos ini, sudah saatnya Anda menggunakan alat kotrasepsi untuk mencegah kehamilan.

2. Melompat-lompat sesudah berhubungan intim

Sperma akan tetap berada dalam vagina meski Anda melompat-lompat atau lari ke sana ke mari sesudah berhubungan intim.

“Apapun yang Anda lakukan sperma tidak akan keluar dari vagina Anda,” kata Dr. Gupta. Ini karena sperma tidak seperti air yang meluncur turun ketika Anda menggoyangkan tubuh Anda.

3. Masturbasi sebelum berhubungan intim

Beberapa pasangan percaya bahwa bermasturbasi sebelum melakukan penetrasi bisa mencegah kehamilan. Sperma memang akan keluar pada saat suami telah mencapai ejakulasi. Namun saat ia beristirahat, sperma baru terbentuk kembali. Dan kehamilan bisa terjadi dengan hanya satu sel sperma yang berkualitas baik.

Apapun teknik yang Anda gunakan tetap tidak akan bisa mencegah kehamilan jika penis telah berpenetrasi ke dalam vagina.

4. Segera mencabut penis sebelum sperma keluar

Teknik ini biasanya terpaksa digunakan ketika suami dan istri sama-sama tidak menggunakan alat kontrasepsi. Namun para ahli berpendapat teknik ini tidak terlalu efektif untuk mencegah kehamilan.
“Metode ini kemungkinan besar akan gagal karena cairan yang keluar sebelum ejakulasi juga mengandung sperma yang menghasilkan kehamilan,” kata Dr. Gupta. Sama dengan mitos sebelumnya, teknik tertentu saat berhubungan intim kecil kemungkinannya berhasil mencegah kehamilan.

5. Minum soda sebelum berhubungan intim

Beberapa orang percaya bahwa minuman bersoda merek tertentu berkadar kafein tinggi bisa menurunkan kesuburan pria. Mitos ini pun tak terbukti kebenarannya secara ilmiah.
Dr. Gupta menyarankan agar pasangan mencari alternatif lain karena minum soda sebelum berhubungan intim tidak akan mencegah kehamilan. Hal ini karena soda tidak mempengaruhi kualitas sel telur maupun sperma.

6. Menyusui pasti tidak hamil

Benar, menyusui eksklusif setiap 2-3 jam termasuk di jam tidur, dapat menunda kehamilan. Tetapi tidak ada jaminan 100% Anda tidak akan hamil, sama dengan pemakaian alat kontrasepsi lainnya.
Dr. Priyanka Mehta, ginekolog asal Delhi mengatakan, “Menyusui hanya akan menunda ovulasi. Namun tidak ada jaminan bahwa Anda tidak akan hamil ketika berhubungan intim di masa menyusui. Gunakan alat kontrasepsi pil atau IUD sesuai saran dari ginekolog Anda.”

7. Berhubungan intim dengan posisi tertentu

Tak ada posisi seks apapun yang bisa mencegah kehamilan. “Satu tetes sperma yang masuk ke dalam tubuh wanita melalui posisi seks apapun sudah cukup untuk menghasilkan kehamilan,” jelas Dr. Smriti Sawhney Joshi dari ePsyClinic.com.

Parents. semoga ulasan di atas bermanfaat.

 

Referensi: theIndusparent

Baca juga: 

Ejakulasi di luar saat bercinta, seberapa efektif untuk mencegah kehamilan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner