Mengenal Tes Apgar Score sebagai Metode Penilaian Kesehatan Bayi Baru Lahir

Mengenal Tes Apgar Score sebagai Metode Penilaian Kesehatan Bayi Baru Lahir

Apgar score adalah salah satu tes cepat untuk memeriksa kesehatan bayi baru lahir. Mari mengenal tes ini, mulai cara membacanya dan arti nilainya.

Apgar Score adalah sebuah metode untuk melakukan tes cepat pada menit 1 dan menit ke 5 untuk mengobservasi kesehatan bayi yang baru lahir. Observasi di menit 1 ini bertujuan untuk menentukan seberapa baik bayi mentolerir proses persalinan, sedangkan obeservasi di menit ke 5 untuk mengukur kebugaran bayi saat beradaptasi di lingkungan barunya di luar rahim ibu. Namun, Apgar Score tidak dirancang untuk memprediksi kesehatan anak di masa depan. 

Apabila penilaian Apgar tinggi, berarti bayi tersebut sehat dan memiliki kondisi yang baik. Jika sebaliknya, berarti bayi tersebut membutuhkan bantuan medis.

Definisi Apgar Score

Tes APGAR score

Penilaian Apgar atau Apgar Score adalah salah satu pemeriksaan fisik yang dilakukan pihak medis pada menit-menit pertama bayi baru dilahirkan. Semakin tinggi nilai tes Apgar, maka semakin bugar kondisi bayi tersebut.

Istilah Apgar itu sendiri merupakan akronim dari beberapa hal, seperti:

  • Activity, menunjukkan aktivitas otot
  • Pulse, menunjukkan aktivitas denyut jantung
  • Grimace, menunjukkan tingkat respon dan refleks bayi
  • Appearance, menunjukkan penampilan fisik luar bayi seperti warna tubuh
  • Respiration, menunjukkan aktivitas pernapasan

Tes Apgar Score dilakukan dengan memberi penilaian 0-2 pada kelima aspek yang sudah disebutkan di atas. Hasil akhirnya bisa dibaca dengan menjumlahkan semua nilai yang ada. Nilai Apgar ini akan dijadikan acuan untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi.

Tes Apgar Score biasanya dilakukan di menit pertama dan kelima setelah persalinan. Namun, jika ada kekhawatiran mengenai kondisi bayi, tes dapat dilakukan kembali pada menit 10, 15, dan 20. 

Artikel Terkait: 10 Refleks bayi baru lahir yang perlu diketahui oleh orangtua

Cara Melakukan Tes Apgar Score 

Pemberian nilai skala 0-2 pada kelima aspek pada tes Apgar di atas tentu memiliki kriteria tertentu. Berikut ini adalah kriteria dari setiap skala penilaian dalam penilaian apgar.

1. Activity atau Aktivitas Otot Bayi

  • Skala 2 diberikan untuk bayi yang bisa melakukan aktivitas fisik secara aktif dan spontan , seperti menggerakkan kedua tangan dan kaki.
  • Skala 1 diberikan untuk bayi yang hanya melakukan sedikit aktivitas, seperti sedikit gerakan anggota tubuh.
  • Dan, skala 0 diberikan kepada bayi yang terkulai atau tidak menunjukkan aktivitas fisik sama sekali.

2. Pulse atau Denyut Jantung

  • Skala 2 diberikan kepada bayi yang detak jantung normal lebih dari 100 denyut per menit.
  • Skala 1 diberikan kepada bayi yang detak jantungnya kurang dari 100 denyut per menit.
  • Dan, skala 0 diberikan kepada bayi yang tidak menunjukkan adanya detak jantung.

3. Grimace atau Respons dan Refleks Bayi

  • Skala 2 diberikan kepada bayi yang memiliki respons yang bagus, seperti menangis, meringis, batuk, atau menarik kaki ketika diberi rangsangan tertentu.
  • Skala 1 diberikan kepada bayi yang hanya menunjukkan respons secara terbatas (meringis) ketika diberi rangsangan.
  • Dan, skala 0 diberikan kepada bayi yang tidak menunjukkan respons sama sekali.

4. Appearance atau Warna Tubuh Bayi

  • Skala 2 diberikan kepada bayi yang memiliki warna tubuh kemerahan seperti bayi normal lainnya.
  • Skala 1 diberikan kepada bayi yang sebagian tubuhnya berwarna tidak normal, seperti kebiruan atau pucat pada tangan dan kaki.
  • Dan, skala 0 diberikan kepada bayi yang seluruh tubuhnya berwarna kebiruan, keabu-abuan, atau pucat.

5. Respiration atau Pernapasan

  • Skala 2 diberikan kepada bayi yang menunjukkan pernapasan normal disertai suara tangisan yang kuat.
  • Skala 1 diberikan kepada bayi yang menunjukkan rintihan, pola napas tidak teratur, dan suara tangisan yang lemah.
  • Dan, skala 1 diberikan kepada bayi yang tidak menunjukkan kegiatan pernapasan sama sekali.

Cara Membaca Nilai Tes Apgar

Tes APGAR score

Setelah selesai menilai kelima aspek tes Apgar di atas, akumulasi semuanya akan menunjukkan tingkat kebugaran bayi, sebagai berikut:

  • Skor di atas 7 menunjukkan bahwa bayi dalam kondisi baik.
  • Skor  5-6 menunjukkan kondisi bayi yang baik, tapi memerlukan bantuan medis, misalnya bantuan pernapasan.
  • Dan, skor di bawah 5 menunjukkan bahwa bayi dalam keadaan gawat dan membutuhkan tindakan medis lanjut dan perawatan intensif.

Tindakan medis yang umumnya dilakukan untuk membantu menstabilkan kondisi bayi adalah bantuan pernapasan, penyedotan lendir, dan tindakan lainnya untuk membuat kinerja organ tubuh lebih optimal.

Artikel Terkait: Perkembangan Indera Bayi Baru Lahir

Makna Apgar Score bagi Bayi yang Baru Lahir

Tes APGAR score

Penilaian Apgar memang sebaiknya dilakukan lebih dari sekali. Banyak kasus persalinan di mana bayi sehat malah menunjukkan nilai tes Apgar yang rendah pada menit pertama setelah dilahirkan. Hal ini bisa disebabkan karena bayi membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang baru di luar rahim ibu. 

Oleh karena itu, tes Apgar sebaiknya dilakukan lagi di menit kelima setelah persalinan. Jika di waktu ini bayi tidak menunjukkan kenaikan nilai Apgar, artinya bayi membutuhkan perawatan intensif dari pihak medis. 

Apgar score menjadi salah satu metode yang sederhana untuk menentukan tingkat kebugaran bayi. Nilai Apgar yang buruk bukan berarti bayi tersebut tidak normal. Namun, nilai yang rendah ini justru menunjukkan indikasi bahwa bayi sedang membutuhkan bantuan medis untuk bertahan hidup.

Artikel telah ditinjau oleh:
dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Sumber: Hellosehat, Alodokter

Baca juga:

10 Hal penting tentang bayi baru lahir yang orangtua wajib tahu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner