Sakit perut saat hamil, apakah berbahaya untuk kandungan?

lead image

Perlukah khawatir jika Bunda merasa sakit perut ketika sedang hamil muda?

Beberapa gejala sakit perut saat hamil muda memang wajar dialami. Penyebab utamanya adalah karena organ di dalam tubuh Bunda mulai beradaptasi dengan kondisi kehamilan. Belum lagi morning sickness yang Bunda alami. 

Namun, sakit perut saat hamil muda kondisinya bisa menjadi serius (meskipun jarang terjadi). 

Sakit perut saat hamil muda, apa saja penyebabnya?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/makanan pemicu keguguran e1543834918626.jpg Sakit perut saat hamil, apakah berbahaya untuk kandungan?

 

Kira-kira apa saja sih yang menjadi penyebab umum sakit perut saat hamil muda?

#1 Rahim membesar

Kehamilan akan membuat rahim Bunda membesar dari ukuran semula, ususpun ikut terpengaruh, hal inilah yang dapat menyebabkan Bunda merasa mual, mudah kenyang atau kembung.

Menurut Patrick Duff, M.D., seorang profesor kebidanan dan ginekologi di University of Florida solusi untuk mengatasi rasa sakitnya adalah dengan mengkonsumsi lebih banyak makanan, olahraga teratur, istirahat dan sering-sering buang air kecil.

#2 Sakit di bagian ligamen perut

Saat rahim membesar, bagian ligamen perut juga meregang-sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman di bagian bawah perut. 

Biasanya hal ini terjadi di trimester kedua dan akan berhenti dengan sendirinya. Meski demikian jika Bunda merasa tidak tahan dengan nyeri yang dihasilkan, segeralah pergi ke dokter dan tanyakan sakit yang Bunda alami.

#3 Sembelit dan kembung

Sembelit dan kembung, terkadang memang menjadi paket tak terpisahkan dari kehamilan. Progesteron, hormon yang meningkat selama masa kehamilan akan melambatkan proses pencernaan dari biasanya, membuat makanan tercerna lebih lambat.

Untuk mengatasinya, minumlah banyak air putih dan makanlah makanan yang banyak mengandung serat. Jika masih mengalami permasalahan yang sama, biasanya bidan atau dokter akan merekomendasikan sebuah suplemen serat yang bisa Bunda konsumsi untuk mengatasi masalahnya.

#4 Kontraksi Braxton Hicks

Sebetulnya, kontraksi Braxton Hicks tidak ada kaitannya dengan pelebaran mulut rahim. Meskipun menjengkelkan, namun kontraksi ini tak berbahaya.

Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi Braxton Hicks, jadi pastikan Bunda selalu meminum banyak cairan ya. Apabila Bunda tak yakin apakah kontraksi yang dialami merupakan kontraksi Braxton Hicks atau kontraksi sungguhan, segera hubungi spesialis kandungan Bunda.

Sakit perut saat hamil muda yang berbahaya

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/92c1110c c46c 4a0b a4ba 10bcffd5e7fb fotolia 203554060 subscription monthly m 1 e1543834933533.jpg Sakit perut saat hamil, apakah berbahaya untuk kandungan?

 

#1 Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim (umumnya terjadi di tuba falopi) setidaknya terjadi kepada 1 dari 50 kehamilan.

Saat mengalaminya, Bunda akan merasakan sakit perut yang sangat di usia kehamilan 6 hingga 10 minggu. Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkannya. 

Kehamilan ektopik tidak dapat dilanjutkan dan perlu perawatan khusus dari dokter spesialis kandungan. Ketika mencurigai kondisi ini, Anda dapat melakukan ultrasound untuk mengetahui apakah janin benar berada di dalam rahim atau di luar.

#2 Keguguran

Ketika mengalami sakit perut saat hamil muda di trimester pertama kandungan, Anda harus mencurigai gejala keguguran.

15 – 20% kehamilan berakhir pada keguguran, yang bisa ditandai dengan gejala kram pada perut dan pendarahan yang hebat.

#3 Persalinan prematur

Jika Bunda mengalami kontraksi sebelum mencapai usia kandungan 37 minggu dan mengalami sakit punggung yang menyiksa, bisa jadi Bunda mengalami persalinan prematur.

Terkadang kontraksinya dibarengi dengan pendarahan atau cairan vagina yang membanjir, meski tak terjadi pada semua kasus. Meski demikian, kadang persalinan prematur ini bisa saja jadi kontraksi Braxton Hicks, oleh karena itu jika mengalami gejala seperti ini segeralah konsultasikan ke spesialis kandungan terdekat.

Jangan ragu untuk memanggil dokter jika Bunda merasa ada yang tidak beres dengan kehamilan Bunda. Semoga artikel ini dapat membantu Bunda yang sering merasakan sakit perut saat hamil muda.

Referensi: Parents.com

Baca juga:

Pusar (udel) terasa sakit saat hamil, perlukah merasa khawatir?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.