TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan anggap remeh, sleep apnea bisa mempengaruhi kecerdasan anak

Bacaan 3 menit
Jangan anggap remeh, sleep apnea bisa mempengaruhi kecerdasan anak

Jangan sepelekan masalah sleep apnea pada anak

Apakah anak sering mendengkur dan terbangun dari tidur akibat tersedak atau sesak nafas di tengah malam? Hati-hati, bisa jadi itu tanda dari penyakit sleep apnea pada anak.

Apa itu penyakit sleep apnea?

Sleep apnea merupakan salah satu gangguan tidur yang cukup serius. Dimana jalan nafas seseorang terhenti sebagian atau berulang selama tidur.

Dalam dunia medis, sleep apnea dibedakan menjadi dua. Pertama, sleep apnea obstruktive (OSA) yang disebabkan karena adanya penyumbatan pada saluran pernafasan. Kedua, sleep apnea central (CSA) yang disebabkan karena ketidakstabilan dalam pusat kendali pernapasan, sehingga otak gagal memberi sinyal pada otot untuk bernapas.

Rata-rata penghentian napas akibat sleep apnea terjadi selama 10-60 detik. Namun pada kasus tertentu, penghentian napas dapat terjadi setiap 30 detik. Kondisi inilah yang membuat penderita sleep apnea sering terbangun akibat tersedak atau sesak nafas di tengah malam.

Artikel terkait: 5 Tips agar bayi bisa tidur nyenyak semalaman, Bunda wajib baca!

Perbedaan penyakit sleep apnea pada anak dan orang dewasa

penyakit sleep apnea

Pada umumnya, penyakit sleep apnea hanya dialami oleh orang dewasa. Namun tak menutup kemungkinan pula bila dialami oleh anak-anak.

Diagnosis dan perawatan dini sleep apnea pada anak sangat penting untuk dilakukan. Hal  ini demi mencegah komplikasi yang mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan perilakunya di masa depan.

Ada perbedaan yang cukup mencolok antara sleep apnea pada anak dan orang dewasa. Sleep apnea pada orang dewasa membuatnya merasakan kantuk yang amat sangat di siang hari. Berbeda dengan sleep apnea pada anak yang membuatnya memiliki masalah perilaku di siang hari.

Penyebab yang mendasari kedua perbedaan tersebut ialah karena sleep apnea pada anak cenderung disebabkan karena masalah pembesaran kelenjar gondok dan amandel. Berbeda dengan sleep apnea pada orang dewasa yang cenderung disebabkan karena masalah obesitas.

penyakit sleep apnea

Selain karena masalah pembesaran kelenjar gondok dan amandel, ada pula beberapa penyebab lain sleep apnea pada anak. Seperti:

  • Obesitas
  • Alergi
  • Sindrom genetik seperti down syndrome
  • Masalah otak yang mengganggu saluran pernafasan
  • Riwayat keluarga
  • Kelainan dengan otot tenggorokan

Gejala sleep apnea pada anak

Ada beberapa gejala sleep apnea pada anak:

  • Mendengkur
  • Mendengus atau terengah
  • Nafas berat saat tidur
  • Gelisah saat tidur
  • Ngompol
  • Merasa ngantuk
  • Tidur sambil berjalan

penyakit sleep apnea

Karena kesulitan tidur nyenyak di malam hari, maka anak mungkin akan mengalami beberapa masalah:

  • Sulit bangun di pagi hari
  • Lelah di siang hari
  • Selalu mengantuk
  • Performa buruk di sekolah
  • Sulit fokus
  • Memiliki masalah belajar
  • Perilaku yang buruk
  • Berat badan tidak ideal
  • Hiperaktif

Perawatan untuk anak yang mengalami penyakit sleep apnea

penyakit sleep apnea

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa penyebab sleep apnea pada anak. Berdasarkan beberapa penyebab tersebut, berikut ini perawatan yang dapat Anda berikan.

a. Pembesaran kelenjar gondok dan amandel merupakan beberapa penyebab umum sleep apnea pada anak. Menjalani operasi pengangkatan jaringan seringkali memperbaiki gejala hingga 90% kasus sleep apnea pada anak.

b. Bila anak mengalami sleep apnea karena masalah obesitas. Maka manajemen berat badan dan program gaya hidup yang sehat sangat penting untuk menjaga berat badan anak tetap ideal.

c. Terapi tekanan jalan nafas positif berkelanjutan (CPAP) mungkin disarankan untuk merawat sleep apnea pada anak.

d. Peralatan mulut atau gigi mungkin akan direkomendasikan untuk anak-anak yang lebih besar. Sebab pertumbuhan tulang wajahnya sebagian besar sudah lengkap.

e. Obat alergi dapat direkomendasikan jika alergi musiman menyebabkan atau memperburuk gejala sleep apnea.

f. Obat asma atau inhaler juga kadangkala dapat membantu sleep apnea.

Bila gejala sleep apnea tetap berlangsung ketika mendapatkan perawatan rumahan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada dokter untuk segera mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Referensi: Mayo Clinic, Alaska Sleep Clinic

Baca juga:

Dikira ADHD karena Hiperaktif, Anak Ini Alami Sleep Apnea

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Jangan anggap remeh, sleep apnea bisa mempengaruhi kecerdasan anak
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti