Tak perlu minum susu ibu hamil bila konsumsi 7 jenis makanan ini

Tak perlu minum susu ibu hamil bila konsumsi 7 jenis makanan ini

Anggapan susu ibu hamil bisa digantikan dengan jenis susu lainnya tidak sepenuhnya benar. Seharusnya 7 jenis makanan inilah yang wajib dikonsumsi SEMUAnya.

Bunda, susu ibu hamil yang banyak dijual di pasaran adalah susu biasa yang diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Jadi, bila ada yang berpendapat bahwa susu ibu hamil bisa digantikan dengan susu lain, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

susu ibu hamil

Yang benar adalah, susu ibu hamil tidak diperlukan bila Bunda memakan SEMUA kelompok makanan yang akan kami bahas di sini.

Dr. Mirriam Stoppard pun menyebutkan ada 7 jenis makanan yang harus dikonsumsi ibu hamil tanpa menyebutkan susu ibu hamil. Makanan apa sajakah yang diperlukan? Mari kita simak di sini.

 

 

1. Makanan berkalsium

 

Tulang bayi mulai terbentuk antara minggu ke-4 dan ke-6 usia kehamilan. Oleh karena itu ibu   membutuhkan banyak kalsium sebelum hamil dan ketika hamil.

Kalsium dapat diperoleh dari susu (tidak perlu susu ibu hamil), keju, yogurt, sarden, ikan teri, kedelai, dan tahu.

 

2. Makanan  kaya protein

 

Asam amino dalam protein merupakan zat dasar untuk membentuk sel dan jaringan seluruh organ tubuh bayi.

Sumber protein banyak terdapat pada ikan segar, telur, udang, daging sapi/domba, serta unggas.

 

3. Sumber vitamin dan mineral

 

Sayur dan buah adalah sumber vitamin dan mineral yang baik. Sayuran berwarna hijau, merah atau kuning serta buah menyediakan vitamin A, C, E, B6, zat besi, zink dan magnesium. Vitamin C akan menambah imunitas tubuh Bunda, sedangkan kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan bayi yang lahir rewel.

Pilihlah brokoli, bayam, selada air, wortel, tomat, pisang, stroberi dan ceri dalam menu Anda. Sebaiknya, porsi buah dan sayuran adalah separuh dari seluruh makanan Anda.

 

4. Sumber karbohidrat

 

Karbohidrat dibutuhkan untuk memberikan tenaga pada bunda hamil. Selain nasi, karbohidrat diperoleh dari gandum, bulgur, kacang merah, kentang dan kacang hijau. Sebaiknya, porsi karbohidrat adalah seperempat dari total makanan Anda.

Baca juga: Berapa Banyak Porsi Makanan Ibu Hamil yang Ideal?

 

5. Makanan yang mengandung zat besi

 

Saat hamil zat besi dibutuhkan untuk pasokan darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh juga janin. Zat besi dapat diperoleh dari sayur bayam, daging, dan ikan. Semakin merah warna daging, semakin banyak kandungan zat besi di dalamnya. Misalnya, paha ayam lebih banyak mengandung zat besi dibandingkan dada ayam.

6. Asam folat

 

6. Asam folat

 

Asam folat dapat ditemui pada sayuran berwarna hijau, sereal, roti, stroberi, jeruk, dan alpukat

 

 7. Omega-3

 

Omega 3 telah diketahui penting untuk perkembangan penglihatan dan otak bayi. Jangan lupakan Omega 3 agar bayi Anda cerdas cemerlang. Makanan yang mengandung omega-3 adalah ikan salmon, kacang kenari, biji bunga matahari, telur, dan ikan tuna. Berhati-hatilah memilih makanan laut. Sebaiknya kurangi konsumsi kerang karena bisa mengandung banyak merkuri.

Bunda, Semoga informasi di atas menambah pengetahuan kita.

 

Baca juga:

10 Makanan Ibu Hamil Agar Kulit Bayi Putih dan Bersih Saat Lahir

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner