Bahaya stres ibu hamil terhadap janin yang dikandung, Bumil harus waspada!

Bahaya stres ibu hamil terhadap janin yang dikandung, Bumil harus waspada!

Penelitian membuktikan bahwa efek stres pada ibu hamil bisa berbahaya bagi janin yang dikandung.

Kehamilan seharusnya merupakan proses yang membahagiakan bagi ibu yang mengandung. Oleh sebab itulah ibu hamil diharuskan untuk tetap berpikir positif dan menghindari stres. Karena efek stres pada ibu hamil tidak baik bagi janin yang dikandung.

Sejak kehamilan dikonfirmasi, pastinya ibu langsung mencari tahu makanan apa yang boleh dan tidak boleh dimakan, dan konsumsi makanan apa yang disarankan agar bayi sehat. Namun, selain asupan makanan dan gaya hidup sehat. Hal penting lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah, menjaga kondisi mental dan emosional ibu agar tidak stres.

Penelitian tentang efek stres pada ibu hamil yang berdampak negatif pada janin

efek stres pada ibu hamil

Bahanya efek stres pada ibu hamil terhadap janin

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Scientific Association of Psychology mengungkapkan, efek stres pada ibu hamil bisa berdampak buruk pada janin. Terutama dalam jangka panjang, seperti perilaku anak setelah lahir. Hormon yang dikeluarkan tubuh ibu hamil ketika stres akan disalurkan ke bayi yang dapat memengaruhi tumbuh kembangnya.

Berikut adalah dampak efek stres pada ibu hamil yang bisa terjadi:

1. Memengaruhi otak janin

Stres yang sangat parah bisa memengaruhi proses tumbuh kembang otak janin. Kondisi ini akan menimbulkan masalah perilaku ketika bayi lahir dan mulai tumbuh.

2. Menghambat tumbuh kembang janin

Seringkali ibu hamil mudah stres namun ia tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan stres dengan baik. Akibatnya, hal ini memengaruhi proses tumbuh kembang janin di dalam rahim. Beberapa data menunjukkan, efek stres pada ibu hamil menyebabkan bayi lahir prematur atau berat lahir rendah.

Dinyatakan bahwa ini terjadi karena aliran darah ke janin yang penting untuk pertumbuhannya mengalami penurunan akibat hormon yang dikeluarkan tubuh ibu saat stres.

Artikel terkait: Stres Saat Hamil Bisa Akibatkan Berat Badan Bayi Rendah Saat Lahir

3. Bayi lahir prematur

Kondisi ibu yang stres juga bisa memengaruhi kondisi ari-ari bayi. Saat ibu hamil mengalami stres, plasenta akan memproduksi hormon CRH. Hormon ini berfungsi mengatur waktu kehamilan, kadar hormon CRH yang terlalu tinggi bisa mempercepat durasi kehamilan. Akibatnya, bayi bisa lahir prematur.

4. Pasokan oksigen untuk janin berkurang

Ibu hamil yang merasakan kecemasan dan stres, tubuhnya akan memproduksi hormon epinephrine dan norepinephrine yang membuat pembuluh darah menyempit , sehingga suplai darah dan oksigen ke janin menjadi berkurang.

efek stres pada ibu hamil

Efek stres pada ibu hamil bisa menghambat tumbuh kembang janin.

Penelitian jangka panjang telah menunjukkan bahwa stres saat hamil, terutama di trimester pertama bisa membuat anak memiliki kecenderungan punya penyakit jantung, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

Selain itu, jika ibu mengalami stres kronis, bisa memengaruhi otak yang berperan dalam emosi dan cara belajar. Sehingga bila ibu stres, bayi yang ia kandung berisiko mengalami autisme.

Oleh sebab itulah, ibu hamil tidak boleh stres. Sebisa mungkin menghindari kondisi yang menyebabkan dia mengalami stres. Kalaupun ada masalah, segeralah berusaha menyelesaikannnya. Fokus pada hal positif, dan hindari memikirkan hal-hal negatif tentang apapun, agar tidak mudah merasa stres.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi: theAsianparent Thailand,  Alodokter

Baca juga:

Ibu Hamil tidak boleh stres sebelum melahirkan! Ini 3 Tips dan Alasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner