Seperti apa ciri payudara tanda hamil?
Sejak awal kehamilan, payudara memang sering jadi salah satu bagian tubuh yang paling cepat berubah. Perubahan ini bisa terasa mirip dengan gejala PMS sebelum haid, tetapi ada beberapa ciri khas yang dapat membantu membedakannya.
Ciri Payudara Tanda Hamil Seperti Apa?
Secara umum, melansir Medical News Today, ciri payudara tanda hamil biasanya berupa rasa nyeri, sensitif, dan bengkak yang terasa lebih kuat dibandingkan sebelum haid biasa.
Banyak perempuan menggambarkannya sebagai rasa penuh, berat, atau seperti tertarik dari dalam. Bahkan, tersentuh kain atau bra saja bisa terasa tidak nyaman.
Perubahan ini dipicu oleh lonjakan hormon estrogen dan progesteron yang meningkat tajam untuk mempersiapkan kelenjar susu sejak sangat awal kehamilan.
Selain nyeri dan bengkak, payudara tanda hamil juga sering disertai perubahan visual, seperti areola (lingkaran gelap di sekitar puting) yang semakin gelap dan tampak lebih lebar.
Puting dapat terlihat lebih menonjol dan di sekitar areola muncul bintik-bintik kecil (kelenjar Montgomery) yang tampak lebih jelas.
Pada sebagian wanita, pembuluh darah di permukaan kulit payudara juga tampak lebih menonjol akibat peningkatan aliran darah ke jaringan payudara.
Seperti Apa Bentuk Payudara di Awal Kehamilan?
Di awal kehamilan, bentuk payudara umumnya terlihat sedikit lebih besar, penuh, dan padat dibandingkan sebelumnya.
Pembesaran ini terjadi karena jaringan kelenjar dan saluran susu mulai berkembang untuk mempersiapkan produksi ASI, sehingga bra bisa terasa lebih sempit hanya dalam hitungan minggu pertama kehamilan.
Pada sebagian wanita, perubahan ini sudah mulai terasa bahkan sebelum tes kehamilan menunjukkan hasil positif.
Selain membesar, bentuk payudara mungkin tampak lebih bulat dan “berisi” di seluruh bagian, bukan hanya di area tertentu saja.
Areola cenderung menggelap, menebal, dan kadang tampak sedikit membengkak, sementara puting lebih menonjol dan sensitif.
Perubahan ini normal dan menunjukkan bahwa hormon kehamilan bekerja mempersiapkan payudara untuk menyusui di kemudian hari.
Di Mana Letak Sakit Payudara saat Hamil?
Sakit payudara saat hamil biasanya terasa di hampir seluruh bagian payudara, bukan hanya di satu titik saja.
Rasa nyeri bisa berupa sensasi pegal, tertarik, berdenyut, atau seperti memar yang menyebar dari dasar payudara hingga mendekati ketiak.
Hal ini terjadi karena jaringan payudara membesar dan aliran darah ke area tersebut meningkat, sehingga ujung saraf menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan maupun tekanan.
Apa Perbedaan Payudara Mau Haid dan Hamil?
Perbedaan keluhan payudara saat mau haid dan tanda kehamilan adalah, ketika masa PMS biasanya keluhan nyeri “datang dan pergi” mengikuti siklus haid. Sementara pada kehamilan, keluhan payudara cenderung menetap dan perlahan makin terasa seiring bertambahnya usia kehamilan.
Pada PMS, nyeri payudara biasanya muncul 1–2 minggu sebelum haid dan cenderung membaik setelah menstruasi dimulai, karena hormon estrogen dan progesteron kembali turun.
Rasa sakitnya umumnya berupa nyeri tumpul, berat, dan terasa lebih jelas di bagian luar payudara atau dekat ketiak.
Sementara pada kehamilan, nyeri dan perubahan payudara cenderung bertahan lebih lama dan tidak mereda setelah jadwal haid lewat.
Payudara terasa makin penuh dan berat, areola menggelap, puting makin menonjol, dan kadang muncul garis pembuluh darah yang lebih terlihat di permukaan kulit.
Dengan kata lain, pada PMS, keluhan payudara biasanya “datang dan pergi” mengikuti siklus haid, sedangkan pada kehamilan, keluhannya cenderung menetap dan perlahan makin jelas seiring bertambahnya usia kehamilan.
***
Baca Juga:
Ciri-ciri Kram perut Tanda Hamil dan Bedanya dengan Menstruasi
Kapan Bercak Darah Tanda Hamil Muncul? Cek di Sini, Bun!
Berapa Lama Tanda Kehamilan Muncul Setelah Berhubungan?
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.