Bayi baru lahir terserang pilek? Ini yang harus Bunda lakukan!

Bayi baru lahir terserang pilek? Ini yang harus Bunda lakukan!

Pilek yang terjadi pada bayi baru lahir akan membuat kita, sebagai orangtua sangat khawatir. Nah, inilah cara mengatasi pilek pada bayi baru lahir!

Saat bayi baru lahir jatuh sakit, kita sebagai orangtua pasti akan sangat khawatir. Apalagi saat bayi baru lahir terkena pilek dan kesulitan untuk bernapas. Lalu, bagaimana mengatasi pilek pada bayi baru lahir ini?

Dilansir dari Healthline, sebenarnya semua bayi dilahirkan dengan sistem kekebalan terhadap penyakit. Meski begitu, butuh waktu bagi sistem kekebalan tubuh mereka untuk sepenuhnya matang. Hal ini membuat bayi lebih rentan terhadap infeksi virus, yang menyebabkan pilek.

Sebagian besar bayi akan terserang pilek setidaknya 7 kali sebelum ulang tahun pertama mereka. Pilek pada bayi baru lahir, sebenarnya tidak berbahaya, tetapi mereka dapat dengan cepat berkembang menjadi penyakit yang lebih parah, seperti pneumonia. 

Ada lebih dari 200 jenis virus yang dapat menyebabkan pilek. Untungnya, sebagian besar pilek yang menyerang bayi Anda, justru akan membantu meningkatkan kekebalan mereka nantinya. Meski begitu, pilek pertama yang menyerang bayi baru lahir mungkin akan sangat mengkhawatirkan orangtua mereka.

Artikel terkait: Hindari Obat Flu, Ini 10 Cara Alami Mengatasi Pilek pada Anak

Mengenali gejala pilek pada bayi baru lahir

mengatasi pilek pada bayi baru lahir

Hidung yang berair mungkin merupakan petunjuk pertama bahwa bayi Anda terserang pilek.  Gejala lain termasuk:

  • Bayi rewel
  • Demam
  • Batuk, terutama di malam hari
  • Bersin
  • Nafsu makan berkurang
  • Kesulitan menyusui atau minum dari dot karena hidung tersumbat
  • Kesulitan tidur.

Penyebab pilek pada bayi baru lahir

mengatasi pilek pada bayi baru lahir

Penyebab pilek adalah infeksi virus, bukan infeksi bakteri, jadi penyakit ini tidak bisa disembuhkan oleh antibiotik. Infeksi bakteri terkadang berkembang sebagai komplikasi dari infeksi virus.

Pilek pada bayi baru lahir juga dapat menyebabkan penyakit, seperti:

  • Pneumonia
  • Sakit tenggorokan
  • Infeksi telinga.

Bayi baru lahir kemungkinan mendapat penularan pilek dengan atau tanpa kontak langsung dengan seseorang yang sakit. Perjalanan dari rumah sakit, berpapasan dengan orang dewasa yang menderita pilek dapat dengan mudah membuat bayi Anda terkena virus penyebab pilek.

Artikel terkait: Bayi tidak mau terapi uap saat pilek? Lakukan 2 cara mudah ini

Cara mengatasi pilek pada bayi baru lahir

mengatasi pilek pada bayi baru lahir

Untungnya, bayi yang diberi ASI memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik daripada bayi yang diberi susu formula. Ini karena ASI memasok antibodi, sel darah putih, dan enzim untuk bayi Anda.

Agen-agen ini melindungi bayi baru lahir dari infeksi. Bayi yang diberi ASI memiliki semua, atau sebagian, kekebalan tubuh ibu mereka terhadap penyakit yang pernah diderita ibunya.

Namun, ini tidak berarti bahwa bayi yang diberi ASI sepenuhnya kebal dari pilek, tapi setidaknya ASI bisa membuat bayi lebih terlindungi. Selain itu, inilah cara meringankan gejala pilek pada bayi baru lahir.

  • Tinggikan kepala bayi saat tidur untuk membantu memudahkan ia bernafas. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan bantal yang keras. Jangan gunakan bantal yang lembut karena bisa membahayakan bayi. Dan jangan lepaskan pengawasan Anda selama proses ini.
  • Berikan banyak cairan, termasuk ASI, susu formula (jika bayi Anda tidak minum ASI).
  • Sedot lendir hidung menggunakan tetes salin dan sucsion.
  • Lembabkan udara dengan pelembab udara (Humidifier).

*** 
Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!

 

Baca juga:

Gerakan Pijat Untuk Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi (Dilengkapi Gambar)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner