Kenali gejala impetigo, infeksi kulit pada bayi yang bisa memicu komplikasi!

lead image

Impetigo merupakan penyakit kulit pada bayi yang sebaiknya Parents waspadai, apa saja gejalanya dan komplikasi apa yang bisa ditimbulkan?

Parents, adanya gelembung kemerahan di sekitar hidung dan mulut dapat menandakan impetigo pada bayi. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan bakteri berupa bercak luka atau melepuh menyerupai cacar yang kemudian menimbulkan kerak berwarna kuning atau kecokelatan.

Terdapat dua jenis impetigo yaitu sebagai berikut:

  • Impetigo bulosa, kulit pada bayi melepuh dan berisi cairan. Kemunculannya biasanya juga ditandai demam dan kelenjar getah bening membengkak
  • Impetigo nonbulosa yang ditandai munculnya bercak merah seperti luka yang meninggalkan kerak berwarna kuning atau cokelat. Kendati tidak melepuh, jenis ini justru lebih menular dibandingkan impetigo bulosa.

Penyebab impetigo pada bayi

Bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes menjadi pemicu utama impetigo atau kulit melepuh pada bayi. Parents sebaiknya waspada karena bakteri ini menular melalui kontak fisik atau perantara misalnya baju, handuk dan benda lain yang sebelumnya digunakan penderitanya.

Di samping itu, beberapa hal ini juga meningkatkan risiko penularan impetigo pada bayi:

  • Usia. Anak berusia 2-5 tahun amat rentan terkena impetigo karena sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya sempurna
  • Lingkungan padat. Tempat yang ramai membuat risiko penularan penyakit ini meningkat seperti sekolah, taman bermain dan tempat umum yang menuntut interaksi tinggi. Bakteri juga mudah berkembang biak di tempat yang cuacanya lembap dan hangat
  • Olahraga tertentu. Melakukan aktivitas yang melibatkan kontak kulit meningkatkan risiko tertular seperti sepak bola, gulat atau bela diri
  • Luka terbuka. Bakteri penyebab impetigo juga dapat masuk pada luka terbuka di kulit misalnya luka bekas gigitan serangga atau ruam. Di samping itu, luka karena infeksi lain juga dapat meningkatkan risiko impetigo misalnya eksim atau infeksi lainnya.

Gejala impetigo pada bayi

Sayangnya, gejala impetigo pada bayi tidak langsung terlihat. Gejala biasanya baru terlihat 4-10 hari sejak bayi terpapar bakteri. Untuk mencegah penyebaran infeksi lebih menular, sebaiknya Anda tidak menyentuh langsung area kulit yang terinfeksi. Umumnya, ini ciri yang menandakan impetigo bulosa:

  • Kulit melepuh, terdapat cairan yang terasa sakit dan membuat kulit gatal
  • Pecahan kulit yang menimbulkan kerak berwarna kuning bahkan kecokelatan. Jika sudah sembuh kerak ini akan menghilang tanpa meninggalkan bekas apapun

Berbeda dengan impetigo bulosa, impetigo nonbulosa harus lebih diperhatikan karena lebih menular. Ditandai dengan bercak merah yang walaupun tidak sakit namun menyebabkan gatal yang menyiksa. Bercak ini akan menyebar jika disentuh atau digaruk lalu menyisakan bekas kemerahan. Bekas ini dapat sembuh tanpa bekas dalam jangka waktu beberapa hari atau minggu.

Komplikasi yang ditimbulkan impetigo

Menyadari gejala impetigo pada bayi penting untuk Parents lakukan, karena jika tidak ditangani dengan benar dapat menimbulkan komplikasi yang berakibat fatal antara lain:

  • Selulitis, infeksi bakteri yang terjadi di lapisan kulit bagian dalam yang dapat mengancam jiwa
  • Psoriasis yang muncul di area dada, lengan dan anggota tubuh lain
  • Septicaemia yaitu infeksi bakteri yang terjadi di dalam darah
  • Scarlet fever, jenis demam langka yang diikuti ruam merah di seluruh tubuh
  • Glomerulonephritis, gangguan ginjal yang disertai tekanan darah melonjak dan adanya darah di urin
  • Staphylococcal Scalded Skin Syndrome (SSSS), infeksi kulit yang akan membuat kulit melepuh seperti tersiram air mendidih
  •  Ektima, kondisi kala infeksi menyebar ke dalam kapisan kulit dan meninggalkan bekas luka permanen

Sebagian besar kasus penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu satu hingga tiga minggu tanpa diobati jika penyakit masih dalam intensitas ringan. Jika diperlukan, dokter akan memberikan antiobiotik berbentuk salep atau diminum yang efektif menyembuhkan dalam waktu 10 hari.

Bawa bayi Anda ke dokter jika pengobatan tidak menunjukkan hasil apapun setelah seminggu, atau bayi mengalami demam serta area yang terinfeksi semakin kemerahan dan bertekstur lembut.

Pencegahan impetigo pada bayi

Munculnya impetigo tak bisa terprediksi bahkan gejalanya tak langsung terlihat saat itu juga. Beberapa langkah berikut bisa Parents lakukan sebagai langkah mencegah impetigo:

  • Lindungi luka yang terjadi pada kulit bayi dengan plester untuk mencegah luka terbuka pada kulit bayi
  • Pisahkan barang bayi seperti sabun, pakaian, handuk, sisir dan perlengkapan mandi dari anggota keluarga lainnya
  • Bersihkan semua barang bayi dengan temperatur tinggi setelah digunakan, termasuk mainan bayi yang terbuat dari plastik atau kayu
  • Rutinlah mencuci tangan untuk memutus rantai penyebaran bakteri
  • Hindari tempat umum yang rawan penularan bakteri, apalagi jika bayi sudah terkena impetigo tak dianjurkan untuk mengunjungi tempat yang ramai dahulu

Parents, semoga informasi ini bermanfaat.

Referensi : BabyCentre, WebMD, Mayo Clinic

Baca juga : 

Feses bayi berwarna hitam, waspadai gangguan kesehatan ini!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner