10 Hal yang Harus Anda Tahu (Namun tak Perlu Khawatir) Tentang Bayi Baru Lahir

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

10 hal ini penting untuk Parents ketahui tentang bayi baru lahir. Meski gejalanya tampak mengkhawatirkan, namun sebenarnya normal.

Bayi baru lahir memang rapuh dan membutuhkan perhatian ekstra di setiap apapun yang terjadi padanya. Kadang Parents juga melihat hal-hal yang mungkin membuat khawatir terhadap kesehatannya.

Dilansir dari situs parents.com, hal-hal berikut mungkin terlihat mengkhawatirkan, namun sebenarnya normal. Jadi Parents tak perlu merasa khawatir berlebihan jika 10 hal ini terjadi pada bayi baru lahir.

1. Kulit bayi Terasa Kering

Sembilan bulan berada di rahim ibu, bayi dilingkupi oleh cairan yang membuatnya terlindungi dan tetap hangat. Karena itu, jangan heran ketika melihat kulit bayi terasa kering. Sebab hal tersebut adalah normal bagi kulit bayi yang baru pertama kali terkena udara.

Terkadang, kulit bayi juga akan sedikit mengelupas. Tapi Anda tak perlu khawatir berlebihan, jika memang ingin kulit bayi tetap lembab, Anda bisa memberikan losion untuk bayi yang tidak menimbulkan alergi.

Kulit bayi baru lahir sangatlah sensitif, Anda mungkin akan menemui ruam karena popok, bintik kecil maupun jerawat di kulit bayi.

Baca: Penyebab dan Cara Tepat Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

2. Ubun-ubun lunak pada bayi

Saat baru lahir, ada kemungkinan kepala bayi akan terasa lunak di bagian tengkoraknya. Biasanya terdapat pada bagian ubun-ubun bayi. Hal ini wajar bagi bayi baru lahir, karena ubun-ubun yang lunak membantunya bergerak melewati jalan lahir.

Anda tak perlu takut untuk memegangnya, ubun-ubun yang lunak mungkin akan terasa berdenyut karena di bagian tersebut ada pembuluh darah yang menutupi otak. Tengkorak ubun-ubun akan mengeras seiring bertambahnya usia bayi.

3. Darah keluar dari vagina bayi perempuan

Selama masa kehamilan, gelombang hormon estrogen bisa merangsang rahim janin perempuan. Di minggu pertama setelah lahir, bayi perempuan akan mengalami haid kecil yang membuat rahimnya mengeluarkan sedikit darah.

4. Rongga kecil di dada bayi

Menurut para ahli, tulang dada dibuat dalam tiga bagian. Rongga yang Anda lihat bisa saja bagian paling bawah dari tulang dada bayi.

Seiring perkembangan bayi, otot dada dan perutnya akan menarik tulang tersebut menjadi lurus sehingga rongganya menghilang. Sebelum itu terjadi, jaringan lemak bayi akan melindungi bagian tersebut.

5. Feses lunak setiap habis menyusui

Bayi yang mendapat ASI eksklusif cenderung buang air besar setiap kali selesai menyusui, karena ASI sangat cepat dicerna oleh tubuh bayi. Bayi yang mendapat susu formula akan lebih jarang BAB.

Bila kotorannya terasa encer atau lunak, hal itu normal. Karena bayi Anda hanya mengonsumsi cairan dan belum menerima makanan padat.

Lebih lengkap tentang kotoran bayi simak di sini: Panduan Lengkap Kotoran Bayi; Frekuensi, Tekstur dan Warna

6. Sering cegukan

Beberapa ahli menyatakan bahwa, bayi sering cegukan karena komunikasi antara otak dan diafragma bayi belum sempurna. Hal inilah yang membuatnya cegukan. Anda tak perlu merasa khawatir karena cegukan pada bayi tidaklah berbahaya.

Jika Anda khawatir, simak cara mengatasinya di sini: Ini Penyebab Bayi Sering Cegukan dan Cara Mencegahnya

7. Bayi sering menangis

Bayi baru lahir, hanya bisa berkomunikasi lewat tangisan. Saat mengompol, lapar atau sekedar ingin digendong dia akan menangis untuk menarik perhatian Anda.

Akan tetapi, jangan mengharapkan senyum atau reaksi lain yang menandakan dia merespon sentuhan Anda, karena bayi baru lahir belum bisa melakukannya.

8. Ruam di wajah atau jerawat bayi

Hormon ibu yang masih berada di tubuh bayi kadang memicu ruam atau jerawat pada bayi. Biasanya akan terjadi pada usia dua minggu atau dua bulan. Hal ini tidak berbahaya, Anda hanya perlu membersihkan wajahnya dengan lembut.

Baca: Apa itu Jerawat Bayi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

9. Payudara terlihat membesar dan ada cairan di dalamnya

Hormon yang sama yang membuat bayi perempuan mengalami haid kecil juga bisa membuat payudara bayi terlihat membesar. Hal ini bisa terjadi pada bayi laki-laki maupun perempuan.

Hal ini memang mengejutkan, tapi sifatnya hanya sementara dan tidak memengaruhi kesehatan bayi. Jadi Parents tak perlu terlalu serius memikirkannya.

Parents juga tidak perlu menekan atau memencet payudara bayi agar cairannya keluar. Biarkan saja, dan cairan tersebut akan akan hilang karena terserap oleh tubuhnya.

10. Sering bersin

Bayi baru lahir memiliki hidung yang sangat kecil, sedikit lendir akan membuatnya bersin. Karena bayi Anda baru saja keluar dari rahim yang penuh cairan, mungkin hidungnya akan mengalami sedikit mampet. Yang membuatnya bersin terus menerus.

Anda tak perlu mengkhawatirkannya, kecuali jika bersin itu dibarengi dengan keluarnya ingus yang kental dan berwarna kuning. Itu menandakan bahwa bayi Anda terkena flu.

Itulah 10 hal yang sering terjadi pada bayi baru lahir. Berkonsultasi dengan dokter atau ibu-ibu lain yang memiliki bayi bisa membantu Anda mengatasi rasa khawatir saat melihat hal-hal ini terjadi pada bayi.

 

Baca juga:

10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi baru lahir