TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak

Bacaan 5 menit
Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak

Kondisi henti jantung bisa terjadi pada siapa saja, kenali beberapa gejala dan penyebabnya berikut ini, Parents!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Dunia hiburan Korea Selatan tentang berduka, aktor muda bernama Kim Sae Ron dikabarkan meninggal dunia akibat henti jantung mendadak (HJM) setelah melakukan percobaan bunuh diri.

Henti jantung sendiri berbeda dengan serangan jantung ya, Parents.

Lalu, sebenarnya apa saja faktor penyebab dan gejala henti jantung mendadak? Berikut penjelasan lengkapnya!

Artikel Terkait: 8 Artis Meninggal karena Penyakit Jantung, Termasuk Park Min Jae

Daftar isi

  • Apa Itu Henti Jantung Mendadak?
  • Apa Bedanya Henti Jantung dan Serangan Jantung?
  • Apa Penyebab Henti Jantung Mendadak?
  • Apa Faktor Risiko yang Memicu Henti Jantung?
  • Apa Saja Gejala Awal Henti Jantung?
  • Bagaimana Cara Mencegahnya?

Apa Itu Henti Jantung Mendadak?

henti jantung

Henti jantung adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba.

Kondisi yang disebut sebagai cardiac arrest atau sudden cardiac arrest (SCA) ini terjadi ketika adanya gangguan listrik pada otot jantung sehingga pompa jantung terhenti.

Saat hal ini terjadi, penderita bisa kesulitan menerima pasokan darah cukup pada organ vital seperti otak.

Akibatnya, seseorang bisa susah bernapas dan kehilangan kesadaran.

Dalam kondisi parah, keadaan ini bisa menimbulkan risiko kematian tinggi jika tidak ditangani secara cepat.

Apa Bedanya Henti Jantung dan Serangan Jantung?

Henti jantung dan serangan jantung adalah dua kondisi yang berbeda.

Serangan jantung terjadi akibat sumbatan arteri koronaria sehingga suplai darah ke jantung tidak diterima dengan baik.

Sementara itu, henti jantung adalah kondisi di mana jantung berhenti berdetak karena adanya gangguan listrik pada otot jantung sehingga pompa jantung terhenti.

Apa Penyebab Henti Jantung Mendadak?

Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak

Sudden cardiac arrest disebabkan oleh gangguan irama jantung, yakni penyakit ventrikel fibrilasi.

Kondisi ini tentunya berbeda dengan serangan jantung yang biasanya disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Dilansiri dari laman Alodokter, ventrikel fibrilasi merupakan gangguan irama jantung yang membuat ventrikel jantung hanya bergetar dan bukan berdenyut untuk memompa darah. Sehingga keadaan inilah yang menyebabkan jantung bisa berhenti secara mendadak.

Kondisi jantung berhenti mendadak ini bisa terjadi pada siapa saja. Seseorang juga bisa mengalami kondisi cardiac arrest akibat penyakit jantung yang belum terdiagnosis.

Namun biasanya, kondisi ini lebih berisiko pada mereka yang sudah memiliki penyakit jantung sebelumnya seperti:

  • Penyakit jantung koroner
  • Serangan jantung
  • Kardiomiopati atau penyakit otot jantung
  • Penyakit jantung bawaan
  • Gangguan pada katup jantung
  • Sindrom marfan atau gangguan pada jaringan ikat yang disebabkan oleh kelainan genetik.

Apa Faktor Risiko yang Memicu Henti Jantung?

henti jantung

Selain penyakit tersebut, ada juga faktor-faktor yang bisa memicu meningkatnya risiko henti jantung, di antaranya adalah:

  • Memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga
  • Sering merokok
  • Tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi
  • Mengalami obesitas
  • Gaya hidup tidak sehat seperti jarang olahraga dan jarang bergerak, serta ketidakseimbangan nutrisi
  • Penyakit gagal ginjal kronis
  • Mengonsumsi obat-obatan terlarang atau penyalahgunaan NAPZA.
  • Mengalami kondisi sleep apnea.
  • Faktor usia. Sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak juga biasanya akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Apa Saja Gejala Awal Henti Jantung?

henti jantung

Kondisi henti jantung biasanya terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan.

Meski demikian, dilansir dari Mayoclinic, berikut merupakan tanda atau gejala yang biasanya dirasakan sebelum mengalami kondisi tersebut, yakni:

  • Sesak napas
  • Merasa tidak nyaman pada bagian dada
  • Cepat merasa lemas
  • Jantung berdebar dengan cepat
  • Kehilangan kesadaran tiba-tiba

Henti jantung merupakan kondisi gawat darurat yang perlu ditangani segera.

Oleh karena itu, jika sudah mengalami beberapa gejala awal yang sudah disebutkan, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter.

Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak

Sementara itu, segera lakukan tindakan pertolongan pertama jika Anda melihat seseorang yang mengalami tanda henti jantung seperti kesulitan bernapas dan tidak sadarkan diri. Beberapa upaya pertolongan yang bisa dilakukan adalah:

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
  • Hubungi paramedis
  • Periksa denyut nadi di leher. Saat denyut tidak terasa, lakukan pertolongan cardiopulmonary resuscitation (CPR). Apabila tidak bisa melakukan CPR, cari seseorang yang mampu melakukannya.
  • Jika tersedia, gunakan alat defibrillator atau alat kejut jantung otomatis sesuai petunjuk.

Artikel Terkait: Ashraf Sinclair meninggal karena serangan jantung, kenali gejalanya sejak dini

Bagaimana Cara Mencegahnya?

henti jantung

Henti jantung mendadak ini kerap disebut juga sebagai silent killer.

Pasalnya, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, baik mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung maupun tidak. Meski demikian, bukan berarti kondisi ini tidak dapat dicegah.

Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan tentunya adalah menjalani pola hidup sehat.

Hal ini pun ditegaskan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Hengkie F. Lasanudin dari Rumah Sakit Pusat Pertamina.

“Salah satu kunci untuk menjaga kesehatan jantung hanya satu, lakukan pola hidup sehat. Kita boleh saja makan enak, asal jangan berlebihan. Konsumsi makanan bergizi dan jangan lupa olahraga,” jelas Hengkie kepada theAsianparent ID.

Berikut merupakan beberapa pola hidup sehat yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung:

Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak

  • Biasakan rutin olahraga dan menggerakkan tubuh. Minimal, jalan-jalan atau pun jogging di sekitar rumah pada pagi hari.
  • Mengonsumsi makanan bernutrisi dan pastikan gizi tubuh seimbang
  • Hindari rokok, minumam beralkohol, dan obat-obatan terlarang
  • Batasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
  • Jaga berat badan
  • Terapkan upaya mengelola stres dengan baik

Artikel terkait: Cegah Risiko Penyakit Jantung dengan Membatasi 9 Jenis Makanan Ini!

Itulah beberapa penyebab, gejala, dan cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko henti jantung mendadak.

Jangan lupa, lakukan juga pemeriksaan kesehatan secara rutin dengan dokter agar kondisi kesehatan Anda bisa selalu dipantau.

Terlebih, jika memang sebelumnya Parents memiliki riwayat penyakit yang dapat meningkatkan risiko kondisi berbahaya ini.

Semoga bermanfaat!

***

Mayo Clinic, Alodokter, Halo Doc, Hello Sehat, Kompas

Baca juga:

Ketahui Penyebab Penyakit Jantung Bawaan, Gejala, dan Cara Mengatasi

Penyakit Jantung Kongenital pada Anak, Bisakah Dicegah sejak Hamil?

Ingin jantung sehat, pastikan 15 jenis makanan ini Anda konsumsi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Beda dengan Serangan Jantung, Ini Penyebab dan Gejala Henti Jantung Mendadak
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti