Berapa kali ibu hamil boleh melakukan USG kehamilan?

Berapa kali ibu hamil boleh melakukan USG kehamilan?

Melalui USG kehamilan Bunda dapat mengetahui kondisi bayi yang dikandung. Tapi, sebenarnya berapa kali USG kehamilan boleh dilakukan?

USG kehamilan merupakan salah satu pemeriksaan yang pasti dilakukan oleh setiap ibu hamil untuk melihat kondisi janin. Melalui pemeriksaan USG kehamilan, Bunda dapat melihat jenis kelamin janin dan melihat kondisi janin secara keseluruhan.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, ternyata kini terdapat 3 jenis USG kehamilan yang dapat Bunda lakukan, yaitu USG 2 dimensi, 3 dimensi, dan 4 dimensi. Masing-masing jenis USG tersebut memiliki hasil yang berbeda.

Misalnya, jenis USG 2 dimensi (2D) hanya menghasilkan gambar hitam putih dan tidak bergerak, lalu USG 3 dimensi (3D) menghasilkan dimensi gambar yang utuh. Lalu, untuk jenis USG yang terbaru yaitu 4 dimensi (4D) menghasilkan gambar yang bergerak.

Artikel terkait : Jenis-jenis USG dan Kegunaannya

usg kehamilan 1

Di antara 3 jenis USG tersebut, ternyata yang paling aman dilakukan oleh ibu hamil adalah jenis USG 2D. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dari Monica Mendiola, MD, seorang dokter dalam bidang kesehatan wanita di Beth Israel Deaconess HealthCare-Chelsea.

“Ultrasound 2D adalah modalitas radiologis paling aman yang dapat dilakukan oleh wanita hamil. Akan tetapi, sama seperti pada umumnya, melakukan USG 2D juga harus dalam jumlah yang sedang,” kata Mendiola yang juga seorang instruktur Obstetrics dan Ginekologi di Harvard Medical School.

Artikel terkait: Apakah Biaya USG Ditanggung BPJS Kesehatan?

Anjuran melakukan USG kehamilan yang harus diketahui ibu hamil

Melakukan USG menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh mayoritas ibu hamil. Pasalnya saat itulah ia dapat bertemu dengan calon buah hatinya.

Walau demikian, ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam melakukan USG, harus dilakukan ketika ada indikasi medis yang valid. American Congress of Obstetricians and Gynecologists tidak menyarankan USG untuk tujuan nonmedis.

Artikel terkait: 4 Penyebab Kesalahan USG Dalam Prediksi Jenis Kelamin Bayi

Berapa kali USG kehamilan perlu dilakukan?

usg kehamilan 1

Melakukan USG pada ibu hamil dalam kondisi sehat dapat dilakukan sebanyak 2 kali selama masa kehamilan. Pelaksanaan tersebut dapat dilakukan pada trimester pertama dan saat usia kehamilan sekitar 18 hingga 22 minggu.

“Pertama dilakukan pada trimester pertama, tujuannya untuk mengetahui kapan tanggal jatuh tempo melahirkan. Lalu, yang kedua dilakukan pada usia kandungan sekitar 18 hingga 22 minggu, tujuannya untuk mengkonfirmasi anatomi normal dan jenis kelamin bayi,” jelas Mendiola.

“Melakukan USG 2 kali selama kehamilan ini apabila ukuran perut ibu normal dan konsisten sesuai dengan usia kehamilannya. Namun, apabila terdapat masalah dengan USG awal atau ada perbedaan dalam ukuran janin dalam pelaksanaannya, maka perlu melakukan USG ulang,” tambahnya menjelaskan.

Selain itu, apabila ibu hamil memiliki masalah medis seperti diabetes dan hipertensi, mereka perlu melakukan USG tambahan. Artinya, para ibu hamil dengan kondisi medis tertentu bisa melakukan USG lebih dari 2 kali.

Itulah informasi terkait berapa kali ibu hamil boleh melakukan USG kehamilan. Semoga bermanfaat ya, Bun.

 

Referensi : BIDMC

Baca juga :

USG 4 Dimensi, wajibkah dilakukan ibu hamil? Ini penjelasan ahli kandungan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner