TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada Anak

Bacaan 6 menit
Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada Anak

Ketahui penyebab penularan kutu rambut pada anak dan cara ampuh mengobatinya, Parents!

Waspada habis mudik Lebaran ada ‘sosok’ baru yang ikut terbawa pulang ke rumah! ‘Sosok’ baru itu kecil, tapi sangat gesit dan bisa bikin Bunda sekeluarga garuk-garuk kepala. Ya, sosok yang dimaksud adalah kutu rambut.

Kutu rambut dapat menyebar lewat kontak dari satu kepala ke kepala yang lain dan barang-barang yang dipakai secara bersama- sama, misalnya sisir, topi, helm, dan sprei.1 Tanpa Bunda sadari, kutu ini mungkin saja dapat menyebar saat keluarga mudik Lebaran lalu, atau saat bertemu dan berinteraksi dengan orang luar.

Jika bukan Bunda atau keluarga yang membawa kutu sepulang mudik Lebaran, bisa juga dari pengasuh anak atau pembantu rumah tangga yang terpapar kutu rambut saat mudik Lebaran. 

Akan tetapi jangan khawatir Bunda, yuk lakukan deteksi dini penularan kutu rambut sekaligus cara mengatasinya jika benar ada anggota keluarga yang tertular!

Artikel terkait: Seorang Anak Meninggal Karena Kutu Rambut Kronis, Orangtua Dianggap Lalai

Daftar isi

  • Bagaimana Kutu Rambut Menular dan Menyebar?
  • Kutu Rambut Menyebar Lewat Apa?
  • Bagaimana Cara Mendeteksi Anggota Keluarga Tertular Kutu Rambut?
  • Apa yang Harus Dilakukan Jika Tertular Kutu Rambut?

Bagaimana Kutu Rambut Menular dan Menyebar?

penularan kutu rambut pada anak

 

Kutu rambut menular dan menyebar dengan cepat lewat kontak kepala ke kepala. Jadi, jika Bunda atau keluarga kontak erat dengan seseorang yang punya kutu rambut, maka mungkin saja bisa tertular.2

Pengasuh atau pembantu rumah tangga bisa saja tertular kutu rambut saat mereka pulang ke rumah. Bunda tidak bisa mengontrol dengan siapa saja mereka berinteraksi, termasuk dengan mereka yang punya kutu rambut sehingga memungkinkan terjadinya penularan.

Nah, kutu yang sudah ada di kepala pengasuh atau pembantu rumah tangga bisa berpotensi menulari Bunda, buah hati, dan anggota keluarga lainnya yang serumah.

Kutu rambut tidak bisa terbang atau melompat ya, Bunda, tetapi mereka punya cakar yang memungkinkannya merangkak dan menempel pada rambut.2

Kutu Rambut Menyebar Lewat Apa?

Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada AnakKutu rambut menyebar lewat sentuhan atau interaksi dekat dengan orang yang punya kutu rambut maupun telur kutu. Kutu rambut tidak dapat melompat atau terbang. Kutu menular melalui:

  • Kontak kepala ke kepala atau kontak dari tubuh ke tubuh atau kontak tubuh ke tubuh

Kutu rambut dapat menyebar saat anak-anak atau anggota keluarga bermain maupun berinteraksi secara dekat dengan orang yang sudah punya kutu di rambutnya. 3 8

  • Dari barang-barang yang disimpan 

Barang-barang pribadi seperti bantal, pakaian, selimut, sisir, dan boneka mainan yang disimpan secara bersamaan dengan barang milik orang yang terpapar kutu rambut, dapat menjadi media penularan kutu rambut.3

Kalau barang pribadi milik Bunda, Si Kecil, maupun anggota keluarga lain yang disimpan bersamaan di satu tempat, dan tanpa diketahui ada barang-barang yang terpapar kutu rambut, maka kutu rambut dapat menyebar ke barang lain yang berdekatan.3 Jika barang yang sudah terpapar kutu rambut digunakan oleh Bunda, Si Kecil maupun anggota keluarga lain, maka Bunda, Si Kecil maupun anggota keluarga lain berisiko terinfestasi kutu rambut.

  • Pemakaian barang pribadi bersama-sama

Bunda, pemakaian barang-barang pribadi secara bersamaan dapat menyebarkan kutu rambut, lho. Barang-barang tersebut dapat berupa pakaian, sikat, sisir, aksesori rambut, handuk, selimut, bantal, dan mainan.3 Waspada jika ada barang pribadi yang dipakai bersamaan saat mudik Lebaran, siapa tahu barang tersebut terpapar kutu dari rambut seseorang yang punya kutu di rambutnya.3

  • Kontak dengan furnitur yang dihinggapi kutu

Kutu rambut juga bisa menyebar lewat furnitur. Contohnya saat Bunda atau anggota keluarga berbaring di tempat tidur atau furnitur berlapis kain yang empuk dan baru saja dipakai oleh seseorang yang berkutu.3

Sebagai informasi untuk Bunda, kutu dapat hidup selama 1 sampai 2 hari di luar tubuh. Jadi, penularan lewat furnitur maupun barang-barang lain adalah memungkinkan.3

Bagaimana Cara Mendeteksi Anggota Keluarga Tertular Kutu Rambut?

Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada Anak

Mudah saja untuk mendeteksi apakah anggota keluarga, pengasuh anak, atau pembantu rumah tangga tertular kutu rambut, kenali tanda dan gejalanya sebagai berikut:

  • Jadi lebih sering garuk-garuk dan gatal

Bunda, gejala kutu rambut yang paling umum adalah gatal di kulit kepala, leher, dan belakang telinga. Ini merupakan tanda reaksi alergi terhadap gigitan kutu.4 8

  • Ada telur kutu pada batang rambut

Telur kutu dapat menempel pada batang rambut dan mungkin sulit dilihat karena ukurannya sangat kecil. Telur kutu paling mudah ditemukan di sekitar telinga dan garis rambut di leher.4

  • Terlihat kutu pada kulit kepala

Kutu rambut kadang sulit dikenali karena ukurannya kecil, tidak menyukai cahaya, dan bergerak cepat. Akan tetapi, kutu rambut ini dapat ditemukan di kulit kepala.4

  • Muncul luka pada kulit kepala, leher, dan bahu

Adanya kutu dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala, leher, maupun bahu sehingga muncul  keinginan untuk menggaruknya dan pada akhirnya menimbulkan luka.4

  • Kerap merasa geli di area kepala

Selain gatal, tanda ada kutu rambut adalah rasa geli di area kepala. Rasa geli ini muncul akibat gerakan kutu di rambut.3

Artikel terkait: Bayi Juga Bisa Alami Rambut Rontok, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tertular Kutu Rambut?

Jangan panik Bunda, berita bagusnya jika keluarga tertular kutu rambut, ada beberapa cara mudah untuk mengatasinya, seperti:

Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada Anak

  • Pertimbangkan untuk memotong pendek rambut

Memotong pendek rambut adalah langkah awal yang bisa Bunda lakukan kalau ada anggota keluarga yang terkena kutu. Kalau rambut pendek, maka bakal lebih mudah menghilangkan kutu dengan sisir bergigi rapat (sisir serit) maupun obat kutu.5

  • Menyisir rambut dengan cara basah

Menyisir rambut saat kondisi masih basah setelah keramas dapat membantu menghilangkan kutu rambut. Caranya mudah, Bunda hanya perlu membasahi rambut dan menggunakan sisir bergigi rapat (sisir serit).5

Menyisir saat rambut basah dapat menghilangkan kutu rambut yang masih aktif beserta telurnya7. Bunda perlu melakukan ini setiap minggu, selama minimal 3 minggu.5

  • Pakai obat kutu permethrin 1%

Obat kutu permethrin 1% bekerja dengan membunuh kutu dan telurnya. Obat kutu permethrin 1% sudah mendapat persetujuan dari BPOM dan mempunyai profil keamanan yang baik.

Bunda atau anggota keluarga yang kena kutu harus keramas dulu pakai sampo biasa, setelah itu dalam kondisi rambut masih lembab pakaikan obat kutu permethrin 1% ke rambut dan kulit kepala secara menyeluruh.6

Pastikan obat juga dioleskan di bagian belakang telinga dan di belakang leher. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas rambut dan kulit kepala secara menyeluruh dengan air bersih. Bunda bisa pakai sisir bergigi rapat (sisir serit) setelahnya untuk menghilangkan sisa telur kutu dan cangkang kutu.6

Mudik Lebaran memang membahagiakan, tapi jangan sampai kutu rambut ikut terbawa pulang dan menular ke seluruh anggota keluarga ya, Bunda. Segera lakukan deteksi dini penularan kutu dengan memeriksa kesehatan rambut serta membersihkan barang-barang di rumah.

Ketika ada indikasi seseorang di rumah punya kutu rambut, hindari interaksi atau kontak erat dengannya untuk sementara waktu. Hindari pula berbagi penggunaan barang yang sama, cuci bersih barang-barang di rumah, termasuk menyedot debu dan merendam sikat dan sisir yang kemungkinan dipakai bersama.

Jika benar ada anggota keluarga yang tertular kutu rambut, termasuk pengasuh anak dan pembantu rumah tangga, segera lakukan pengobatan dengan obat kutu yang mengandung Permethrin 1%.6

[1] How to manage head lice, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC1070891/

[2] Head Lice: Signs & Treatment, https://kidshealth.org/en/parents/head-lice.html

[3] Lice, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lice/symptoms-causes/syc-20374399

[4] Head Lice, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/head-lice/symptoms-causes/syc-20356180

[5] Lice Treatment, https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/lice-treatment

[6] Permethrin (topical route), 

https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/permethrin-topical-route/description/drg-20065448

[7] Treatment of Head Lice, https://www.cdc.gov/lice/treatment/index.html

[8] Head lice, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5165061/

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Abis Mudik Bawa Keluarga Baru? Waspadai Penularan Kutu Rambut pada Anak
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti