TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspadai Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Berlebihan

Bacaan 3 menit
Waspadai Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Berlebihan

Penggunaan antibiotik seringkali di anggap solusi mujarab bagi setiap penyakit. Padahal, tidak semua penyakit perlu antibiotik.

Kita tentu tahu bahwa sebisa mungkin kita harus menghindari penggunaan antibiotik yang berlebih. Sayangnya, jenis obat yang satu ini, paling sering dan mudah sekali untuk diresepkan, bahkan untuk penyakit yang belum tentu disebabkan oleh virus sekalipun.

Penggunaan antibiotik memang menjadi kunci untuk mengatasi masalah infeksi, mulai dari infeksi yang ringan seperti infeksi telinga hingga penyakit infeksi berat.

Tapi satu yang harus kita selalu ingat; bahwa semakin banyak atau semakin sering menggunakan antibiotik maka keefektifannya akan semakin berkurang.

Lebih buruk lagi, pemakaian antibiotik yang terus menerus dapat menyebabkan Resistensi Antibiotik atau biasa dikenal dengan nama Anti Microbial Resistence (AMR).

Kesalahan yang sering dilakukan dalam penggunaan antibiotik

Ada beberapa kesalahan yang telah lazim kita lakukan terkait dengan penggunaan antibiotik. Kebiasaan itu adalah:

  1. Umumnya kita menganggap bahwa antibiotik dapat mengobati semua penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus. Akibatnya, antibiotik seringkali menjadi cadangan obat di rumah.
  2. Ketika mendapat resep antibiotik dari dokter, obat tersebut tidak kita konsumsi sampai habis; meski bagian apoteker sudah menyarankannya.
  3. Pemakaian yang tidak sesuai indikasi. Contoh paling mudah adalah penggunaan antibiotik untuk mengobati penyakit flu. Mudah sekali kita meminta resep antibiotik ketika penyakit ini menyerang.

Padahal flu bisa juga disebabkan oleh alergi, atau flu timbul karena merupakan gejala dari penyakit lain. AMR tidak terjadi hanya karena konsumsi antibiotik yang terus menerus, pemakaian yang tidak sesuai dengan indikasi juga menjadi salah satu penyebab penyakit ini.

Akibat dari kesalahan penggunaan antibiotik

  1. Ada banyak masalah yang timbul karena kesalahan penggunaan antibiotik ini, di antaranya:
    Bakteri atau mikrobiologi yang menjadi sasaran penggunaan antibiotik menjadi lebih resisten atau lebih kuat.
  2. Meningkatkan biaya dan lamanya waktu perawatan.
  3. Muncul penyakit lain sebagai efek samping dari penggunaan obat ganda dan dosis tinggi.

Bagaimana mencegah resistensi antibiotik

Cara terbaik untuk mencegah timbulnya resistensi ini adalah bijak dalam menggunakan antibiotik. Langkah-langkah lain yang bisa kita tempuh adalah:

  • Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter dan ikuti juga petunjuk pemakaiannya. Termasuk menghabiskan dosis yang telah diberikan meskipun Anda sudah merasa sembuh.
  • Berani bertanya tentang obat yang diresepkan. Saat berkunjung ke dokter untuk konsultasi, selalu tanyakan apa yang menjadi penyebab penyakit Anda. Bila kemudian mendapat resep baru, tanyakan kepada dokter atau apoteker, obat mana yang termasuk antibiotik.
  • Jangan meminta  antibiotik kepada dokter.
  • Hindari membeli dosis antibiotik baru berdasarkan resep lama, karena belum tentu saat itu Anda membutuhkan dosis atau jenis yang sama.
  • Hindari juga membeli antibiotik yang diresepkan untuk orang lain. Gejala yang Parents rasakan bisa jadi sama, namun diagnosa dokterlah yang paling tepat.
  • Bila Anda ragu dengan 1 dokter, carilah informasi ke dokter lainnya.

Resistensi antibiotik kini telah menjadi masalah global, dan banyak sekali faktor yang menyebabkan timbulnya masalah ini.

Untuk itu bila Anda ragu tindakan apa yang harus diambil terkait penggunaan resep antibiotik yang diberikan, Anda dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, dan alamat email [email protected]

 

Referensi: depkes.go.id, WHO, tempo.co

Baca juga: 

11 Daftar Antibiotik Anak yang Aman Diberikan dan Aturan Pemberiannya

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Waspadai Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Berlebihan
Bagikan:
  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti