TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

MPASI Bayi 6 Bulan: Tekstur, Tips Memberikan, Resep, serta Tanda Bayi Siap Makan

Bacaan 7 menit
MPASI Bayi 6 Bulan: Tekstur, Tips Memberikan, Resep, serta Tanda Bayi Siap Makan

Bunda perlu tahu segala hal tentang MPASI bayi 6 bulan agar tidak keliru.

Seperti apa tekstur mpasi 6 bulan yang tepat dan aman? 

Maklum, bayi belum memiliki gigi untuk mengunyah, kemampuannya dalam menelan selain ASI atau susu formula (sufor) pun belum optimal.

Berikut ini penjelasannya.  

Artikel terkait: 7 Unsalted Butter untuk MPASI Rekomendasi di 2022, Bikin Si Kecil Tambah Lahap

Daftar isi

  • Tekstur MPASI 6 Bulan
  • Tips Memberikan MPASI Bayi 6 Bulan
  • Lihat Tanda-Tanda Kesiapan Makan Bayi
  • Resep MPASI 6 Bulan

Tekstur MPASI 6 Bulan

MPASI Bayi 6 Bulan: Tekstur, Tips Memberikan, Resep, serta Tanda Bayi Siap Makan

Usia si Kecil saat ini sudah menginjak 6 bulan. Dan tiba saatnya ia memasuki babak baru dalam fase pertumbuhannya, yakni menerima makanan padat atau pendamping ASI (MPASI).

Di usia ini bayi tumbuh dengan cepat, mereka juga cenderung lebih aktif dari sebelumnya. Si Kecil butuh lebih banyak energi dan nutrisi selain dari apa yang didapatnya pada ASI maupun sufor.

Sehingga perlu adanya tambahan dari MPASI untuk mendukung pertumbuhan fisik dan otaknya agar sehat, kuat, dan cerdas.

Ada beberapa orang tua yang sudah memberikan bayinya makanan padat di usia 4-5 bulan. Ini tidak masalah, sebenarnya.

Apalagi jika bayi sudah menunjukkan tanda-tanda ketertarikan pada makanan padat, dan ada persetujuan dari dokter anak.

Akan tetapi, American Academy of Pediatrics di tahun 2012 merekomendasikan agar para orang tua menunggu hingga usia bayi 6 bulan untuk diberikan makanan padat.

Menurut studi di tahun 2013, bayi yang mulai makan makanan padat di usia 6 bulan memiliki penurunan risiko alergi dan asma.

Bisa dibilang, bayi usia 6 bulan sudah bisa makan semua jenis makanan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah tekstur dan waktu untuk beradaptasi pada tiap jenis makanan tersebut.

Untuk pertama kalinya, MPASI bayi usia 6 bulan haruslah berupa pure. Wholesome Baby Food menggambarkan tekstur ‘pure’ sebagai sesuatu yang encer, lembut, dan cenderung berair.

Mengapa harus demikian?

Ini diperlukan untuk membantu bayi mampu melakukan transisi atau adaptasi dari makanan cair (ASI/sufor) ke makanan padat.

Bagaimana dengan orang tua yang memutuskan pendekatan baby led weaning pada bayinya?

Tidak masalah juga, selama bayi siap secara oral ketika melakukannya, memberikan makanan yang lembut, dan Bunda melakukan pengawasan selama bayi makan.

Jenis makanan pertama yang diberikan kepada bayi bisa buah-buahan atau sayuran dan biji-bijian. Seperti pisang, alpukat bayi, labu, dan gandum, misalnya.

Setelah beberapa hari Anda bisa mengenalkannya dengan umbi-umbian atau protein hewani seperti susu, telur, daging, ikan dan unggas.

Tips Memberikan MPASI Bayi 6 Bulan

tekstur mpasi 6 bulan

Perhatikan beberapa hal di bawah ini selama Bunda memberikan MPASI kepada si Kecil melansir laman Unicef:

1. Porsi Kecil

Perut bayi 6 bulan masih sangat kecil, sehingga porsi makanannya juga masih dalam porsi sedikit. Mulailah dengan memberinya 2-3 sendok makanan di setiap jadwal makannya (dua kali sehari).

Seiring pertumbuhan usianya, perutnya juga tumbuh dan bayi akan bisa makan lebih banyak lagi, seperti 3 kali sehari, ditambah snack.

2. Tekstur MPASI Bayi 6 Bulan

Perhatikan tekstur. Tekstur MPASI 6 bulan masih berupa puree lembut.

3. Pilih Makanan Alami

Berikan makanan alami yang bernutrisi tinggi, sebisa mungkin jangan makanan kemasan untuk bayi.

4. Mengenalkan Rasa

Bunda bisa mulai dari satu jenis makanan agar bayi bisa mengenal rasa asli dari makanan tersebut.

5. Kenalkan Menu Baru

Kapan kenalkan rasa atau menu baru? Tunggu sekitar tiga hari untuk mengenalkan jenis atau menu makanan baru.

6. Hindari Penambahan Gula dan Garam

Jangan menambahkan bumbu seperti garam atau gula ke dalam makanan bayi.

7. Perhatikan Tanda Bayi Kenyang

Perhatikan tanda-tanda bayi sudah kenyang dan segera hentikan memberinya makan.

8. Jangan Memberikan Madu!

Bayi bisa makan apa saja kecuali madu, yang baru bisa diberikan setelah usianya 1 tahun.

9. Waktu Pemberian MPASI

Waktu yang tepat memberikan MPASI adalah setelah ia menyusu atau di antara sesi menyusui, sehingga bayi Anda masih terus menyusui sebanyak mungkin.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

10. Jangan Stop ASI ataupun Sufor

Biasanya anak yang sudah menerima makanan padat menjadi malas menyusui karena perutnya mudah kenyang.

Usahakan si Kecil masih intens menyusui hingga 1.000 hari kehidupannya. Jumlah ASI ataupun sufor harus setara makanan padat yang dikonsumsinya.

11. Khusus Bayi Sufor (Tidak ASI)

Harus makan lebih sering (4-5 kali plus camilan), serta tingkatkan makanan yang mengandung produk susu.

12. Rutin Cuci Tangan Bayi

Ketika si Kecil sudah menerima makanan padat, ia akan lebih sering lagi memasukkan tangan atau sesuatu yang ada di tangannya ke dalam mulut.

Rutinlah mencuci tangan bayi Anda untuk menghindarinya terinfeksi kuman dan bakteri.

Dan jauhkan juga benda-benda yang mungkin dijangkaunya untuk menghindarinya dari bahaya tersedak atau lainnya.

13. Parents Harus Rajin Cuci Tangan

Cucilah tangan Anda sebelum dan sesudah memberi si Kecil makan atau menyusui.

14. Ketahui Tongue-thrust Reflex

Menurut Dr Jim M. Sears, pediatri asal Amerika Serikat, di 4 bulan pertama kehidupannya, bayi belajar refleks dorongan lidah untuk melindunginya dari tersedak.

Namun, ketika ada zat yang tidak biasa (selain ASI/sufor) dimasukkan ke mulut dan ditempatkan di lidahnya, lidahnya akan secara otomatis keluar (tongue-thrust reflex) menonjol ke luar daripada ke belakang.

Nah, di antara usia 4-6 bulan, refleks ini berangsur-angsur berkurang, ia mulai belajar mendorong makanan menggunakan lidahnya menuju ke kerongkongan agar bisa masuk ke dalam perut.

15. Aturan “Menunggu 4 Hari”

Saat memberi makan bayi 6 bulan, penting untuk mengingat aturan “menunggu 4 hari”.

Situasinya bayi saat ini baru mulai makan makanan padat, sehingga Parents belum tahu apa saja jenis makanan yang bisa menjadi pemicu alergi pada tubuhnya.

Ketika Parents memberi bayi makanan baru, tunggu selama 3-4 hari, untuk memeriksa kemungkinan alergi atau menyebabkan sakit perut atau diare dari makanan.

Ingat, alergi tidak sama dengan intoleransi dan sakit perut tidak selalu berarti bahwa bayi memiliki alergi makanan atau intoleransi makanan.

Jika sakit perut disebabkan oleh makanan tertentu, itu mungkin karena sistem pencernaan bayi tidak siap untuk makanan itu.

Agar lebih jelas lagi, Parents bisa berkonsultasi ke dokter jika bayi mengalami masalah pencernaan atau alergi, terutama bila ada riwayat dalam keluarga.

Artikel terkait: 18 Inspirasi Menu MPASI dan Snack untuk Bayi 6 Bulan

Lihat Tanda-Tanda Kesiapan Makan Bayi

tekstur mpasi 6 bulan

Menurut Baby Center, si Kecil kemungkinan besar siap untuk mencoba makanan padat ketika mereka:

  • Dapat mengangkat kepala.
  • Mampu duduk tegak di kursi tinggi.
  • Menunjukkan tanda-tanda bahwa dia lapar, seperti memasukkan tangannya ke mulut.
  • Menunjukkan penambahan berat badan yang signifikan (dua kali lipat dari berat lahirnya) dan beratnya setidaknya 13 pon atau sekitar 5-6 kg.
  • Bisa mengatupkan mulutnya saat sendok dimasukkan ke mulut.
  • Dapat memindahkan makanan dari depan ke belakang mulutnya.

Artikel terkait: 7 Peralatan MPASI 2022 Berkualitas untuk Menemani Waktu Makan Si Kecil, Apa Saja ya?

Resep MPASI 6 Bulan

tekstur mpasi 6 bulan

Sebelumnya disarankan agar pure bayi dibuat encer. Sementara, bila pure terlalu encer, nutrisinya bisa dikatakan hampir tidak ada, Bunda.

Jadi agar bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari makanan, masaklah pure hingga teksturnya cukup kental (tidak tumpah dari sendok).

Pure sangat mudah dibuat sendiri, Bunda, dan bahan-bahannya juga mudah ditemukan di lemari es Anda.

Seperti 3 resep dari Healthline di bawah ini, Anda pasti bisa membuatnya sendiri!

1. Pure Pisang

Bisa dibilang, ini MPASI pertama yang sering dibuat para ibu untuk bayinya. Pisang kaya akan potasium dan serat, serta dikenal sebagai salah satu antasida alami dan teksturnya juga sangat lembut.

Tapi jangan memberikannya terlalu banyak pada si Kecil, ya, karena bisa menyebabkan sembelit.

Caranya: Pilih 1 buah pisang yang masak atau matang sempurna. Buang kulitnya, dan ambil sebanyak yang bayi butuhkan.

Haluskan daging pisang dalam wadah, kemudian tambahkan sedikit ASI/sufor dan atur kekentalannya sesuai dengan kemampuan makan bayi.

Jenis pisangnya bisa pisang ambon, pisang cavendis, atau pisang emas.  

2. Sereal Beras Merah

Sereal beras juga merupakan salah satu makanan yang paling umum diperkenalkan pertama kali pada bayi karena berisiko rendah alergi dan mudah dicerna.

Caranya: Haluskan beras merah, atau Anda bisa membelinya yang sudah dalam bentuk tepung. Tambahkan ASI/sufor dan buatlah menjadi bubur kental.  

Beras merah bisa Anda ganti dengan gandum atau oatmeal.

3. Pure Wortel

Wortel adalah salah satu makanan transisi terbaik untuk bayi bisa mengenal makanan padat setelah ASI. Rasanya juga manis alami dan teksturnya lembut setelah dikukus ataupun rebus.

Selain itu, wortel kaya akan antioksidan beta karoten dan vitamin A.

Caranya: Kukus  wortel sampai benar-benar empuk. Haluskan dan campur dengan ASI/sufor untuk mengatur konsistensi kelembutannya.

Demikianlah, Bunda, penjelasan mengenai tekstur MPASI 6 bulan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Feeding the 6 to 8 Month Old Baby
wholesomebabyfood.momtastic.com/feeding-baby-6to8-months.htm

Age-by-age guide to feeding your baby
www.babycenter.com/baby/solids-finger-foods/age-by-age-guide-to-feeding-your-baby_1400680

Feeding your baby: 6–12 months
www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-6-12-months

21 Homemade Baby Food Recipes
www.healthline.com/health/childrens-health/homemade-baby-food-recipes

Baca juga:

Resep Kreasi MPASI Bayi dari Ikan Salmon & Dori, Buatkan untuk si Kecil Yuk!

Tips Praktis Membuat MPASI Homemade dengan Nutrisi Terukur 

Jangan Itu-Itu Saja, Ini Variasi Bahan Makanan Bergizi untuk MPASI Si Kecil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • MPASI Bayi 6 Bulan: Tekstur, Tips Memberikan, Resep, serta Tanda Bayi Siap Makan
Bagikan:
  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti